MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Kamis, 04 Januari 2018 08:19
Harga Rumah "Jokowi" Naik 5 Persen

Rp 142 Juta, Berlaku Sejak 1 Januari 2018

HARGA NAIK: Sejak 1 Januari 2018, harga rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah resmi naik

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Mengawali tahun 2018, harga unit rumah sederhana tapak untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), resmi naik. Dari Rp 135 juta tahun lalu menjadi Rp 142 juta. Hal ini turut dibenarkan Ketua Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) DPD Kaltim Sunarty Amirullah di sela aktivitasnya, Rabu (3/1). "Kenaikan berlaku sejak 1 Januari," ucapnya.

Kenaikan harga rumah melalui skema dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo, untuk kali kedua sejak program bergulir tahun 2016.

Awalnya, hunian bersubsidi yang dikembangkan lewat program sejuta rumah dibandrol Rp128 juta. Meski harga naik, permintaan diyakini tetap menebal. Itu tercermin dari target pembangunan yang dipatok Apersi tahun 2018 yakni sebanyak 6 ribu unit. "Itu sesuai dengan izin pembangunan yang kami dapat," ucapnya. Jumlah itu meningkat dua kali lipat dari realisasi tahun 2016. Yakni sebanyak 2.900 unit dari 3.500 unit yang ditargetkan.

Dia menjelaskan, minimnya fasilitas umum yang membuat realisasi di bawah harapan. Meliputi akses jalan dan jaringan air laik konsumsi. Dukungan pemerintah pun dibutuhkan agar target pembangunan tercapai.

Optimisme akan tingginya permintaan rumah murah juga dibenarkan Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan Eddy Djuwaedi. Tengok saja daftar antrean atas hunian bersubsidi yang dikembangkannya. Mencapai 3 ribu konsumen hingga akhir tahun 2017. "Target tahun lalu 1.000 unit tapi karena faktor cuaca hanya 700 unit," sebutnya.

Tak heran, bila sejumlah penggembang anggota REI memilih banting stir mengikuti tren pasar. Dari rumah menengah beralih membangun rumah sederhana tapak. Selain didorong gelombang animo yang cukup tinggi, juga disebabkan lesunya penjualan rumah kelas menengah apalagi di tengah situasi perekonomian yang masih melemah.

Pasalnya, segmen rumah kelas menengah tidak hanya bagi pembeli yang membutuhkan hunian tapi juga untuk investasi. Langkah berinvestasi sangat tergantung dengan kondisi perekonomian.

Sedangkan konsumen rumah murah, dilatar belakangi kebutuhan dan merupakan rumah pertama. (dra)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 08:15

Pilkada, Bisnis Percetakan Raih Berkah

BALIKPAPAN   -  Percetakan salah satu jenis usaha yang paling diuntungkan di ajang perebutan…

Jumat, 19 Januari 2018 08:14

Bidik Gelar Market Leader SUV

BALIKPAPAN  - Setelah dibuat penasaran, Kamis (18/1), Daihatsu All New Terios resmi mengaspal di…

Jumat, 19 Januari 2018 08:13

Februari, Pelindo Operasikan Area Komersil

BALIKPAPAN   -  Diperkirakan mulai Februari mendatang, area komersil gedung terminal penumpang…

Kamis, 18 Januari 2018 08:19

Tahun Politik, Momentum Kenaikan Penjualan Kendaraan

BALIKPAPAN   -  Menargetkan pertumbuhan 14 persen, Astra Motor Honda memanfaatkan momentum…

Kamis, 18 Januari 2018 08:16

Peran Bulog sebagai Importir Disorot CIPS

JAKARTA   -  Lembaga for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyoroti peran Perum Bulog sebagai…

Rabu, 17 Januari 2018 08:16

Jatah Beras Impor, Bulog Sebut Disesuaikan Kebutuhan

BALIKPAPAN  -  Seperti yang jamak diberitakan, Perum Bulog ditunjuk sebagai importir menggantikan…

Rabu, 17 Januari 2018 08:13

Menebak Perekonomian di Tahun Politik

BALIKPAPAN  -  Disebut sebagai tahun politik menyusul digelarnya pesta demokrasi, pilkada…

Rabu, 17 Januari 2018 08:12

Dua Tugboat Dilarang Berlayar

BALIKPAPAN   -  Hingga Maret, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Semayang…

Selasa, 16 Januari 2018 08:05

Pedagang Sebut Beras Medium Bulog Kurang Diminati

BALIKPAPAN   -  Beras medium yang digelontorkan Perum Bulog ke pengecer dan distributor melalui…

Selasa, 16 Januari 2018 08:03

Impor Jelang Musim Panen

BALIKPAPAN  -  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memastikan akan ikut memantau distribusi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .