MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 09:25
Evakuasi Korban Dinilai Lambat

Kendaraan Menumpuk di Jalur Keluar

UJI LAPANGAN: Personel gabungan melakukan simulasi memadamkan api hingga mengevakuasi korban.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN    -    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan uji lapangan penyusunan kontijensi kegagagalan teknologi 2017 di Kampung Atas Air, Kelurahan Marga Sari, Balikpapan Barat kemarin (6/12) pukul 08.00 wita. Kegiatan melibatkan berbagai unsur yakni BPBD Kota, Basarnas, TNI-Polri, Pertamina, relawan, hingga masyarakat ini berlangsung lancar.

Namun dalam pelaksanaannya BNPB Pusat menyoroti tindakan penanganan korban yang dinilai lamban lantaran akses yang dilalui terhambat karena minimnya koordinasi dengan pihak terkait. Alhasil evakuasi korban memakan waktu yang cukup lama.

Pelaksanaan kegiatan ini mengambil skema kebakaran yang terjadi di salah satu rumah warga lantaran adanya tumpahan oli dari kilang minyak Pertamina hingga akhirnya meledak di rumah warga. Terdapat 10 orang korban, luka-luka yang harus segera dievakuasi ke muster poin yang berada di kawasan Lapangan Foni. Proses pemadaman hingga penyelamatan korban dari kobaran api sejatinya berjalan lancar hanya saja proses evakuasi korban menuju muster poin terhambat lantaran menumpuknya kendaraan di satu akses jalur keluar.

"Saya melihat penanganan tim teknisnya sih siap, tapi tadi saya lihat bagaimana penangan korban dibawa keluar aja setengah mati. Seharusnya ada penanganan lain misalnya udara atau laut tapi ini pakai jalur darat nggak mungkin, berarti kalau kejadian sebenarnya kita harus ada akses lain," kata Fasilitator BNPB Pusat Budi Sunarso di sela kegiatan

Ia berharap para petugas dan unsur terkait lebih meningkatkan koordinasi dalam proses evakuasi korban serta menyiapkan opsi lainnya dalam proses evakuasi . Terlebih koordinasi dengan masyarakat sekitar agar membantu memberikan akses keluar dalam evakuasi korban. Meski begitu kualitas penanganan dari sumber daya manusia (SDM) yang ada sudah cukup baik.

"Kalau SDM sudah cukup terlatih, ada gabungan dari tim SAR, Pertamina dan lainnya itu sudah terlatih, hanya yang saya lihat itu masalah kordinasi akses jalan. Mereka harus punya solusi lain. Ini korban pura-pura, bagaimana kalau beneran, bisa lebih parah lagi," ujarnya.

Hal senada dikatakan Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Hendri Wijaya yang menyebutkan bahwa dalam pemetaan teknis penanganan sebelum proses pelaksanaan memang terdapat beberapa hal yang harus dievaluasi. Hendri menegaskan pihaknya selalu siap dalam mendukung proses penanggulangan bencana yang ada di Balikpapan. Namun ia mengapresiasi kegiatan pelaksanaan ini lantaran kota Balikpapan memang merupakan kawasan berteknologi tinggi sebab terdapat objek vital nasional dan perusahaan Internasional yang menerapkan teknologi tinggi di dalamnya.

"Pencegahan ini sangat baik hanya perlu disinergikan dengan baik. Ini masukan saja buat BPBD Balikpapan, karena jajaran TNI juga melaksanakan gladi-gladi seperti ini. Nah ini mungkin bisa disinergikan," saran dia.

Sementara itu Kepala BPBD Kota Balikpapan Suseno mengatakan dalam giat ini pihaknya akan melihat sisi mana yang harus diperbaiki dalam proses penanganan bencana. Meski dinilai memiliki kendala dalam proses evakuasi, Suseno mengatakan proses pelaksanaan penanganan sudah berjalan cukup baik dan sesuai standar penanganan yang ada.

 "Ya ini makanya kita mau lihat semua. Simulasi ini kan dibuat untuk membuat rencana kontijensi penanggulangan bencana akibat kegagalan teknologi. Diharapkan dari simulasi ini semua unsur yang terlibat di penanggulangan bencana baik pusat maupun daerah hingga relawan lebih peduli apabila terjadi bencana," ungkapnya saat ditemui terpisah di Lapangan Foni. (yad/yud)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 09:47

Sindikat Penipu Penumpang Angkot Dicokok Jatanras Polda

BALIKPAPAN  -  Penumpang angkutan kota (angkot) bisa bernapas lega karena personel Jatanras…

Senin, 11 Desember 2017 09:43

Bandar Sabu Malaysia Dibekuk di Kuburan

SAMARINDA  –  Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim melakukan pengungkapan dan…

Senin, 11 Desember 2017 09:42

Modus Tinggal di Indekos, Motor Sesama Kos Diembat

BALIKPAPAN  -  Beragam cara dilakukan para pelaku kejahatan saat ini agar dapat menjalankan…

Senin, 11 Desember 2017 09:39

Mabes Polri Kaji 3 Provinsi Kandidat Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN  -  Rencana pemindahan Ibu Kota Negara nampaknya semakin jelas. Ada tiga provinsi…

Senin, 11 Desember 2017 09:37

Gagal Nyalip, Pengendara CBR Seruduk Mio

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur antar kota Jalan Soekarno-Hatta…

Senin, 11 Desember 2017 09:35

Mengantuk, Brak! Tiang Listrik Diseruduk

BALIKPAPAN   -  Hampir mirip dengan kasus kecelakaan Ketua DPR, Setya Novanto, kecelakaan…

Senin, 11 Desember 2017 09:31

Duit Lamaran

Seorang pemuda bermaksud melamar gadis yang sudah lama dipacarinya. Sayang duit untuk mahar hanya Rp…

Minggu, 10 Desember 2017 10:24

Pura-Pura Bertamu, Ternyata Mencuri

BALIKPAPAN - Aksi nekat dilakukan Eko Dwiyanto (35). Pria yang dulunya bekerja sebagai sopir pribadi…

Minggu, 10 Desember 2017 10:21

Pundak Ditepuk, Motor Lenyap

BALIKPAPAN - Pencurian motor dengan modus gendam kembali terjadi. Kali ini Herbaranus Paraeng (65) warga…

Minggu, 10 Desember 2017 10:18

BUKAN TEMBOK BIASA

MANCHESTER – Pertahanan West Ham, Southampton, dan Huddersfield tak sekokoh seperti Manchester…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .