MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Rabu, 22 November 2017 10:13
Positif Narkoba, Sanksi Menanti

Ratusan Pegawai Pemkab Jalani Tes Urine usai Apel, Kemarin

PROKAL.CO, TANA PASER  -  Untuk mengantisipasi dan mendeteksi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) bekerja sama dengan UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Paser melakukan tes urine. Ratusan pegawai yang berdinas di Sekretariat Daerah (Setda) atau Kantor Bupati Paser tidak bisa langsung keluyuran usai apel pagi, Selasa (21/11). Sebanyak 190 pegawai, baik itu aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai tidak tetap (PTT), menjalani tes urine.

Asisten Umum Setda Paser, Arif Rahman turut memantau kegiatan tes urine tersebut sekaligus mengawasi agar pegawai tidak menghindar. Dari 328 pegawai yang bertugas di Setda Paser, sebanyak 138 belum menjalani tes urine karena ada yang cuti, sakit, dan perjalanan dinas ke luar daerah.

Tes urine di kalangan pegawai pemerintahan untuk kali pertama pada tahun ini. BNK dan UPTD Labkesda menyediakan 1.100 stik pada 2017 untuk tes urine di kalangan ASN dan sekolah. “Semua pegawai yang hadir menjalani tes urine. Namun, kami belum bisa membeberkan hasil tesnya hari ini (kemarin, Red). Hasil tes ini akan kita sampaikan terlebih dulu ke pimpinan. Kami tidak berwenang menyampaikan data hasil tes urine ke publik. Kami hanya sebatas melaksanakan tes urine saja. Apalagi, tes urine ini masih direkap,” kata Kepala UPTD Labkesda, Sadikan.

Tes urine dilakukan sebagai bentuk pencegahan keterlibatan ASN dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Pemerintah daerah pun akan menindak tegas pegawai yang dinyatakan positif narkoba. Mengenai jenis sanksi yang diberikan, pemerintah daerah akan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

“Jika ASN yang terlibat narkoba akan diberi sanksi penundaan kenaikan pangkat. Kalau sanksi terberat sampai pemecatan, itu diberikan kepada pegawai yang mengedar narkoba,” pungkasnya. (kad/cal/k1)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 09:31

Enam Desa dan Satu Kelurahan Terendam Banjir

TANA PASER  –  Bencana banjir yang merendam 6 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Long…

Senin, 11 Desember 2017 09:27

JANJI YA...Satpol PP Tertibkan WTS di Sepaku

PENAJAM  -  Keberadaan warung remang-remang di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten…

Senin, 11 Desember 2017 09:27

Serapan APBD Triwulan III Masih Rendah

TANA PASER   -  Serapan Anggaran Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser triwulan III masih…

Senin, 11 Desember 2017 09:25

Dudy Komandan yang Low Profil

Kurang lebih 8 bulan AKBP Dudy Iskandar bertugas di Bumi Daya Taka sebagai Kapolres Paser, Kini…

Senin, 11 Desember 2017 09:23

Anak Baru Lahir Langsung Punya Akta

TANA PASER  –   Ibu-ibu yang melahirkan kini bisa langsung mendapat akta kelahiran bayinya…

Senin, 11 Desember 2017 09:14

Banjir di Penajam Paser Utara

PENAJAM  -  Hujan deras mengguyur Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tak hanya merendam permukiman…

Senin, 11 Desember 2017 09:11

Panwaslu Gaet Pemilih Pemula Mengawasi Pilbup

PENAJAM  -  Panwaslu Penajam Paser Utara (PPU) menggaet kalangan pelajar untuk berpartisipasi…

Senin, 11 Desember 2017 09:11

278 KK di Labangka Terdampak Banjir

PENAJAM  -  Bencana banjir kembali melanda Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam…

Sabtu, 09 Desember 2017 07:04

Inspektorat Diminta Verifikasi Faktual

PENAJAM  -  Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU) meminta inspektorat untuk mengaudit dana…

Sabtu, 09 Desember 2017 07:03

PPU Masuk Nominasi KASN Award

PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masuk dalam nominasi Komisi Aparatur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .