MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Rabu, 10 Januari 2018 07:59
Beredar Video “SMK Bergoyang” Susulan

Durasi Lebih Panjang, Polisi Buru Pengunggah

PROKAL.CO, NGAWI  –  Pelaku penyebar video panas ‘‘SMK bergoyang‘‘ seolah mengejek petugas Polres Ngawi. Betapa tidak, belum kelar penyelidikan film yang diduga diperankan sepasang pelajar SMK negeri dan swasta, warga Ngawi kembali dihebohkan film yang diperankan pelajar yang sama. Bedanya, durasinya lebih panjang.

Penelusuran Jawa Pos Radar Ngawi, ada dua file video layak sensor yang beredar. Kedua film yang muncul bekalangan mengambil setting lokasi sama. Yakni, sebuah kamar di rumah khas pedesaan Ngawi. Dinding kamar berupa tumpukan batu bata dan berlabur cat putih. Dua stiker bertuliskan Surya tampak menempel sebagai hiasan kamar. ‘’Baru dapat hari ini (film porno,Red), beredar melalui aplikasi WhatsApp,’’ kata TH, salah seorang warga kawasan Ngawi selatan kemarin (9/1).

Dalam film berdurasi satu menit dan 57 detik itu, wajah kedua pemeran terlihat jelas. Itu berbeda dengan file film berdurasi 37 detik dan satu menit 45 detik yang menonjolkan wajah pemeran perempuan yang diduga P, salah seorang siswi SMKN di Ngawi. ‘’Kalau melihat tiga film itu memang saling terkait. Kayaknya sengaja dipotong-potong untuk disebar. Yang disebar pertama ending dari film itu,’’ beber TH.

Pria itu mengakui ada kesamaan antara file pertama dan part II dan III. Selain wajah pemeran perempuan, juga lokasi pembuatan film. P dan D, kekasihnya, terlihat beradegan panas di atas kasur kapuk berwarna merah tanpa seprai; dengan bantal warna merah marun. ‘’Sudah banyak beredar di masyarakat, pemuda sini sudah punya semua,’’ ungkap TH.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Maryoko mengakui adanya dua video susulan yang beredar. Pihaknya mengklaim sudah mengantongi ketiga file film yang meresahkan warga Ngawi itu. Korps baju cokelat kini fokus memburu pelaku penyebaran maupun pengunggah film panas ber-title SMK bergoyang ini. Polisi tak segan menjerat pelaku penyebaran maupun pengunggah video porno itu dengan pasal 45 juncto pasal 27 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 11 Tahun 2008. ‘’Penggugah dapat dikenai hukuman berat, ancamannya enam tahun penjara,’’ terangnya.

Maryoko menyatakan kasus tersebut kini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA). Hanya saja, hingga kemarin kedua pemeran yang disebut-sebut P dan D belum dimintai keterangan petugas. Sebab, polisi masih meyakini ada pihak lain yang diduga terlibat dalam penyebarannya. ‘’Kami akan dalami. Selain pemeran, saksi lain juga kami dalami,’’ lanjut Maryoko.

Dalam pemeriksaan, nantinya keterangan P dan D bakal dikupas habis. Mulai lokasi pembuatan hingga pihak lain yang terlibat dalam pembuatan video. Apakah hanya keduanya atau ada pihak lain. ‘’Siapa yang mengunggah hingga video itu beredar. Apakah pemeran termasuk yang mengunggah, nanti akan kami dalami,’’ paparnya.

Diberitakan sebelumnya, aktris video mesum yang diduga diperankan sepasang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Ngawi mulai menemui titik terang. Setelah pihak sekolah memanggil P, siswi kelas X SMK negeri itu. Terkuak fakta jika film berdurasi 37 detik itu diproduksi saat siswi belia tersebut masih duduk di bangku SMP. ‘’Pengakuannya dibuat sudah lama, saat dia (P, Red) masih SMP,’’ ujar Sutrisno, humas di sekolah tersebut. (odi/pra/jpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 08:04

Bos Abu Tours Cuci Uang Jemaah Rp 1,2 T

MAKASAR   -   Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa bos Abu Tours, Hamzah Mamba menggunakan uang…

Kamis, 20 September 2018 08:02

Polisi Bongkar Penjualan Obat Ilegal

JAKARTA   -   Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap…

Kamis, 20 September 2018 08:01

Patah AS, Bahu ANS Nyungsep

INDERALAYA  -  Sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) ANS jurusan Jakarta-Padang Bukti…

Kamis, 20 September 2018 08:00

Kolor Ijo Teror Warga Sidrap

SIDRAP  --  Isu kolor ijo masih menghantui warga Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe,…

Kamis, 20 September 2018 07:58

Bocah Perempuan Nyaris Diculik Pria Bermotor

Bandung   -  Bocah perempuan berusia 10 tahun nyaris diculik dua pria bermotor di Kota Bandung.…

Rabu, 19 September 2018 07:43

Zulkifli Hasan Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli…

Rabu, 19 September 2018 07:42

Luhut Jawab Tudingan Ratna

JAKARTA  -  Ratna Sarumpaet menuding pemerintahan Jokowi memblokir dana nasabah untuk bantuan…

Rabu, 19 September 2018 07:41

Novanto Sibuk Tagih Utang

JAKARTA  -  KPK menyebut keluarga Setya Novanto akan menjual rumah di Cipete untuk membayar…

Rabu, 19 September 2018 07:40

Guru Gontor Asal Malaysia Tewas

Jombang  -  Muhammad Nukman (20), seorang guru bantu Pondok Pesantren Gontor III, Kediri berkewarganegaraan…

Rabu, 19 September 2018 07:39

Mahasiswa Tutup Jalan Dago

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung menuntut Presiden…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .