MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Rabu, 10 Januari 2018 08:18
Bulog Gandeng Distributor dan Pengece
OPERASI PASAR: Kepala Divre Bulog Muhammad Anwar (kiri) saat berdialog dengan pedagang di Pasar Klandasan di sela OP, kemarin

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Bulog Divisi Regional (Divre) Kaltim dan Kaltara (Kaltimra) berhasil menghimpun 13 pelaku usaha di Balikpapan sebagai mitra penjualan beras medium dalam rangka operasi pasar (OP) yang digelar serentak secara nasional, Selasa (9/1). "Lima di antaranya merupakan distributor dan sisanya, delapan mitra berstatus pengecer," kata Kepala Divre Muhammad Anwar dijumpai di kantornya, Selasa (9/1).

Melalui mitra barunya, total beras yang terserap kemarin mencapai 15 ton dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dipatok Rp 9.850 per kilogram (Kg). Volume beras yang akan diserap pasar diproyeksi bertambah dihari berikutnya seiring meningkatnya jumlah mitra.

Keterlibatan pedagang dalam kegiatan OP merupakan kali pertama. Sebelumnya, Bulog mendistribusikan cadangan beras pemerintah (CBP) secara mandiri di pasar-pasar dan lokasi strategis lainnya, didampingi pemerintah kota (Pemkot).

"Mengikut sertakan pedagang agar tidak merusak mata rantai distribusi. Dan kehadiran Bulog sebagai BUMN pangan, untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok," ujarnya menenangkan. Itu sebabnya, Anwar memastikan tidak akan menyalurkan pasokan di wilayah yang sudah dijangkau jaringan mitra para distributor. Hanya saja untuk pedagang, pasar tradisional menjadi sasaran utama penyaluran berasnya.

Dia pun memastikan, kegiatan OP tidak akan mempengaruhi ketahanan pangan. Tercatat, pasokan berasnya cukup hingga 8 bulan ke depan dengan asumsi kebutuhan rastra 1.436 ton per bulan di Kaltimra. Itu belum termasuk tambahan stok sebanyak 1.000 ton yang akan didistribusikan dari Pare-Pare menuju Bulog Samarinda.

Adapun pelaksanaan OP dicetus dalam rangka menstabilkan harga beras yang tengah melambung dipasaran. Dalam rangka memudahkan masyarakat memperoleh beras harga terjangkau, Buloh melabeli tiap toko dan distributor dengan keterangan HET.

Pantauan Balikpapan Pos di Pasar Klandasan dan Pasar Pandansari kemarin, rata-rata kenaikan harga berkisar Rp 500 hingga Rp1.000 per kg. Kenaikan terjadi sejak pertengahan Desember lalu.

Terpisah, pemilik distributor dan toko HST H Sultan di Pandansari yang tercatat sebagai mitra OP Bulog mengaku menyerap sebanyak 7,5 ton.

"Kalau permintaan meningkat akan kami tambah," jawabnya dijumpai Balikpapan Pos, kemarin.

Pasokan beras Bulog, lanjutnya hadir untuk menjaga ketersediaan pasokan di tengah sulitnya mendapatkan stok. Baik dari Sulawesi maupun Pulau Jawa.

"Sekarang untuk order beras Surabaya belum tentu dilayani. Order hari ini, kemungkinan 10 hari baru dilayani dan harganya pun sudah tinggi," serunya.

Disebutkan, sebanyak 50 ton beras asal Sulawesi dipasok setiap bulannya dan beras asal Surabaya sebanyak 25 ton.

Saat ini termurah, harga beras Sulawesi dibandrol Rp 270 ribu per sak dari Rp 245 ribu. Sedangkan beras asal Surabaya, termurah dibandrol Rp 315 ribu dari sebelumnya Rp 290 ribu per sak.

Sementara itu, ihwal OP melalui pelaku usaha disambut antusias pedagang. Mulyadi, pedagang sembako kawasan Pasar Klandasan misalnya. "Kalau kualitasnya (beras Bulog, Red) bagus pasti pengaruh (permintaan tinggi, Red) karena harga beras lainnya naik sedangkan beras Bulog cuma Rp 9.850 per kg," paparnya.

Dikatakannya, beras asal Sulawesi termurah saat ini dibandrol Rp 12 ribu per kg. "Karena itu stok bulan sebelumnya. Kalau pengambilan baru harganya sudah Rp 12.500 per kg," rincinya.

Beras cap Mangga yang disebutnya menjadi primadona pelanggannya dikabarkan dalam waktu dekat akan kembali naik. "Kemasan 5 Kg sekarang Rp 68 ribu sebelumnya Rp 62 ribu. Infonya akan naik lagi, Rp 1.000," urainya menggebu.  Sedangkan beras asal Surabaya, masih menurut dia, dibandrol Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kg.

Sebagai tahap awal, ia menyerap beras Bulog edisi OP sebanyak 250 kg. (dra)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 08:38

Tujuh Hidangan Pasta Terbaru selama Januari

BALIKPAPAN   -  Setelah sukses menghimpun banyak peminat sejak menghadirkan pasta sebagai…

Senin, 22 Januari 2018 08:36

Pertamina Cari Mitra di East Natuna

JAKARTA  –   PT Pertamina (Persero) sedang mencari mitra untuk mengembangkan Blok East…

Senin, 22 Januari 2018 08:33

Klaim Terjual 35 Unit saat Launching

BALIKPAPAN  - Sejak resmi mengaspal lewat peluncuran yang digelar Kamis (18/1) lalu di e.Walk Balikpapan…

Sabtu, 20 Januari 2018 08:09

Emas Seri Imlek, Desain Shio Anjing dan Lampion

BALIKPAPAN   -  Menyambut Tahun Baru Imlek 2569, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meluncurkan…

Sabtu, 20 Januari 2018 08:07

Pertumbuhan Kredit 2017 Lesu

JAKARTA  -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pertumbuhan kredit sebesar 8 persen…

Jumat, 19 Januari 2018 08:15

Pilkada, Bisnis Percetakan Raih Berkah

BALIKPAPAN   -  Percetakan salah satu jenis usaha yang paling diuntungkan di ajang perebutan…

Jumat, 19 Januari 2018 08:14

Bidik Gelar Market Leader SUV

BALIKPAPAN  - Setelah dibuat penasaran, Kamis (18/1), Daihatsu All New Terios resmi mengaspal di…

Jumat, 19 Januari 2018 08:13

Februari, Pelindo Operasikan Area Komersil

BALIKPAPAN   -  Diperkirakan mulai Februari mendatang, area komersil gedung terminal penumpang…

Kamis, 18 Januari 2018 08:19

Tahun Politik, Momentum Kenaikan Penjualan Kendaraan

BALIKPAPAN   -  Menargetkan pertumbuhan 14 persen, Astra Motor Honda memanfaatkan momentum…

Kamis, 18 Januari 2018 08:16

Peran Bulog sebagai Importir Disorot CIPS

JAKARTA   -  Lembaga for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyoroti peran Perum Bulog sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .