MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Selasa, 09 Januari 2018 09:14
Dua Pegawai Positif Narkoba

RSUD Gelar Tes Urine

PROKAL.CO, PENAJAM - Dua pengawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penajam Paser Utara (PPU) dinyatakan positif narkoba setelah menjalani tes urine di ruang laboratorium RSUD, Senin (8/1). Tes urine seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga harian lepas (THL) dilaksanakan selama tiga hari. Pada hari pertama, sekira 200 lebih pegawai yang menjalani tes urine. Dua orang di antaranya dinyatakan positif narkoba.

Direktur RSUD dr. Jansje Grace Makisurat membenarkan, dua pegawaianya positif narkoba. Namun, ia mengaku belum mengetahui identitas dan status kepegawaian kedua pegawai tersebut. Apakah berstatus sebagai ASN atau THL. “Kita belum tahu orangnya yang mana. Karena tes urine itu bersifat kode,” kata Grace Makisurat pada media ini.

Dua pegawai yang positif narkoba ini nantinya akan dilaporkan ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), sekkab dan wakil bupati. Grace Makisurat menegaskan, jika kedua pegawai yang positif narkoba itu berstatus sebagai THL. Maka manajemen RSUD akan memberikan sanksi pemecatan. Namun, jika berstatus sebagai ASN atau PNS, RSUD akan menyerahkan sepenuhnya kepada BKPP, sekkab, wakil bupati dan bupati. “Kalau yang bersangkutan THL, kontraknya tidak akan diperpanjang. Kalau PNS akan dikoordinasikan kepada BKPP dan wakil bupati,” tuturnya.

Bukan kali ini saja pegawai rumah sakit ada yang positif narkoba. Grace Makisurat mengungkapkan, tes urine yang dilakukan pada 2016 dan 2017, terdapat tiga THL yang positif narkoba. “Sudah ada tiga THL yang dipecat karena positif narkoba,” ungkapnya.

Tes urine ini masih akan berlanjut pada Selasa (9/1) sampai Rabu (10/1). Karena dari 510 pegawai RSUD, baru 200 lebih pegawai yang ikut tes urine. “Tidak bisa sekaligus dilaksanakan. Karena ada pegawai yang baru masuk siang dan malam,” jelasnya.

Kegiatan pemeriksaan narkoba ini menjadi agenda rutin RSUD yang mulai dilaksanakan 2016 lalu. Tes urine ini juga menjadi syarat utama bagi THL yang ingin memperpanjang kontrak kerja. “Setiap Desember THL memasukkan lamaran perpanjangan kontrak. Nah, sebelum penetapan dites urine dulu. Yang positif narkoba jelas tidak akan diperpanjang kontraknya,” tegas Grace Makisurat.

Selain itu, pemeriksaan ini juga merupakan bagian dari pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pengawai RSUD. Menurut Grace Makisurat, pengguna barang-barang terlarang ini akan mempegaruhi etos kerja. “Tujuan kami adalah untuk mendapatkan sumber daya manusia sehat jasmani dan rohani. Karena kita menginginkan pelayanan berkualitas. Kalau pegawai yang kecanduan narkoba maka kerjanya tidak benar, sering tidak masuk dan cepat pulang. Jadi, kerjanya tidak beres,” tandasnya. (kad/san)

 

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .