MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Kamis, 04 Januari 2018 08:19
Harga Rumah "Jokowi" Naik 5 Persen

Rp 142 Juta, Berlaku Sejak 1 Januari 2018

HARGA NAIK: Sejak 1 Januari 2018, harga rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah resmi naik

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Mengawali tahun 2018, harga unit rumah sederhana tapak untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), resmi naik. Dari Rp 135 juta tahun lalu menjadi Rp 142 juta. Hal ini turut dibenarkan Ketua Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) DPD Kaltim Sunarty Amirullah di sela aktivitasnya, Rabu (3/1). "Kenaikan berlaku sejak 1 Januari," ucapnya.

Kenaikan harga rumah melalui skema dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo, untuk kali kedua sejak program bergulir tahun 2016.

Awalnya, hunian bersubsidi yang dikembangkan lewat program sejuta rumah dibandrol Rp128 juta. Meski harga naik, permintaan diyakini tetap menebal. Itu tercermin dari target pembangunan yang dipatok Apersi tahun 2018 yakni sebanyak 6 ribu unit. "Itu sesuai dengan izin pembangunan yang kami dapat," ucapnya. Jumlah itu meningkat dua kali lipat dari realisasi tahun 2016. Yakni sebanyak 2.900 unit dari 3.500 unit yang ditargetkan.

Dia menjelaskan, minimnya fasilitas umum yang membuat realisasi di bawah harapan. Meliputi akses jalan dan jaringan air laik konsumsi. Dukungan pemerintah pun dibutuhkan agar target pembangunan tercapai.

Optimisme akan tingginya permintaan rumah murah juga dibenarkan Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan Eddy Djuwaedi. Tengok saja daftar antrean atas hunian bersubsidi yang dikembangkannya. Mencapai 3 ribu konsumen hingga akhir tahun 2017. "Target tahun lalu 1.000 unit tapi karena faktor cuaca hanya 700 unit," sebutnya.

Tak heran, bila sejumlah penggembang anggota REI memilih banting stir mengikuti tren pasar. Dari rumah menengah beralih membangun rumah sederhana tapak. Selain didorong gelombang animo yang cukup tinggi, juga disebabkan lesunya penjualan rumah kelas menengah apalagi di tengah situasi perekonomian yang masih melemah.

Pasalnya, segmen rumah kelas menengah tidak hanya bagi pembeli yang membutuhkan hunian tapi juga untuk investasi. Langkah berinvestasi sangat tergantung dengan kondisi perekonomian.

Sedangkan konsumen rumah murah, dilatar belakangi kebutuhan dan merupakan rumah pertama. (dra)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 08:16

Sambut Ramadan, PLN Area Launching Layanan PS4 dan Mobile

BALIKPAPAN   - Jelang bulan Ramadan, PLN Area Balikpapan menunjukkan komitmen peningkatan…

Jumat, 20 April 2018 08:14

Kios H Rapi’i Sediakan Sepatu dan Sandal

BAGI Anda warga Balikpapan, jika ingin membeli sepatu dan sandal berkualitas dan harga paling murah,…

Kamis, 19 April 2018 08:20

30 April Batas Lapor SPT WP Badan

BALIKPAPAN   -   Program pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh untuk wajib…

Kamis, 19 April 2018 08:16

Harga Telur dan Daging Ayam Naik Jelang Ramadan

PERTENGAHAN  Mei nanti sudah masuk Ramadan. Nah, menjelang Ramadan, harga-harga bahan pangan mulai…

Kamis, 19 April 2018 08:13

Mengintip Peringatan Hari Kartini

BALIKPAPAN   -   Identik dengan perayaan Hari Kartini, mal bersaudara e.Walk dan…

Kamis, 19 April 2018 08:13

Koperasi Syariah Akan Diberi Kemudahan

PEMERINTAH  melalui Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan siap memberikan kemudahan kepada koperasi-koperasi…

Rabu, 18 April 2018 08:33

OJK Ajak Masyarakat Investasi

BALIKPAPAN  -   Survei inklusi keuangan nasional oleh Otiritas Jasa Keuangan (OJK) mneunjukkan…

Rabu, 18 April 2018 08:31

Kontribusi Luas Panen Padi Luar Jawa Meningkat

TERJADI  pergeseran kontribusi luas panen padi nasional dari Jawa ke luar Jawa selama lima tahun…

Rabu, 18 April 2018 08:30

Usul Batas Transaksi Uang Kartal Rp 20 Juta

JAKARTA  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembatasan Transaksi Uang Kartal mendesak…

Rabu, 18 April 2018 08:28

1.000 Pesantren Bakal Punya Ummart Tahun Ini

HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melihat peluang usaha baru di sektor ritel ditandai dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .