MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 09:57
Polisi Tunggu Jawaban JPU

Serahkan P dan Limpahkan Barang Bukti

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kasus oral seks dan sodomi terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan tersangka P (21) masuk tahap satu. Pihak penyidik Ditreskrimum Polda Kaltim telah mengirim berkas tersangka ke Kejaksaan Negiri Tinggi (Kejati) Kaltim untuk diperiksa, apakah sudah lengkap atau masih ada yang kurang.

"Saat ini sudah tahap satu, penyidik sedang menunggu jawaban dari JPU di Kejati Samarinda," terang Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, kemarin.

Sejauh ini, lanjut Ade, belum ada kesulitan yang dialami penyidik dalam menangani kasus pencabulan sesama jenis tersebut. "Sejauh ini belum ada kesulitan, karena kita masih menunggu jawaban dari JPU itu," ujar dia.

Jika nantinya pihak JPU menyatakan berkas lengkap, sambung Ade, penyidik akan segera melimpahkan barang bukti berikut tersangkanya ke Kejati. Namun jika belum lengkap otomatis penyidik akan melengkapi kekeurangan sesuai petunjuk dari pihak Jaksa Penuntut Umum  (JPU).

Sejauh ini masih sembilan orang yang diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh P. Oleh penyidik, tersangka dijerat pasal berlapis di antaranya pelaku disangka Pasal 82 Undang-undang 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-undang 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 209 ayat 2e KUHP, junto Pasal 292 KUHP, juncto Pasal 65 KUHP.

Diketahui predator anak kasus pencabulan sesama jenis akhirnya diungkap anggota Subdit IV Renakta Dit Reskrimum Polda Kaltim.

Pelaku berinisial P merupakan aktivis di bidang lingkungan selain itu juga aktif di kegiatan sebagai fasilitator anak yang sudah berskala internasional.

Pelaku dibekuk pada Kamis (16/11) lalu di wilayah Jogjakarta di mana ia tengah menempuh studi perkuliahan di universitas terkemuka di Kota Gudeg, Jogjakarta.

Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, terungkapnya dugaan kekerasan seksual sesama jenis yang dilakukan oleh pelaku bermula dari aduan korban.

"Berawal dari kerjasama Dirkrimum dengan stakeholder Kemetrian, LSM Lentera dan Dinas pemberdayaan perempuan dan anak Balikpapan. Awal bahwa ada informasi ada beberapa korban menyampaikan secara tertutup kepada salah satu stakeholder kemudian kita telusuri bekerjasama dan melakukan upaya lidik awal pada tanggal 20 Oktober," ungkap Direktur Reskrimmum Polda Kaltim, Kombes Pol Hilman pada Senin (20/11) lalu.

Berdasarkan penyelidikan sedikitnya ada 9 korban yang diduga sebagai korban pencabulan. Hal itu berdasarkan pengakuan korban dan barang bukti yang diamankan seperti ponsel dan laptop yang digunakan sebagai percakapan.

"Kita langsung datangi para korban ada 9 korban dan ada fakta bahwa ada perbuatan melawan hukum sehingga kita lakukan upaya lidik. Setelah ada fakta kita lakukan pengumpulan saksi dan alat bukti hingga menjadi sidik," bebernya.

Para korban kata Hilman merupakan anggota perkumpulan di bidang lingkungan dan anak-anak yang tersangka pimpin di mana usia korban berkisar 12 hingga 16 tahun.

"Modus operandinya jadi pelaku membujuk korban dengan cara iming-imingi ajak ke rumah atau bertemu di suatu tempat selanjutnya melakukan tindakan tersebut seperti mengoral kemaluan korban bahkan memasukan alat vital," tandasnya. (pri/yud)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 09:01

Disisir Sembilan Jam, Mayat Iqbal Ditemukan

BALIKPAPAN   -  Berkat doa masyarakat Kota Beriman dan kerja keras personel gabungan bersama…

Kamis, 22 Februari 2018 08:53

Tercebur ke Parit saat Main Hujan

BALIKPAPAN   -  Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita bersama untuk selalu menjaga dan mengawasi…

Kamis, 22 Februari 2018 08:49

Orangutan Ditembak Bergiliran

BONTANG   -  Sebanyak 26 adegan rekonstruksi dilakukan oleh empat tersangka penembak orangutan…

Kamis, 22 Februari 2018 08:45

Usai Salat Magrib, Ustaz Hasmi Diteror

BALIKPAPAN  -   Aksi kekerasan dan teror yang dilakukan orang gila di sejumlah daerah terhadap…

Kamis, 22 Februari 2018 08:42

Ujian Berat bagi Tim Antibandit

BALIKPAPAN   -   Waswas, timbul perasaan tidak aman tinggal di Balikpapan yang kini laik mendapat…

Kamis, 22 Februari 2018 08:40

Dua Titik Longsor Terparah

BALIKPAPAN   -  Hujan deras yang mengguyur Kota Beriman kemarin (21/2) dan sehari sebelumnya,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:30

Keseriusan Polisi Diragukan

BALIKPAPAN  -   Wajar saja tingkat kriminalitas di Kota Minyak semakin meresahkan warga.…

Rabu, 21 Februari 2018 09:19

Menantang Mahaguru

SEVILLE  -  Jam terbang entrenador Sevilla Vincenzo Montella di ajang Eropa, apalagi Liga…

Rabu, 21 Februari 2018 09:13

Perbedaan Gendam dan Hipnotis

BALIKPAPAN  -  Kasus pencurian motor dengan modus gendam di Balikpapan, menarik perhatian…

Rabu, 21 Februari 2018 09:11

Awas, Emosi Tidak Stabil Berpotensi Kena Gendam

BALIKPAPAN  -  Fenomena tindak kejahatan gendam tengah marak terjadi di Balikpapan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .