MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Kamis, 23 November 2017 09:27
Ribuan Warga Paser Belum Perekaman KTP-el
-

PROKAL.CO, TANA PASER   -  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Paser masih memiliki pekerjaan rumah terkait kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Yakni, ribuan warga Paser yang tersebar di 10 kecamatan belum melakukan perekaman KTP-el.

Jumlah penduduk Paser sekira 254.503 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 178.190 jiwa wajib KTP. Namun yang melakukan perekaman baru 175.800 jiwa. “Warga yang belum melakukan perekaman ada 2.390 orang,” kata Kepala Disdukcapil Paser Hulaimi saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (22/11).

Disdukcapil menargetkan perekaman terhadap 2.390 warga itu rampung sebelum Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) 2018. Pasalnya, warga yang belum mengantongi KTP-el tidak bisa menyalurkan hak pilih mereka.

“2.390 ini, kita berusaha akhir Desember 2017 harus selesai perekaman,” ujarnya.

Untuk mempercepat layanan perekaman tersebut, Hulaimi mengaku akan menerjunkan stafnya ke beberapa desa. Warga yang belum melakukan perekaman ini tak hanya yang berdomisili di daerah pelosok, tetapi warga Tanah Grogot juga masih ada yang belum perekaman. “Tentu kita akan jemput bola untuk mendekatkan pelayanan,” tuturnya.

Dalam menuntaskan perekaman KTP-el ini bukan perkara mudah. Selain kendala geografis, kesadaran warga akan kepemilikan surat-surat kependudukan menjadi hambatan terbesar. Menurut Hulaimi, banyak warga yang tinggal di pelosok acuh terhadap pengurusan KTP.

“Susahnya tidak ada sanksi bagi warga yang tidak memiliki KTP. Kalau tidak punya kepentingan untuk apa urus (KTP)? Kalau sudah membutuhkan, baru dia datang (urus KTP-el di Disdukcapil). Rata-rata di pelosok bilang, ‘Untuk apa mengurus KTP. Saya (warga pelosok, Red) tidak ke mana-mana?’ Sementara pemerintah yang membutuhkan itu,” ungkap Hulaimi.

Namun, pihaknya tetap optimis akan menyelesaikan perekaman 2.390 warga tersebut sebelum berganti tahun. “Kita harus kejar 2.390 ini, akhir Desember harus selesai,” ujarnya.

Sementara untuk ketersediaan blangko KTP-el, Disdukcapil menjamin akan mencukupi kebutuhan warga. Karena stok blangko yang dimiliki Disdukcapil Paser sebanyak 3.000 keping. “Kalau habis, kita minta lagi ke Kementerian Dalam Negeri,” terang dia.

Selama Januari hingga Oktober 2017, Disdukcapil telah mencetak sebanyak 15.367 keping KTP-el. Warga mengurus surat kependudukan tersebut karena ada perubahan status, alamat, rusak, hilang, maupun pengurusan baru.

“15.367 KTP-el yang dicetak itu, selain baru mengurus, orang ganti status dari belum kawin jadi kawin. Kemudian pindah alamat, hilang, dan rusak. Bahkan cetak luar domisili juga ada. Misalnya, orang dari Jakarta hilang KTP-nya, bisa kita cetakkan sepanjang ada surat keterangan kehilangan dari kepolisian,” jelasnya.

Di antara belasan ribu KTP-el yang telah dicetak ini, belum semuanya disalurkan kepada masyarakat. Hulaimi menyebutkan, sekira 1.000 keping KTP-el yang telah dicetak belum diambil pemiliknya. Karena pengambilan KTP tidak diperkenankan untuk diwakilkan kepada orang lain. Sebab, KTP-el tersebut harus aktivasi.

“Kami imbau kepada warga yang merasa belum ambil KTP, segera ke Disdukcapil. Dan tidak boleh diwakili karena harus sidik jari lagi untuk aktivasi,” imbuhnya. (kad/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .