MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Rabu, 10 Januari 2018 09:12
Bantu Pasien Duafa Dirujuk ke RSKD

Rumah Singgah Pasien di Strat 3 Gunung Samarinda

PROGRAM KEMANUSIAAN: Staf Ahli Bidang Sosial Pemkot drg Dyah Muryani memotong pita tanda diresmikannya Rumah Singgah Pasien bagi kaum duafa di Gunung Samarinda.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN –  Keberadaan Rumah Singgah Pasien Kaum Duafa di Strat 3 Gunung Samarinda benar-benar dirasakan manfaatnya. Tercatat sudah banyak pasien yang menggunakan, mulai dari Paser, PPU, hingga Kalimantan Selatan. Rata-rata, pasien berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.Kepala Saat launching sepekan lalu, Kepala IZI Perwakilan Kaltim Muhammad Ardani mengatakan, RSP sudah didatangi dan dihubungi sejumlah keluarga pasien dari dalam maupun luar kota sejak dua hari pasca publikasi pertama kali. Beberapa pasien yang sudah singgah berasal dari Paser, PPU, Sepaku, bahkan Kalimantan Selatan.

“Semoga ada bantuan juga dari Dinas Kesehatan kota. Sementara kami siapkan 10 bed plus untuk keluarga pasien,” jelasnya.


IZI Perwakilan Kaltim berharap RSP dapat memberi kemudahan bagi masyarakat Kaltim. “Amanah Kemenag untuk bisa ngangkat Kaltim, kami jawab dengan rumah singgah. Dengan ini, dana zakat bisa dirasakan masyarakat Kaltim,” katanya.


Sementara itu, Staf Ahli Bidang Sosial Pemkot Balikpapan Diah Muryani yang mewakili Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menegaskan, pihaknya akan mendukung IZI Kaltim untuk program RSP ini. Banyak penyakit dari pasien menengah ke bawah yang membutuhkan perawatan berkelanjutan, seperti kanker, jantung, dan kelainan bawaan.

“Wali kota menyambut baik. Selama ini sudah ada rumah singgah semacam ini, tapi membayar. Dilematis juga untuk pasien menengah ke bawah. Kalau cuma sehari tidak masalah. Kalau berhari-hari, belum lagi bayar makan, ini memberatkan. Apalagi kalau tidak mampu, padahal Balikpapan sudah jadi kita rujukan kesehatan. Di sini ada 13 rumah sakit, termasuk RSUD Provinsi Kaltim dan RSUD Kota Balikpapan. Selain itu juga sumah sakit TNI dan Polri juga swasta,” paparnya.

Bentuk dukungan Pemerintah Kota Balikpapan dari adanya RSP IZI ini, di antaranya, kemungkinan akan ada dukungan tenaga medis. Nantinya tenaga medis ini membantu melakukan pengecekan pasien yang tinggal di RSP. Selain itu, juga pemerintah akan berupaya mengarahkan muzaki agar mau membantu sebagai donatur IZI.


Pemerintah, menurutnya, juga bisa mempertimbangkan mencarikan tempat lain yang bisa digunakan sebagai rumah singgah yang dapat banyak menampung pasien. “Sejak BPJS di-launching, pasien di rumah sakit sangat tinggi sekali dan BPJS ini tidak menanggung semua pembiayaan, terutama untuk sehari-hari,” pungkasnya.

Untuk diketahui,RSP adalah rumah singgah bagi pasien kurang mampu dari luar kota yang dirujuk ke Balikpapan. RSP ini didirikan IZI sebagai salah satu cara menyalurkanzakat untuk masyarakat duafa dan kurang mampu.RSP ini juga memberikanmakan gratis tiga kali sehari.

Direktur Pendayagunaan IZI Pusat Nana Sudiana mengatakan, IZI Kaltim menjadi IZI ke-8 yang menyediakan RSP.


RSP yang berlokasi di Jalan Indrakila, Nomor 41, RT 29, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, ini membantu pasien yang dirujuk ke rumah sakit di Balikpapan. Selain disiapkan makan dan minum, RSP juga memiliki ambulans yang siap mengantar pasien berobat.


“Kalau darurat akan dibantu memulangkan jika memang dianggap mendesak. Kami melihat meski rumah sakit menerima BPJS, namun problem lain adalah ketika pasien harus bolak-balik padahal tinggal di luar kota. Mahal, bagi mereka yang tidak mampu akan kesulitan biaya,” ungkapnya.
(rus)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .