MANAGED BY:
SENIN
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 09:21
Airsoft Gun Berlogo Palu Arit Dijual Online

Dandim Imbau Pemilik untuk Menyerahkan

DIAMANKAN: Kodim 0905 Balikpapan menerima laporan dan penyerahan dari masyarakat terkait senjata berlogo palu arit diperjualbelikan melalui online.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Indonesia kembali dihebohkan dengan peredaran paham komunis. Kali ini modus penyebarannya menggunakan senjata airsoft gun yang diperjualbelikan melalui situs jual beli online. Senjata itu memiliki logo paham komunis yakni palu arit pada kotak senjata .

Salah seorang warga Balikpapan bernama Farlis mengaku terkejut setelah ia membeli senjata airsoft gun ternyata barang yang diterima menggunakan kotak yang memiliki logo terlarang tersebut.

Farlis yang tergabung dalam Komunitas airsoft gun Balikpapan yakni Airborn Shooting Club mengaku tertarik memesan senjata bermerk Makarov ini lantaran dinilai merupakan keluaran terbaru yakni Blowback. Ia pun membelinya seharga Rp 2,5 juta lewat situs jual beli online yakni kaskus setelah melihat salah satu akun memposting penawaran jual beli senjata tersebut. Namun sekira sebulan ia melakukan pemesanan, barang yang diantarkan ternyata menggunakan kotak yang memiliki simbol terlarang.

"Ini adalah jenis baru yaitu Blowback, jadi saya tertarik. Dikirimlah gambar unitnya tapi tidak sama kotaknya. Akhirnya begitu saya pesan kok ada gambar seperti ini. Di online juga tidak ada gambarnya, hanya mengatakan merek," urai dia. 

"Nah produk Makarov ini yang kita tahu kotaknya nggak begini, pas datang kotaknya ada logo begini. Setahu saya baru ini saya dapat begini, saya sudah beli yang begini tiga kali," katanya saat menyerahkan barang tersebut ke Kodim 0905 Balikpapan, kemarin (6/12).

Farlis menghimbau kepada rekan-rekannya yang berada di komunitas airsoft gun untuk melaporkan ataupun menyerahkan senjata serupa ke pihak Kodim. Sebab diduga senjata tersebut telah beredar luas di kalangan pecinta airsoftgun maupun masyarakat.

 

"Kita imbau kepada teman airsoftgun kalau menemukan yang begini diserahkan saja karena ini termasuk menyebarkan paham komunis," ujarnya.

Sementara itu Dandim 0905 Balikpapan, Kolonel Hendri Wijaya mengatakan bahwa permasalahan ini sangat disoroti oleh negara. Dengan ditemukannya senjata berlogo palu arit ini pun membuat pihaknya akan melakukan pendekatan kepada para pecinta airsoftgun maupun masyarakat  agar menyerahkannya kepada pihaknya. Sebab senjata yang diperjual belikan lewat situs online ini dinilai memiliki unsur kesengajaan dalam menyebarluaskan paham komunis di kalangan masyarakat.

"Ini beredar di media online dan menjadi perhatian intens di pusat. Kita akan komunikasi kepada penggemar airsoftgun apakah masih ada seperti ini, kalau ada serahkan. Karena kita tahu ini adalah lambang terlarang. Ini bertentangan dengan hukum yang telah ditetapkan oleh keputusan MPR yaitu dilarang menyebarluaskan atau mengajarkan paham komunis termasuk dengan gambar. Akan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," tegasnya.

Hendri meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu takut bila menemukan hal demikian. Bila tidak terlibat dalam paham komunis justru pihaknya akan mengapresiasi bila menyerahkan senjata tersebut kepada pihaknya seperti yang dilakukan Farlis.

Mengenai jenis senjata yang memiliki logo terlarang pada kotak senjata tersebut, Hendri mengatakan,  senjata jenis Airsoft Gun ini adalah buatan Taiwan. Senjata yang memiliki kaliber 4.5 milimeter ini kemungkinan tersebar luas di seluruh Indonesia. Wajar bila badan intelejen pusat hingga presiden pun mewaspadai peredaran paham komunis ini.

Senjata berlogo palu arit, dandim mengatakan, buatan Taiwan, tapi mengacu pada lisensi Rusia. Ini sudah menjadi perhatian BAIS termasuk badan intelejen pusat karena beredar di media online. Kemungkinan tersebar luas tapi di Balikpapan berdasarkan pemantauan kami baru ini yang ditemukan. "Itupun yang punya sukarela menyerahkan ke kami. Makanya masyarakat kota Balikpapan kalau mengetahui ini langsung dilaporkan," imbaunya.

Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi berjenjang hingga ke pusat terkait penemuan ini.  Sebab pihaknya mendapatkan perintah dari pusat untuk mewaspadai peredaran barang tersebut serta penyebaran paham komunis dengan modus apapun. Hendri pun mengungkapkan bahwa masalah ini akan terus ditelusuri hingga kepada pelaku yang menjualnya.

"Kita sudah mendapat perintah dari pusat mewaspadai beredarnya barang ini. Ini sedang ditelusuri siapa pemiliknya. Kita himbau kalau ada yang sudah terlanjur pesan itu diserahkan kepada kami karena ini terlarang," tandas dia.

"Ya mungkin karena ada juga ketidaktahuan dari masyarakat ataupun ketidaksengajaannya, kita akan mengapresiasi secara positif kalau dia menyerahkannya," pungkas dia. (yad/yud)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 10:24

Dua Kali Berkas P Dikembalikan

BALIKPAPAN - Kasus sodomi yang diduga dilakukan P, tokoh pemuda yang punya segudang prestasi dan mantan…

Minggu, 25 Februari 2018 10:21

Bukan Superman

BALIKPAPAN - Debut perdana Persiba Balikpapan di Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 dilalui dengan menelan…

Minggu, 25 Februari 2018 10:16

Awas, Sindikat Anak Berkeliaran

BALIKPAPAN - Akhir-akhir ini di Balikpapan marak pedagang asongan yang memperkerjakan anak sebagai penjualnya.…

Minggu, 25 Februari 2018 10:13

Bungkus Sabu Pakai Ban Dalam

TARAKAN - Bandara Juwata Tarakan harus mendapat perhatian serius aparat keamanan maupun institusi terkait.…

Minggu, 25 Februari 2018 10:11

Lima Kali Kotak Amal Digasak Maling

BALIKPAPAN - Musala Al-Barokah di Jalan Mulawarman, Gang Slamet Riyadi, RT 12, Balikpapan Timur, kerap…

Minggu, 25 Februari 2018 10:07

Anjing Pitbull Dibui

BONTANG - Anjing jenis pitbull milik warga Jalan Cendana, HOP I, RT 20, Kelurahan Satimpo, diserahkan…

Minggu, 25 Februari 2018 10:03

Raja Jalanan

HARIMAU, wanita cantik, dan uang sedang berdebat, siapakah di antara mereka yang patut disebut maha…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:20
Teror Kepada Ulama

JANGAN PANIK..!! Masih Ada TNI-Polri, Kaltim Masih Kondusif

BALIKPAPAN  -  Masjid At-Taqwa di Jalan Jenderal Sudirman kemarin (23/2) dipenuhi personel…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:18

Menjawab Keraguan

BALIKPAPAN  -   Piala Gubernur Kaltim (PGK) II resmi bergulir. Empat tim di Grup B akan…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:11

Diduga Bawa Tiga Ton Sabu

APARAT  Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri menangkap kapal ikan Win Long…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .