MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:28
Disodomi Enam Tahanan di Balik Jeruji Sel

Tinggalkan Trauma, Kini Ketagihan Brondong

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Lelaki seks lelaki (LSL) atau diberi label gay oleh masyarakat tak hanya “lahir” dari tontonan dan gambar yang mudah diunduh lewat handphone android. Dari tayangan tidak senonoh itu, kemudian ditiru sehingga terjadilah penyimpangan orientasi seksual. Faktor lainnya, trauma masa kecil bisa menjadi pemicu seorang lelaki normal berubah menjadi penyuka sesama jenis untuk diajak berhubungan badan. Seperti yang dialami IS. Pria yang hampir menginjak usia 40 tahun ini, mengklaim diri sebagai LSL padahal dulunya pria normal penyuka wanita.

Nggak tahu, ya? Kalau lihat cewek biasa aja gitu. Suka sih suka, tapi untuk berhubungan (seks, Red) nggak ada minat gitu. Beda sama cowok, apalagi anak-anak cakep, lihat aja anuku bisa berdiri,” kata IS sambil melepas tawa saat berbincang dengan Balikpapan Pos di salah satu kafe di Plaza Balikpapan.

IS mengaku sangat tertarik dengan lelaki berusia di bawah 18 tahun. Sudah berapa kali dia menyetubuhi anak lelaki? Sayangnya, hanya dijawab dengan cengengesan. Dirinya tidak menampik, sebagian besar anak-anak yang ditidurinya masih berstatus pelajar. Namun, dia menegaskan satu hal, “Nggak ada unsur paksaan, loh. Aku ini ngajak suka-sama suka. Kalau nggak mau, ya, udah”.

Menurut IS, dulunya dia cowok normal penyuka perempuan dan punya syahwat, terutama ketika melihat bagian yang sensitif pada tubuh wanita. Saat berusia 13 tahun ketika bersekolah di Bogor, dia tersangkut kasus hukum sehingga sempat mendekam di sel tahanan kepolisian. Walaupun hanya ditahan satu malam, di balik jeruji besi itulah, awal perubahan orientasi seksualnya bermula.

“Malam, nggak tahu jam berapa, pokoknya udah sepi aja. Aku dibegituin (disodomi, Red) sama tahanan. Ingat betul aku, ada enam pria yang begituin, aku digilir. Sejak itu hampir seminggu aku tiap berak sakit betul, sampai ada darahnya,” aku IS.

Dia tidak berani melaporkan kejadian memalukan itu kepada polisi, karena mendapat ancaman akan dibunuh oleh para pelaku. Saat akan disodomi, seorang pria membekap mulutnya dari belakang, kemudian mendorongnya mepet ke dinding penjara. Tahanan pria lainnya ada yang memeloroti celananya, ada yang mengeluarkan ancaman akan dibunuh serta meminta dirinya untuk diam tanpa perlawanan. Tahanan yang membekap mulutnya itulah yang pertama kali menghilangkan keperjakaan IS dalam posisi berdiri. Kemudian disusul lima tahanan lainnya, namun berubah posisi tengkurap di lantai. “Selain rasa sakit di dubur, aku kok udah hilang nafsu kalau lihat cewek. Lihat cowok malah suka, apalagi ganteng, bikin terangsang,” ujar dia.

IS yang kini menjadi seorang pengusaha di Balikpapan, mengaku sudah beberapa kali mengajak anak-anak untuk berhubungan badan dengan iming-iming uang. Namun, tidak pernah ada unsur paksaan alias suka sama suka. Sekali kencan tarif termurah Rp 250 ribu, termahal bisa sampai Rp 1 juta.    

“Brondong perjaka bisa sampai Rp 1 juta. Kalau yang udah sering digituin, Rp 250 ribulah yang paling murah,” bebernya.

Apakah Anda tidak merasa menyesal, apalagi anak yang disetubuhi telah berubah menjadi LSL? “Nyesal ya pasti, tapi gimana lagi? Aku sama cewek, ya, gitu aja. Enggak ada keinginan mau hubungan badan. Terus gimana?” jawab IS.

Pria yang taat beribadah ke gereja ini mengaku telah mempekerjakan sejumlah LSL sebagai karyawannya.  Dia mengklaim itu sebagai salah satu bentuk penebusan dosa. Di usianya yang tergolong senja, sampai sekarang IS belum menikah. Dia khawatir penyimpangan perilaku seksualnya akan terbongkar oleh sang istri, apalagi tidak merasakan birahi walau melihat bagian yang sensitif dari bagian tubuh wanita.

Seandainya pernikahan sesama lelaki dilegalkan, apa Anda mau? IS secara tegas menyatakan siap untuk berumah tangga dengan pria idamannya. Menurut dia, dilegalkannya pernikahan sesama jenis bisa menjamin LSL untuk tidak jajan dan mencari brondong lagi. “LSL itu bisa lebih setia dibanding lelaki normal loh, ya? Tapi di kita kan nikah begitu dilarang. Ya, mending jajan,” tutupnya. (yud/k1)       

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 09:30

Keseriusan Polisi Diragukan

BALIKPAPAN  -   Wajar saja tingkat kriminalitas di Kota Minyak semakin meresahkan warga.…

Rabu, 21 Februari 2018 09:19

Menantang Mahaguru

SEVILLE  -  Jam terbang entrenador Sevilla Vincenzo Montella di ajang Eropa, apalagi Liga…

Rabu, 21 Februari 2018 09:13

Perbedaan Gendam dan Hipnotis

BALIKPAPAN  -  Kasus pencurian motor dengan modus gendam di Balikpapan, menarik perhatian…

Rabu, 21 Februari 2018 09:11

Awas, Emosi Tidak Stabil Berpotensi Kena Gendam

BALIKPAPAN  -  Fenomena tindak kejahatan gendam tengah marak terjadi di Balikpapan.…

Rabu, 21 Februari 2018 09:08

Berharap Dermaga Lanal Dilanjutkan

BALIKPAPAN  -   Hari ini (21/2), jabatan komandan Lanal Balikpapan akan diisi pejabat…

Rabu, 21 Februari 2018 09:05

Tergolong Sihir, Hukumnya Haram

BALIKPAPAN  -  Sebagian orang menganggap gendam merupakan ilmu yang dapat dipelajari…

Selasa, 20 Februari 2018 09:52

Cuaca Ekstrem Warnai Penemuan Fendi

BALIKPAPAN   -  Hari ketiga pencarian korban tenggelam, Nurfendi (46), akhirnya membuahkan…

Selasa, 20 Februari 2018 09:51

Terapkan Aturan Kemenhub, Pemancing Wajib Pakai Life Jacket

BALIKPAPAN  -  Setiap orang punya hobi. Namun, menyalurkan hobi juga butuh perhitungan. Terlebih…

Selasa, 20 Februari 2018 09:48

Cuaca Ekstrem, Waspada Pohon Tumbang

PENAJAM  -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau…

Selasa, 20 Februari 2018 09:45

Polda Kaltim Resmikan Tiga Satgas

Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mewaspadai adanya kecurangan pada Pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .