MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 24 November 2017 09:35
25 Ribu Data Bermasalah, Cetak Ditunda

Daftar Tunggu KTP-el Tembus 97 Ribu

ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Keterbatasan blangko menjadi penyebab lamanya waktu pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di seluruh daerah, termasuk di Balikpapan. Ketersediaan stok blangko pun dipastikan semakin lama, lantaran disiapkan pemerintah pusat melalui Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bukan hanya lamanya antrean pencetakan KTP-el, Disdukcapil Balikpapan juga banyak menemukan data KTP-el yang bermasalah, yakni berstatus ganda. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, ada 25 ribu lebih. Semuanya telah masuk daftar cetak, namun saat ini ditunda sementara.


Hasbullah Helmi, sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mengatakan, KTP-el yang direkam pada tanggal 17 November 2016 ke belakang sebenarnya sudah siap dicetak.

“Harusnya sudah dicetak semua KTP-el yang rekamnya tanggal 17 November ke belakang. Tapi ini nyatanya masih ada 25.205 yang datanya belum klir. Kalau memang tidak bermasalah, pasti sudah jadi KTP-el,” ungkap Helmi.

Lanjutnya, penyebab penundaan cetak juga karena ada data yang tidak jelas atau terdaftar ganda. Terdaftar ganda ini berarti si pemilik KTP-el sudah pernah rekam sebelumnya di daerah lain. Artinya, pemilik KTP-el harus terlebih dahulu mematikan nomor induk kependudukan (NIK) di daerah tempat merekam sebelumnya. Atau bisa juga mengajukan surat pindah kalau memilih NIK di daerah sebelumnya.

“Kalau merasa sudah waktunya cetak, tapi ternyata miliknya tidak ada, ya berarti bermasalah datanya. Pemilik KTP-el di kecamatan masing-masing atau cek website Disdukcapil. Kalau memang ada penjelasan belum cetak, bisa datang ke Kantor Disdukcapil untuk mengetahui apa yang bermasalah,” jelasnya.

Lebih lanjut jika permasalahan NIK ganda atau masalah data lain sudah selesai, maka saat blangko tiba dari pusat, KTP-el bisa langsung cetak. Helmi menyarankan masyarakat yang telah rekaman sebelum tanggal 17 November dan belum mengambil KTP-el, untuk mengecek di website dengan memasukkan nomor registrasi yang tertera di lembar resi.


“Saya sudah minta pada programmer untuk memunculkan boks yang tulisannya ‘Data Anda bermasalah, silakan hubungi Disdukcapil’. Jadi kalau merasa datanya bermasalah, silakan ke sini,” kata mantan camat Balikpapan Tengah.

Dengan datang dan membawa resi tersebut, perekam KTP-el akan mengetahui apa yang menjadi masalah sehingga KTP-el miliknya mengalami tunda cetak.


Sejauh ini dari penghitungan Disdukcapil, 94 persen dari penduduk Balikpapan telah memiliki KTP-el. Meski belum memegang KTP-el, namun mereka yang sudah menerima resi atau surat keterangan dihitung sebagai pemegang KTP-el. Sebanyak 94 persen ini dihitung dari jumlah penduduk usia dewasa di Balikpapan, yaitu 520 ribu jiwa.


“Nah, sisa 6 persen ini yang belum melakukan rekam KTP-el. Sekitar 20 ribu jiwa. Tapi perlu diingat, tiap hari jumlah terus bertambah. Tahun 2018 nanti, anak yang usianya masuk 17 tahun saja ada 12 ribu orang,” ungkap Helmi.

Seperti diketahui, pencetakan KTP-el harus menunggu blangko dari pusat. Padahal, jumlah blangko yang dikirim pusat tidak pasti. Kadang 10 ribu, kadang hanya 2 ribu keping saja. Sejauh ini daftar tunggu yang perlu dicetak masih 97 ribu. “Jika blangko datang, maka bisa dicetak yang 97 ribu ini sesuai blangko yang ada. Tapi ini pun sesuai resi, siapa yang duluan rekam itu yang cetak duluan,” tandasnya.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 07:54

AYO BELANJA MURAH

Suasana Natal kian terasa di sejumlah perbelanjaan di Kota Minyak.…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:53

Selama 2018, Kebakaran di Kota Ini Merenggut Enam Jiwa

BALIKPAPAN  -  Musibah kebakaran yang terjadi selama tahun 2018 mendapat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:52

WADUH..!! Ada 84 Orang Gila Bebas Berkeliaran di Tengah Kota

BALIKPAPAN  -  Orang gila (orgil) atau bahasa medisnya orang dengan…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:51

PHKT Beri Edukasi dan Kampanye HIV/AIDS ke Pelajar

BALIKPAPAN  -   Memperingati Hari AIDS Sedunia, PT Pertamina Hulu Kalimantan…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:50

LVRI Balikpapan Butuh Kantor Baru

BALIKPAPAN  -  Dewan Pimpinan Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI)…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:50

Menag Dukung Putusan MK, Usia Nikah Minimal 19 Tahun

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin mendukung putusan Mahkamah Konstitusi (MK)…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:49

Kemendagri Instruksikan E-KTP Rusak Dibakar

KEMENTERIAN  Dalam Negeri (Kemendagri) telah menginstruksikan agar e-KTP yang rusak…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:48

PLN UP3 Balikpapan Siap Siaga Bencana

BALIKPAPAN  -  PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Balikpapan menggelar…

Jumat, 14 Desember 2018 08:35

Gang Api Bakal Disulap Menjadi Permukiman Modern

BALIKPAPAN   -  Permukiman atas air di kawasan Gang Api,…

Jumat, 14 Desember 2018 08:33

2019, Dewan dan Pemkot Bahas 48 Raperda

BALIKPAPAN   -  Sebanyak 47 raperda disepakati dalam rapat sinkronisasi fungsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .