MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Senin, 08 Januari 2018 08:25
Pertalite dan Pertamax Unggul Tipis dari Premium

Realisasi Konsumsi Gasoline Tahun 2017 di Kalimantan

KONSUMSI: meski mencatatkan pertumbuhan signifikan, pertalite dan pertamax hanya unggul tipis dari premium

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Sepanjang tahun 2017, pertalite mencatatkan peningkatan konsumsi fantastis mengalahkan produk gasoline atau bensin milik Pertamina lainnya yakni pertamax. Berdasarkan data yang dilansir PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan, volume peningkatan pertalite mencapai 173 persen. Dari 95.363 kilo liter (KL) tahun 2016 menjadi 261.169 KL tahun 2017. (Data lengkap lihat boks).

"Ini menandakan, kesadaran masyarakat untuk bahan bakar yang lebih berkualitas meningkat, sesuai dengan yang dipersyaratkan kendaraan saat ini," seru Region Manager Communication & CSR area Kalimantan Yudi Nugraha dihubungi di sela aktivitasnya, Minggu (7/1).

Perolehan itu, lanjutnya, sesuai target yang dibebankan. Adapun tingkat konsumsi pertamax selama tahun 2017 mencapai 63.545 KL. Naik 44 persen dari tahun 2016.

Laju peningkatan kedua bahan bakar tersebut pun sukses menekan konsumsi premium. Yakni turun 59 persen dari tahun lalu.

Kendati demikian, komposisi pertalite dan pertamax tak serta merta mendominasi. Dari total 637.329 KL penjualan gasoline di Kalimantan tahun lalu, pertalite dan pertamax unggul tipis mencapai 50,9 persen sedangkan premium 49 persen.

Berbanding terbalik dengan gasoline, untuk konsumsi gasoil atau diesel sepanjang tahun 2017, dexlite dan pertadex yang merupakan produk diesel milik perseroan, belum mampu memukul mundur dominasi solar.

Tercatat, komposisi solar mencapai 87,8 persen dari total penjualan 204.959 KL gasoil di Kalimantan. Sedangkan dexlitemenguasai 11,6 persen setelah mencatatkan pertumbuhan konsumsi 123 persen dari tahun lalu. Sisanya pertadex, yang hanya 0,6 persen. "Penggunaan pertadex memang masih sedikit karena populasi kendaraannya juga belum banyak. Pertadex diproduksi untuk kendaraan diesel kelas premium," pungkasnya. (dra)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 09:19

Jembatan Balikpapan-PPU Gerus Pasar Feri

BALIKPAPAN - Hadirnya Jembatan Pulau Balang dan Melawai–Nipah-Nipah diprediksi akan…

Rabu, 21 November 2018 09:17

Hari Ini, Batik Air Mendarat di Bandara APT Pranoto

SAMARINDA – Pesawat Batik Air  dengan kode penerbangan ID member…

Selasa, 20 November 2018 10:00

Pelindo I Dapat Utang Rp 1,3 T

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo 1 melakukan…

Selasa, 20 November 2018 09:58

Izin Terbit, 100 Ribu Ton Jagung Brasil dan Argentina Masuk RI

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan surat persetujuan impor…

Selasa, 20 November 2018 09:57

Betah di Zona Nyaman

BALIKPAPAN - Betah di zona nyaman, satu dari sejumlah karakter…

Selasa, 20 November 2018 09:55

Kemampuan Ekonomi Lokal Akan Tergerus Pemodal Besar

BALIKPAPAN - Jamak diwartakan, Presiden RI Joko Widodo mengizinkan asing…

Senin, 19 November 2018 09:43

Ritel Offline Makin Akrab dengan Dompet Digital

BALIKPAPAN - Seakan tak mau kalah dengan ritel online, peritel…

Senin, 19 November 2018 09:42

Dinas Perkebunan Dorong Diversifikasi Energi lewat POME

BALIKPAPAN - Sebagai provinsi penghasil minyak sawit terbesar, Kaltim tengah…

Senin, 19 November 2018 09:41

Rupiah Menguat, Pemerintah dan BI Harus Tetap Antisipatif

JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali menguat sejak awal pekan…

Sabtu, 17 November 2018 00:50

Brand Fashion Perlu Orisinalitas

BALIKPAPAN  -  Bisnis fashion di Kota Balikpapan rupanya cukup dianggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .