MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Rabu, 06 Desember 2017 10:03
Ironis, Banyak Cagar Budaya Tak Terawat

Disdikbud Akan Evaluasi Juru Pelihara

CAGAR BUDAYA: Meriam Jepang salah satu situs sejarah ini perlahan terabaikan oleh pemerintah kota dan kondisinya sangat memprihatinkan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Balikpapan memang memiliki banyak situs sejarah peninggalan zaman perang dunia kedua puluhan tahun silam. Mengingat Kota Balikpapan menjadi incaran dari tentara Belanda dan Jepang karena hasil minyak buminya yang berlimpah membuat situs peninggalan zaman perang masih tersisa dan menjadi saksi bisu sejarah Kota Minyak ini. Namun sayang, situs sejarah ini perlahan terabaikan oleh pemerintah kota dan kondisinya sangat memprihatinkan.

Seperti contoh salah satu cagar budaya yakni meriam Jepang peninggalan yang ada di kawasan Markoni Atas, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Kota kondisi nampak memprihatinkan. Lokasinya yang berada di lereng bukit ini perlahan-lahan mengalami longsor dan tidak terawat.

Dari pantauan Balikpapan Pos, terlihat meriam Jepang berbahan dasar besi baja ini kondisinya berkarat, dan tanah dasarnya amblas. Apalagi akses menuju meriam Jepang ini sangat sulit. Wajar bila banyak masyarakat yang tak begitu mengetahui keberadaan situs bersejarah ini.

"Ada itu (meriam Jepang) di atas kondisinya memprihatinkan, tanahnya ambruk. Meriamnya juga berkarat dan banyak sampah di sekitarnya," kata Hendra salah seorang warga Jalan Siaga ini.

Menyikapi hal ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dosdikbud) Kota Balikpapan Muhaimin mengakui memang sampai saat ini situs cagar budaya yang ada butuh perhatian khusus. Cagar budaya yang sebelumnya berada di bawah pengelolaan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwasata (Disporapar) ini rencananya akan dievaluasi oleh Muhaimin agar menjadi lebih baik lagi. Ia pun menyoroti juru pelihara yang ternyata ada sejak tahun 2011 silam.

"Kami sedang mengevaluasi kembali situs sejarah termasuk juru peliharanya. Karena ternyata juru pelihara ada di SK kan wali kota, mereka digaji untuk memelihara cagar budaya itu," ujarnya.

Pihaknya berencana akan melakukan pengecekan kembali SK dari juru ukur termasuk pihak-pihak yang ditunjuk untuk merawat cagar budaya tersebut. Sehingga juru ukur ini akan kembali melaksanakan kewajibannya dalam menjaga keutuhan dan kondisi cagar budaya di Balikpapan. Sebab juru pelihara ini dikatakan menerima honor bulanan sebesar Rp.1 juta an per orangnya.

"Juru pelihara itu ternyata ada. Misalnya di Gunung Kemendur itu kan ada makam sultan, nah itu ada juru peliharanya. Di Kampung  Baru juga ada meriam, itu ada juru peliharanya. Makanya kita akan cek, kalau situs itu masuk kategori tapi tidak terawat kita akan cek ini salah siapa. Apakah juru peliharanya yang tidak mengerjakan," sebutnya.

Muhaimin akan menginventarisir situs sejarah yang ada di Balikpapan, baik yang telah terdaftar maupun yang belum terdaftar. Sebab menurutnya masih banyak situs cagar budaya yang masih belum terekspose oleh masyarakat lantaran kondisinya yang memprihatinkan dan berada di lingkungan masyarakat. Untuk itu pihaknya akan turun ke lapangan melakukan pengecekan terhadap kondisi cagar budaya ini.

"Nah itu SK nya pada tahun 2011 nah ditahun 2017 ini kita mau cek lagi semua. Termasuk situs sejarah yang ada di rumah warga yang belum terekspos itu kita akan inventarisir," pungkasnya. (yad/san)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 07:48

Pasca Lebaran, Pendatang Serbu Balikpapan

BALIKPAPAN –  Pasca libur Lebaran warga pendatang mulai menyerbu Kota Minyak. “Kami…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:47

Lurah Andi Ajak Warga Tidak Golput

BALIKPAPAN –  Puluhan Ketua RT di Teritip melaksanakan rapat koordinasi bersama dengan pihak…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:46

Sanrang:Pendaftaran BPJS Kesehatan Bisa di Kelurahan

BALIKPAPAN  -   Lurah Sungainangka Sanrang mengimbau kepada warganya agar mendaftarkan diri…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:46

Ayo, Jaga Keamanan Lingkungan

BALIKPAPAN  -  Banyak manfaat yang bisa diperoleh saat blusukan. Selain mendengarkan aspirasi…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:45

75 Persen E-KTP Warga Balbar Sudah Terbagi

BALIKPAPAN - Setelah sebelumnya ada ribuan KTP elektronik atau e-KTP milik warga Balikpapan Barat yang…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:44

Satpol PP Mulai Monitoring Titik-Titik Algaka

BALIKPAPAN  -  Memasuki masa tenang kampanye pemilihan gubernur Kaltim, yang jatuh pada Minggu…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:44

Keberadaan Posyan Dirasakan Warga

BALIKPAPAN  - Keberadaan pos pelayanan yang terletak di Jalan Soekarno Hatta Km 10, Kelurahan Karang…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:43

Dana Sewa Tenda Keperluan Pilkada Mulai Dibagikan

BALIKPAPAN - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tinggal menghitung…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:43

Halalbihalal Sekaligus Lebaran Ketupat

BALIKPAPAN - Suasana lebaran Idulfitri 1439 H masih terasa. Di berbagai tempat dan instansi mulai menggelar…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:30

Drainase Rawan Sebaiknya Dipagari

BALIKPAPAN  - Sejumlah titik di beberapa kota di Kaltim termasuk Balikpapan sampai kini masih menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .