MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Senin, 08 Januari 2018 09:42
Polres Ringkus Kawanan Pengedar Narkoba
MENDEKAM: Polisi mengamankan empat pengedar narkoba beserta barang bukti puluhan gram sabu-sabu.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Satreskoba Reskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) meringkus empat kawanan pengedar narkoba di dua tempat berbeda, Sabtu (6/1) sore. Keempat pengedar teresebut, yakni Heru Firmansyah (18) warga Desa Gunung Makmur, Kecamatan Babulu PPU, Hendrik Syuhadi (29) dan Hadiyansyah (27) warga Desa Rintik, Kecamatan Babulu serta Abdul Basid warga Desa Gunung Putar, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser.

 Pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap obat-obatan terlarang ini bermula dari informasi dari warga setempat. Bahwa di wilayah Kecamatan Babulu, khususnya di Desa Gunung Intan sering terjadi teransaksi narkoba. Setelah itu pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Sekira pukul 16.30 Wita, Heru ditangkap di sebuah warung di Desa Gunung Intan.

Berdasarkan hasil penggeledahan, ditemukan satu paket narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,23 gram.

 “Barang bukti milik tersangka ditemukan di kantong jaket bagian depan sebelah kiri,” kata Kasat Narkoba Polres PPU Iptu Tri Riswanto pada media ini, Minggu (7/1).

 Setelah tersangka Heru ditangkap, Satreskoba langsung melakukan pengembangan dan polisi mengantongi tiga nama pelaku lainnya. Kemudian satreskoba begeser ke wilayah Desa Gunung Putar, Long Kali, Paser, karena ketiga pelaku pada saat itu sedang berada di wilayah perbatasan antara Paser dengan PPU ini. Sekira 30 menit setelah Heru ditangkap, polisi berhasil menangkap tiga pelaku narkoba dis alah satu rumah di Desa Gunung Putar.

 Dari hasl penggeledahan ditemukan barang bukti 13 paket sabu-sabu seberat 21,29 gram.

Selain sabu, petuga juga mengamankan barang bukti lainnya berupa alat isap, telepon genggam dan uang tunai Rp 890 ribu.  “Pelaku yang ditangkap di Gunung Putar, yakni Hendrik, Hadiyansyah dan Abdul Basid,” ungkapnya.

 Tri Riswanto menyatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus peredaran gelap obat-obatan terlarang ini. “Kita masih mengembangkan, termasuk jalur masukkan barang tersebut,” tandasnya. (kad/san)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .