MANAGED BY:
SELASA
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Jumat, 24 November 2017 09:35
25 Ribu Data Bermasalah, Cetak Ditunda

Daftar Tunggu KTP-el Tembus 97 Ribu

ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Keterbatasan blangko menjadi penyebab lamanya waktu pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di seluruh daerah, termasuk di Balikpapan. Ketersediaan stok blangko pun dipastikan semakin lama, lantaran disiapkan pemerintah pusat melalui Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bukan hanya lamanya antrean pencetakan KTP-el, Disdukcapil Balikpapan juga banyak menemukan data KTP-el yang bermasalah, yakni berstatus ganda. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, ada 25 ribu lebih. Semuanya telah masuk daftar cetak, namun saat ini ditunda sementara.


Hasbullah Helmi, sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mengatakan, KTP-el yang direkam pada tanggal 17 November 2016 ke belakang sebenarnya sudah siap dicetak.

“Harusnya sudah dicetak semua KTP-el yang rekamnya tanggal 17 November ke belakang. Tapi ini nyatanya masih ada 25.205 yang datanya belum klir. Kalau memang tidak bermasalah, pasti sudah jadi KTP-el,” ungkap Helmi.

Lanjutnya, penyebab penundaan cetak juga karena ada data yang tidak jelas atau terdaftar ganda. Terdaftar ganda ini berarti si pemilik KTP-el sudah pernah rekam sebelumnya di daerah lain. Artinya, pemilik KTP-el harus terlebih dahulu mematikan nomor induk kependudukan (NIK) di daerah tempat merekam sebelumnya. Atau bisa juga mengajukan surat pindah kalau memilih NIK di daerah sebelumnya.

“Kalau merasa sudah waktunya cetak, tapi ternyata miliknya tidak ada, ya berarti bermasalah datanya. Pemilik KTP-el di kecamatan masing-masing atau cek website Disdukcapil. Kalau memang ada penjelasan belum cetak, bisa datang ke Kantor Disdukcapil untuk mengetahui apa yang bermasalah,” jelasnya.

Lebih lanjut jika permasalahan NIK ganda atau masalah data lain sudah selesai, maka saat blangko tiba dari pusat, KTP-el bisa langsung cetak. Helmi menyarankan masyarakat yang telah rekaman sebelum tanggal 17 November dan belum mengambil KTP-el, untuk mengecek di website dengan memasukkan nomor registrasi yang tertera di lembar resi.


“Saya sudah minta pada programmer untuk memunculkan boks yang tulisannya ‘Data Anda bermasalah, silakan hubungi Disdukcapil’. Jadi kalau merasa datanya bermasalah, silakan ke sini,” kata mantan camat Balikpapan Tengah.

Dengan datang dan membawa resi tersebut, perekam KTP-el akan mengetahui apa yang menjadi masalah sehingga KTP-el miliknya mengalami tunda cetak.


Sejauh ini dari penghitungan Disdukcapil, 94 persen dari penduduk Balikpapan telah memiliki KTP-el. Meski belum memegang KTP-el, namun mereka yang sudah menerima resi atau surat keterangan dihitung sebagai pemegang KTP-el. Sebanyak 94 persen ini dihitung dari jumlah penduduk usia dewasa di Balikpapan, yaitu 520 ribu jiwa.


“Nah, sisa 6 persen ini yang belum melakukan rekam KTP-el. Sekitar 20 ribu jiwa. Tapi perlu diingat, tiap hari jumlah terus bertambah. Tahun 2018 nanti, anak yang usianya masuk 17 tahun saja ada 12 ribu orang,” ungkap Helmi.

Seperti diketahui, pencetakan KTP-el harus menunggu blangko dari pusat. Padahal, jumlah blangko yang dikirim pusat tidak pasti. Kadang 10 ribu, kadang hanya 2 ribu keping saja. Sejauh ini daftar tunggu yang perlu dicetak masih 97 ribu. “Jika blangko datang, maka bisa dicetak yang 97 ribu ini sesuai blangko yang ada. Tapi ini pun sesuai resi, siapa yang duluan rekam itu yang cetak duluan,” tandasnya.


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 09:29

PERLU PENANGANAN

Dampak abrasi di perairan Balikpapan semakin jelas. Di Pantai Manggar, bukan hanya pohon pelindung yang…

Selasa, 12 Desember 2017 09:26

Pinjam Dana, DPRD Setuju

“DPRD setuju sekali kalau memang ada pinjaman, sehingga rumah sakit bisa dibangun lebih cepat.…

Selasa, 12 Desember 2017 09:21

Asalkan Imunisasi, Anak Aman dari Difteri

BALIKPAPAN   -  Informasi bahwa Kaltim menjadi salah satu provinsi dengan kejadian luar biasa…

Selasa, 12 Desember 2017 09:18

DP3AKB Langsung Koordinasi ke BPKAD dan Disperkim

BALIKPAPAN  -  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPA3KB)…

Selasa, 12 Desember 2017 09:17

2018, Sepakat Rampungkan 41 Perda

BALIKPAPAN  -  Sebanyak 41 rancangan peraturan daerah (raperda) direncanakan naik status menjadi…

Selasa, 12 Desember 2017 09:16

Jadi Tamu Kesembilan, FKUB Balikpapan Siap Balas Kunjungan

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi tamu ke sembilan bagi…

Selasa, 12 Desember 2017 09:13

Balikpapan-Bontang Bersaing Ketat

SAMARINDA  -  Pemkot Balikpapan dan Pemkot Bontang disebutkan bersaing untuk memperebutkan…

Selasa, 12 Desember 2017 09:12

Pelebaran Jalan Letjen Soeprapto Rp 4 M

BAL IKPAPAN   -  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Balikpapan mengucurkan dana Rp 4 miliar untuk…

Senin, 11 Desember 2017 08:45

Mahasiswi Jadi Brand Ambasador

KLINIK  kecantikan, Niar Natural Skin Care punya cara jitu dalam mempromosikan produk-produknya.…

Senin, 11 Desember 2017 08:43

Proses Sampai ke Meja Hijau

BALIKPAPAN   -  Panwaslu Balikpapan mulai menyusun strategi untuk melakukan pencegahan pelanggaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .