MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 19 November 2017 09:28
Awas! Jilbab Bermotif Tak Senonoh Beredar

MUI Diminta Segera Lakukan Penelitian

DIKAJI: Motif Cupid yang terdapat pada jilbab yang dijual di salah satu kios di Balikpapan Barat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat Kota Beriman sedang dihebohkan dengan dijualnya jilbab bermotif tak senonoh dan dilarang dalam aturan Islam. Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, penutup aurat wanita  itu dijual di salah satu kios di Balikpapan Barat. Sepintas seperti tidak ada yang aneh dengan motifnya, bunga-bunga cantik berbagai warna. Namun di tengah bunga terselip gambar sosok bayi tanpa busana yang biasa disebut Cupid. Biasanya gambar seperti itu ada pada lukisan bertema Renaisans. Lantas bagaimana mungkin kini ada pada atribut umat muslim?

Balikpapan Pos mengonfirmasi Cadio Tarompo, seorang seniman lukis dam sketser Balikpapan. Menurutnya, ada kejanggalan dalam motif tersebut. Motif bidadari berwujud bayi tanpa busana yang kerap disebut cupid ini tidak senada. "Jika saya lihat gambar kontras antara bunga dan gambar dengan gaya Renaisans. Seperti dipaksakan untuk berdampingan," ungkapnya pada Sabtu (18/11).

Menurutnyak, jenis gambar seperti pada motif jilbab ini belum pernah ia temukan. Ada kemungkinan motif yang kurang senonoh di balik gambar tersebut seolah-olah dipaksalan dan dibiasakan.

Ia menjelaskan, gambar tersebut adalah gambar dekorasi yang merupakan hiasan biasanya memang ditemukan oada gordenk seprai, atai hiasan pakaian. Namun untuk jilbab, motif sangat dipaksakan. "Malah seperti motif gereja masa renaisance. Biasanya di kaca, lukisan," imbuhnya.

Seorang Ustadz, Ahmad Rosyidi mengatakan, gambar sejenis ini memang kerap ditemukan pada banyak atribut muslim seperti pakaian dan sajadah. "Umat Islam sebaiknya menghindari pemakaiam motif yang mengarah pada sebuah pelecehan," pesannya.

Lebih lanjut ia menyerukan, baiknya umat muslim yang menemukan motif tersebut segera menyampaikan pada MUI untuk dikaji agar dapat diantisipasi. "Ya menurut saya dengan moti ini ada pada jolbab terlihat ada unsur kesengajaan. Sebaiknya MUI mengadakan penelitian terhadap hal serupa," tandasnya. (cha/yud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:56

Gagal Menyalip, Tabrak Angkot, Dua Siswa SMP Kritis

BALIKPAPAN   -   Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia kemarin (17/8)…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:54

Rahmad: Usut sampai Akarnya

BALIKPAPAN  -  Dugaan delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:53

Gara-Gara Nasi, Nekat Gantung Diri

SAMPIT  -  Entah apa yang ada dalam benak MF, pemuda berusia 27 tahun ini memilih mengakhiri…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:53
Pria Stres Terobos Lapmer saat Upacara 17 Agustus

“Tembak Saya, Saya Pendukung Prabowo”

BALIKPAPAN  -  Diduga mengalami stres, seorang pria diamankan petugas Satuan Polisi (Satpol)…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:51

Viral, Aksi Heroik Bocah SMP

ATAMBUA  -  Suasana pengibaran bendera merah putih saat upacara peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:49

Lomba Nyanyi 17 Agustus

Pemuda: “Enam belas Agustus tahun empat lima.” Juri: “Ulangi, salah liriknya!”…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:48

Andi Walinono Berharap Balikpapan Bebas Korupsi

BALIKPAPAN  -  Mantan anggota DPRD Balikpapan, Andi Walinono (AW) yang kini menjadi warga…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:47

KASUS RPU..!! Sudah Delapan Tersangka, Tujuh dari ASN

BALIKPAPAN  -  Kasus korupsi pengadaan lahan rumah potong unggas (RPU) semakin serius dituntaskan…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:45

DERITA..!! Lapas Rusak, Napi Tidur di Lapangan

MATARAM   -   Kondisi keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram tetap kondusif…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:44

Minuman Daerah

Setelah upacara peringatan 17-an di Kantor Kedubes RI, ada lima orang dari berbagai suku di Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .