MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 19 November 2017 09:28
Awas! Jilbab Bermotif Tak Senonoh Beredar

MUI Diminta Segera Lakukan Penelitian

DIKAJI: Motif Cupid yang terdapat pada jilbab yang dijual di salah satu kios di Balikpapan Barat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat Kota Beriman sedang dihebohkan dengan dijualnya jilbab bermotif tak senonoh dan dilarang dalam aturan Islam. Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, penutup aurat wanita  itu dijual di salah satu kios di Balikpapan Barat. Sepintas seperti tidak ada yang aneh dengan motifnya, bunga-bunga cantik berbagai warna. Namun di tengah bunga terselip gambar sosok bayi tanpa busana yang biasa disebut Cupid. Biasanya gambar seperti itu ada pada lukisan bertema Renaisans. Lantas bagaimana mungkin kini ada pada atribut umat muslim?

Balikpapan Pos mengonfirmasi Cadio Tarompo, seorang seniman lukis dam sketser Balikpapan. Menurutnya, ada kejanggalan dalam motif tersebut. Motif bidadari berwujud bayi tanpa busana yang kerap disebut cupid ini tidak senada. "Jika saya lihat gambar kontras antara bunga dan gambar dengan gaya Renaisans. Seperti dipaksakan untuk berdampingan," ungkapnya pada Sabtu (18/11).

Menurutnyak, jenis gambar seperti pada motif jilbab ini belum pernah ia temukan. Ada kemungkinan motif yang kurang senonoh di balik gambar tersebut seolah-olah dipaksalan dan dibiasakan.

Ia menjelaskan, gambar tersebut adalah gambar dekorasi yang merupakan hiasan biasanya memang ditemukan oada gordenk seprai, atai hiasan pakaian. Namun untuk jilbab, motif sangat dipaksakan. "Malah seperti motif gereja masa renaisance. Biasanya di kaca, lukisan," imbuhnya.

Seorang Ustadz, Ahmad Rosyidi mengatakan, gambar sejenis ini memang kerap ditemukan pada banyak atribut muslim seperti pakaian dan sajadah. "Umat Islam sebaiknya menghindari pemakaiam motif yang mengarah pada sebuah pelecehan," pesannya.

Lebih lanjut ia menyerukan, baiknya umat muslim yang menemukan motif tersebut segera menyampaikan pada MUI untuk dikaji agar dapat diantisipasi. "Ya menurut saya dengan moti ini ada pada jolbab terlihat ada unsur kesengajaan. Sebaiknya MUI mengadakan penelitian terhadap hal serupa," tandasnya. (cha/yud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 07:33

Jasad Rizky Ditemukan di Belakang BOS

BALIKPAPAN  -   Usaha pencarian terhadap korban hanyut di Simpang Gunung Malang Jalan…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:31

Dikaitkan dengan Video Mesum

ARTIS  Aura Kasih nampaknya tidak mau tinggal diam saat sebuah video mesum yang disebut mirip dengannya…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:29

Balistik dan SMK Setia Budi Siapkan Santunan

SUDAH tiga tahun Rizky Joni Falar berkecimpung bersama Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik). Bahkan…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:27

Menekuni Tiga Hobi Sekaligus

Orangtua mana yang tak akan sedih bila ditinggal anak tersayang. Perasaaan itu kini dialami Reko Ngarif…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:26

Dahului Mobil, Tabrak Pengendara Motor

BALIKPAPAN  -  Sepanjang Jalan Soekarno Hatta tepatnya di kawasan KM 10 hingga KM 23 tampaknya…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:24

Berubah atau Kalah

SOCHI  –  Status Jerman sebagai salah satu tim yang akan memenangi Piala Dunia 2018…

Jumat, 22 Juni 2018 08:24

Siswa SMK Setia Budi Hilang

BALIKPAPAN   –   Siswa kelas XII SMK Setia Budi, Rizky Joni Falar (17) hingga…

Jumat, 22 Juni 2018 08:21

Demi Brasil yang Wow

SAINT PETERSBURG  –   Sebelum Piala Dunia 2018 bergulir Brasil dan Jerman menempati…

Jumat, 22 Juni 2018 08:19

Pecat Asisten karena Diduga Curi Barang

Biduan  bersuara merdu Dewi Perssik kembali menjadi sorotan. Kali ini asistennya yang bernama Puji…

Jumat, 22 Juni 2018 08:17

Truk Bermuatan Kayu Galam Terbalik

BALIKPAPAN   -   Insiden truk terguling kembali terjadi di kawasan pelabuhan feri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .