MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Kamis, 16 November 2017 08:45
Pemkot Maksimalkan MRF, Tekan Volume Sampah
PEMILAHAN SAMPAH:Salah satu aktivitas MRF untuk mengurangi sampah yang dibuang di TPA.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Pemerintah kota terus berupaya untuk menekan volume sampah yang dibuang oleh masyarakat ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar.

Salah satu upaya itu yakni, mengoptimalkan keberadaan Material Recovery Facility (MRF) atau pemilah sampah yang ada di kompleks perumahan Rengganis Keluharan Gunung Bahagia.

Supervisor MRF Ganeru mengatakan, setiap harinya pihaknya melakukan pemilahan sampah organik dan non organik yang jumlahnya mencapai 8 ton.

“Ada 4 kendaraan pengangkutan sampah dari halte sampah ke MRF. Satu kendaraan itu bisa mengangkut 2 ton sampah. Selanjutnya dipilah oleh personil yang siap memilah, yaitu 25 orang,” ujarnya.

Sampah yang telah dipilah-pilah itu kemudian dijual kepada pengepul. Hasil penjualan sampah yang telah dipilah-pilah jumlahnya sekitar 3-5 ton itu disetorkan ke kas daerah.

“Jumlah sampah belum dipilahkan lebih banyak, dari pada jumlah sampah yang sudah dipilah. Sampah yang tidak dapat dimanfaatkan langsung diangkut ke TPA,” katanya.

“Yang kami pilah sampah kering, sedangkan sampah basah diangkut ke tempat lain. Hasil dari pemilahan sampah ini nanti masuk ke kas daerah,” akunya.

Dia menambahkan, sampah yang diangkut dari halte sampah Rengganis terdiri 4 zona. Sampah diangkut dengan menggunakan 4 kendaraan truk, dan jam pembuangan sampah dari rumah tangga diatur mulai pukul 07.00 sampai 09.00 wita.

MRF ini merupakan fasilitas pemerintah kota yang telah ada sejak tahun 2015 lalu. Tenaga yang bekerja adalah tenaga honor yang perbulan dibayar. Jumlahnya 28 orang.

Sekadar diketahui, sampah yang dihasilkan seluruh masyarakat  Kota Balikpapan saat ini mencapai sekitar 400 ton lebih per hari.

"Sampah yang dihasilkan seluruh masyarakat yang diangkut oleh petugas kebersihan ke tempat pembuangan akhir atau TPA Manggar itu mengalami peningkatan," kata Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Kota Balikpapan, Susarno belum lama ini.

Menurut dia, peningkatan volume sampah itu terjadi, seiring perkembangan kota dengan penambahan jumlah penduduk, serta makin terbukanya pemukiman baru. Di mana pertumbuhan penduduk Kota Balikpapan meningkat sekitar 4,75 persen per tahun.

"Pada 2015 saja produksi sampah 390 ton per hari,  pada 2016 lalu produksi sampah di Balikpapan mencapai 411 ton per hari pada hari normal, kalau pada hari-hari besar produksi sampah bisa dua kali lipat dan pada tahun 2017 ini terus meningkat," ungkap Susarno.

Ia menjelaskan, peningkatan produksi sampah yang dihasilkan masyarakat masih didominasi sampah rumah tangga, penyebab tingginya volume sampah yang dibuang ke TPS  (tempat pembuangan sementara) yakni, pertumbuhan penduduk yang terus bertambah.

Jumlah penduduk Kota Balikpapan pada 2015 lanjut Susarno, hanya sekitar 685.000 jiwa, sedangkan pada 2016 menjadi 752.000 jiwa. Sedangkan pada tahun 2017 telah mencapai 700 ribu jiwa.

"Kami perkirakan sampah yang dihasilkan setiap masyarakat lebih kurang 0,6 kilogram per hari, kalau ditotal produksi sampah bisa mencapai 524 ton per hari," jelasnya.

Sementara kemampuan angkut sampah petugas kebersihan maksimal 400 ton per hari, keterbatasan tersebut karena terbatasnya personil dan kendaraan operasional bagian pengangkutan yang mengangkut sampah dari setiap TPS ke TPA Manggar.

"Berdasarkan data, kenaikan produksi sampah sejak awal 2016 mencapai 100 ton per hari, dan produksi sampah itu akan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk," ujar Susarno.

Dia berharap, masyarakat memiliki kesadaran untuk mengolah dan memilah sampah, jangan langsung dibuang ke TPS. "Perlu kesadaran masyarakat di lingkungan masing-masing untuk mengolah sampah, jika dikelola sampah dapat menghasilkan, seperti bank sampah yang kini berjalan,"  pungkasnya. (vie)  

loading...

BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 08:57

Karang Rejo Apresiasi Disperkim

BALIKPAPAN  –   Pemangkasan pohon di Kota Balikpapan tidak bisa dilakukan…

Rabu, 14 November 2018 08:54

Baru Ilir Copot Spanduk Ditempel di Fasum

BALIKPAPAN  –  Masalah ketertiban umum menjadi salah satu atensi utama…

Rabu, 14 November 2018 08:53

LPM Batu Ampar Gelar Gebyar Seni Budaya dan Kuliner Nusantara

BALIKPAPAN   -  LPM Kelurahan Batu Ampar bakal punya hajatan besar. …

Rabu, 14 November 2018 08:52

Disdukcapil Blusukan ke Graha Indah

BALIKPAPAN  -  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus melakukan…

Rabu, 14 November 2018 08:52

Persempit Peredaran Obat Terlarang

BALIKPAPAN   -   Peredaran dan penggunaan obat terlarang di kalangan…

Rabu, 14 November 2018 08:50

Program Selasa Bersih Sasar TPS Prona III Sepinggan

BALIKPAPAN  -  Inovasi Selasa bersih yang digagas Kabid Kebersihan Dinas…

Rabu, 14 November 2018 08:49

Jalan Mulawarman Kerap Macet dan Rawan Kecelakaan

BALIKPAPAN   -  Sudah menjadi pemandangan umum kalau Jalan Mulawarman, Balikpapan…

Rabu, 14 November 2018 08:49

Monitoring dan Evaluasi PKH

BALIKPAPAN  -  Kementerian sosial (Kemensos) terus berupaya menanggulangi masalah kemiskinan.…

Selasa, 13 November 2018 08:34

Tidak Pasang Barcode Baliho Bakal Dicopot

BALIKPAPAN   -  Terdapatnya alat peraga kampanye (APK) yang terpasang…

Selasa, 13 November 2018 08:32

UPT TPA Manggar Diperindah

BALIKPAPAN  –   UPT TPA Manggar bukan hanya berbicara tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .