MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 09:11
101 Organisasi Minta Hukuman P Diperberat
Tersangka P

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Sebanyak 101 organisasi, lembaga dan pemerhati anak dari berbagai kota di Indonesia rupanya ikut geram dengan dugaan tindak pidana asusila yang dilakukan P (21). Dengan status P yang sebelumnya aktif terlibat dalam berbagai organisasi anak hingga sebagai fasilitator anak, menjadi pukulan telak bagi mereka.

“Kasus ini merupakan pukulan berat bagi para aktivis atau penggerak hak-hak anak. Ini menjadi refleksi bersama untuk secara ketat menerapkan kebijakan perlindungan anak,” ujar Aktivis Hak Anak dari Jogjakarta Odi Shalahuddin, Rabu (6/12).

Menurutnya, anak-anak yang terlibat dalam kegiatan baik dalam forum-forum di tingkat lokal hingga tingkat nasional harus merasa aman dan nyaman. Harus  ada prosedur dan mekanisme yang jelas dan tepat jika terjadi pelanggaran. Dan menjadi tugas semua untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

 “Kami dorong Polda Kaltim untuk tidak mengabulkan permintaan upaya penangguhan penahanan terhadap pelaku karena kekerasan terhadap anak adalah kasus khusus (extraordinary),” timpal Direktur Perkumpulan Kaum Muda Merdeka (KAMUKA) Bagus Yaugo Wicaksono.

 Bagus menyebut P selama ini punya akses langsung kepada anak-anak di berbagai kota. Sehingga tidak tertutup kemungkinan korban P tidak hanya sembilan orang. Karena itu meminta Polda Kaltim mengembangkan penyidikan untuk menemukan kemungkinan adanya korban lain.

 Selain itu, 101 organisasi ini juga mendorong Polda Kaltim untuk mengenakan Pasal 82 Ayat 2  UU No. 35/2014, Perubahan UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Yaitu menambah sepertiga dari ancaman pidana. Mengingat tersangka adalah fasilitator anak yang mendampingi anak-anak berkegiatan .

 “Kami memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada Polda Kaltim yang dengan cepat mengamankan tersangka pada tanggal 16 November 2017 di Jogjakarta. Dan mendukung sepenuhnya untuk mengungkap kasus dengan segera. Menuntaskan hingga ke proses peradilan demi keadilan dan kepastian hukum bagi korban dan keluarga korban,” pungkasnya. (*/rdh/tom/k18/jpnn)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 09:01

Disisir Sembilan Jam, Mayat Iqbal Ditemukan

BALIKPAPAN   -  Berkat doa masyarakat Kota Beriman dan kerja keras personel gabungan bersama…

Kamis, 22 Februari 2018 08:53

Tercebur ke Parit saat Main Hujan

BALIKPAPAN   -  Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita bersama untuk selalu menjaga dan mengawasi…

Kamis, 22 Februari 2018 08:49

Orangutan Ditembak Bergiliran

BONTANG   -  Sebanyak 26 adegan rekonstruksi dilakukan oleh empat tersangka penembak orangutan…

Kamis, 22 Februari 2018 08:45

Usai Salat Magrib, Ustaz Hasmi Diteror

BALIKPAPAN  -   Aksi kekerasan dan teror yang dilakukan orang gila di sejumlah daerah terhadap…

Kamis, 22 Februari 2018 08:42

Ujian Berat bagi Tim Antibandit

BALIKPAPAN   -   Waswas, timbul perasaan tidak aman tinggal di Balikpapan yang kini laik mendapat…

Kamis, 22 Februari 2018 08:40

Dua Titik Longsor Terparah

BALIKPAPAN   -  Hujan deras yang mengguyur Kota Beriman kemarin (21/2) dan sehari sebelumnya,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:30

Keseriusan Polisi Diragukan

BALIKPAPAN  -   Wajar saja tingkat kriminalitas di Kota Minyak semakin meresahkan warga.…

Rabu, 21 Februari 2018 09:19

Menantang Mahaguru

SEVILLE  -  Jam terbang entrenador Sevilla Vincenzo Montella di ajang Eropa, apalagi Liga…

Rabu, 21 Februari 2018 09:13

Perbedaan Gendam dan Hipnotis

BALIKPAPAN  -  Kasus pencurian motor dengan modus gendam di Balikpapan, menarik perhatian…

Rabu, 21 Februari 2018 09:11

Awas, Emosi Tidak Stabil Berpotensi Kena Gendam

BALIKPAPAN  -  Fenomena tindak kejahatan gendam tengah marak terjadi di Balikpapan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .