MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 19 November 2017 09:28
Awas! Jilbab Bermotif Tak Senonoh Beredar

MUI Diminta Segera Lakukan Penelitian

DIKAJI: Motif Cupid yang terdapat pada jilbab yang dijual di salah satu kios di Balikpapan Barat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat Kota Beriman sedang dihebohkan dengan dijualnya jilbab bermotif tak senonoh dan dilarang dalam aturan Islam. Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, penutup aurat wanita  itu dijual di salah satu kios di Balikpapan Barat. Sepintas seperti tidak ada yang aneh dengan motifnya, bunga-bunga cantik berbagai warna. Namun di tengah bunga terselip gambar sosok bayi tanpa busana yang biasa disebut Cupid. Biasanya gambar seperti itu ada pada lukisan bertema Renaisans. Lantas bagaimana mungkin kini ada pada atribut umat muslim?

Balikpapan Pos mengonfirmasi Cadio Tarompo, seorang seniman lukis dam sketser Balikpapan. Menurutnya, ada kejanggalan dalam motif tersebut. Motif bidadari berwujud bayi tanpa busana yang kerap disebut cupid ini tidak senada. "Jika saya lihat gambar kontras antara bunga dan gambar dengan gaya Renaisans. Seperti dipaksakan untuk berdampingan," ungkapnya pada Sabtu (18/11).

Menurutnyak, jenis gambar seperti pada motif jilbab ini belum pernah ia temukan. Ada kemungkinan motif yang kurang senonoh di balik gambar tersebut seolah-olah dipaksalan dan dibiasakan.

Ia menjelaskan, gambar tersebut adalah gambar dekorasi yang merupakan hiasan biasanya memang ditemukan oada gordenk seprai, atai hiasan pakaian. Namun untuk jilbab, motif sangat dipaksakan. "Malah seperti motif gereja masa renaisance. Biasanya di kaca, lukisan," imbuhnya.

Seorang Ustadz, Ahmad Rosyidi mengatakan, gambar sejenis ini memang kerap ditemukan pada banyak atribut muslim seperti pakaian dan sajadah. "Umat Islam sebaiknya menghindari pemakaiam motif yang mengarah pada sebuah pelecehan," pesannya.

Lebih lanjut ia menyerukan, baiknya umat muslim yang menemukan motif tersebut segera menyampaikan pada MUI untuk dikaji agar dapat diantisipasi. "Ya menurut saya dengan moti ini ada pada jolbab terlihat ada unsur kesengajaan. Sebaiknya MUI mengadakan penelitian terhadap hal serupa," tandasnya. (cha/yud)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 09:01

Disisir Sembilan Jam, Mayat Iqbal Ditemukan

BALIKPAPAN   -  Berkat doa masyarakat Kota Beriman dan kerja keras personel gabungan bersama…

Kamis, 22 Februari 2018 08:53

Tercebur ke Parit saat Main Hujan

BALIKPAPAN   -  Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita bersama untuk selalu menjaga dan mengawasi…

Kamis, 22 Februari 2018 08:49

Orangutan Ditembak Bergiliran

BONTANG   -  Sebanyak 26 adegan rekonstruksi dilakukan oleh empat tersangka penembak orangutan…

Kamis, 22 Februari 2018 08:45

Usai Salat Magrib, Ustaz Hasmi Diteror

BALIKPAPAN  -   Aksi kekerasan dan teror yang dilakukan orang gila di sejumlah daerah terhadap…

Kamis, 22 Februari 2018 08:42

Ujian Berat bagi Tim Antibandit

BALIKPAPAN   -   Waswas, timbul perasaan tidak aman tinggal di Balikpapan yang kini laik mendapat…

Kamis, 22 Februari 2018 08:40

Dua Titik Longsor Terparah

BALIKPAPAN   -  Hujan deras yang mengguyur Kota Beriman kemarin (21/2) dan sehari sebelumnya,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:30

Keseriusan Polisi Diragukan

BALIKPAPAN  -   Wajar saja tingkat kriminalitas di Kota Minyak semakin meresahkan warga.…

Rabu, 21 Februari 2018 09:19

Menantang Mahaguru

SEVILLE  -  Jam terbang entrenador Sevilla Vincenzo Montella di ajang Eropa, apalagi Liga…

Rabu, 21 Februari 2018 09:13

Perbedaan Gendam dan Hipnotis

BALIKPAPAN  -  Kasus pencurian motor dengan modus gendam di Balikpapan, menarik perhatian…

Rabu, 21 Februari 2018 09:11

Awas, Emosi Tidak Stabil Berpotensi Kena Gendam

BALIKPAPAN  -  Fenomena tindak kejahatan gendam tengah marak terjadi di Balikpapan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .