MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 18 November 2017 08:30
Miras untuk Pelajar Diamankan

Satpol PP Monitoring Tempat-Tempat Pesta Miras

DISITA: Puluhan liter miras berbagai jenis diangkut ke kantor Satpol PP.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Beberapa botol minuman keras (miras) jenis bir dan anggur merah serta 60 liter miras cap tikus disita Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis (16/11) sekira pukul 22.00 Wita. Miras tersebut diamankan dari dua toko yang berlokasi di kawasan Balikpapan Kota dan Balikpapan Tengah. Miras cap tikus selain sudah dikemas dalam puluhan botol bekas mineral, juga ada yang masih di dalam jeriken dan plastik. Saat ditimbang, totalnya sekira 60 liter.

Penyitaan tersebut dilakukan saat petugas Satpol PP melakukan razia di sejumlah toko yang dicurigai menjual bebas minuman beralkohol. Bahkan saat digerebek, salah satu toko kedapatan menyembunyikan miras di dalam rumah yang terletak di belakang toko tersebut.

Kasi Operasi Satpol PP Siswanto menjelaskan, dalam razia ini, puluhan botol miras dan 25 liter minuman cap tikus disita. “Sudah kami lakukan penyitaan. Si penjual juga mengaku kalau miras dijual ke pelajar. Razia kami lakukan karena masyarakat resah lantaran sering melihat anak-anak beli miras,” ujar Siswanto, Jumat (17/11).

Menurut Siswanto, pemilik toko tengah dimintai keterangan dan akan dikenai sidang tindak pidana ringan (tipiring). Untuk urusan penutupan toko, pihaknya masih menunggu instruksi pemerintah kota. Satpol PP hanya sebagai penegak aturan mengenai larangan menjual minuman keras secara bebas.

“Sesuai Perda Nomor 16 Tahun 2000, miras hanya bisa dijual oleh hotel berbintang yang telah mengantongi izin dari pemerintah,” imbuhnya.

Pelaku yang menjual miras terancam dikenai hukuman penjara 6 bulan atau denda maksimal Rp 5 juta.

Disebutkan, razia akan dilakukan secara rutin untuk antisipasi kembali dijual bebasnya minuman sejenis. Pihak Satpol PP juga melakukan monitoring ke lokasi dan kawasan yang biasa dijadikan pelajar nongkrong dan menggelar pesta miras. “Bagaimanapun penting bagi orangtua mengawasi kegiatan anaknya. Kami sudah merazia. Kalau orangtua acuh, kan sayang sekali,” tandasnya.

Saat razia Kamis (16/11) malam lalu, Satpol PP juga memonitor kawasan Tugu Adipura Balikpapan Tengah, karena diduga menjadi tempat pesta miras dan ngelem. (cha/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:48

Korban Luka Bakar Belum Bisa Diperiksa

BALIKPAPAN   -   Rekonstruksi kasus pembakaran yang diduga sengaja dilakukan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:46

Harga Bahan Pokok Masih Stabil

BALIKPAPAN  -  Untuk memastikan harga kebutuhan pokok di wilayah Balikpapan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:44

Pura-Pura Jadi Pembeli, Motor Korban Digadai

BALIKPAPAN   -    Waspadalah saat hendak menjual barang. Jangan biarkan barang…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:43

JPU Hadirkan 14 Saksi Ahli

BALIKPAPAN   -   Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tumpahan minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:41

Akibat Sebuah Kedewasaan

Tepat pada hari ulang tahunnya ke-17, pemuda tampan berbicara langsung…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:40

Gereja Didata, Bakal Disterilisasi

BALIKPAPAN  -  Selain mengecek kestabilan harga, jajaran Polda Kaltim memastikan…

Jumat, 14 Desember 2018 08:09

Sopir Truk Tak Tahu Lindas Kepala Catur

BALIKPAPAN   -   Lakalantas di Jalan Projakal, Kariangau, Balikpapan Barat, yang…

Jumat, 14 Desember 2018 08:07

Pemutihan Denda STNK Bikin Antrean Membeludak

BALIKPAPAN   -  Antrean panjang terlihat di Kantor Samsat Markoni…

Jumat, 14 Desember 2018 08:04

Sidang Tumpahan Minyak Hadirkan Saksi Ahli

BALIKPAPAN   -  Siapa yang tak ingat peristiwa memilukan di…

Jumat, 14 Desember 2018 08:01

Natal, THM Diminta Tutup

BALIKPAPAN   -  Perayaan Natal 2018 memang masih dua pekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .