MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

RUBRIK

Rabu, 10 Januari 2018 09:57
Lima Hari Sekolah di Mata Para Siswa
PULANG SORE: Para pelajar SMP se-Balikpapan mulai mengikuti sistem full day school yang diterapkan Disdikbud Balikpapan. Banyak yang setuju, namun banyak juga yang mengeluh.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan secara resmi mulai menerapkan sistem lima hari belajar untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik sekolah negeri maupun swasta. Sistem lima hari sekolah itupun sudah mulai diterapkan hampir semua sekolah SMP di Balikpapan sejak kemarin (9/1).

Namun, bagaimana sesungguhnya tanggapan para siswa tentang sekolah lima hari itu? Saat ditemui Balikpapan Pos, sejumlah  siswa merasa lebih cocok dengan sekolah lima hari, tetapi ada juga yang tidak sependapat.

Iren, siswa kelas 7 SMPN 2 Balikpapan misalnya. Dia sangat setuju sekolahnya menerapkan sistem lima hari. Pasalnya, melalui sekolah sehari penuh itu ia mendapatkan lebih banyak ilmu. ”Jam pelajarannya memang lebih padat, tapi terasa semakin fokus,” ujarnya.

Sedangkan di hari Sabtu, Iren mengaku memanfaatkan untuk mengulang materi pelajaran dan membantu orangtua bersih-bersih rumah. "Di hari Sabtunya saya bisa bantu orangtua dan refreshing bersama keluarga," katanya.

Demikian pula dengan Desi, siswa siswa kelas 7 SMPN 22. Dia mengatakan, sekolahnya baru menerapkan sistem belajar lima hari tersebut. ”Pelajaran terasa lebih padat, tapi sekolah sudah membuat strategi agar kami tetap serius dan semangat belajar,” kata Desi yang mengaku enjoy saja mengikuti pelajaran.

Hal yang sama disampaikan Muhamad Jibril siswa kelas 8 SMPN 12. Ia mengaku sistem lima hari yang diterapkan di sekolahnya dia rasakan lebih efektif. Menurutnya, jika sudah full aktivitas di sekolah, kemungkinan untuk main sepulang sekolah tidak ada lagi. "Jadi hari-hari saya fokus untuk belajar. Menurut saya ini baik,” ungkapnya.

Selain itu Jibril juga mengaku dengan sistem lima hari belajar maka dirinya akan memilki lebih banyak waktu untuk berkumpul bersama teman-temannya di sekolah.

Lain halnya yang disampaikan Seftiana Wulandari, siswa kelas 8 di SMPN 2. Dia tidak suka dengan sekolah lima hari, karena sekolah sepanjang hari akan membuatnya stres dan malah tidak mampu menyerap pelajaran. "Enggak setuju karena waktu belajar yang lama juga tidak efektif. Otak kita butuh istirahat," akunya.

Hal yang sama diutarakan Arianti yang kini duduk di kelas 8 SMPN 2. Ia mengatakan, tak akan ada waktu untuk main dan membuat ia justru jenuh di sekolah. "Nggak maulah sekolah sampai sore. Capek, mending seperti biasa saja jam 2 pulang," paparnya.

Salah satu siswa di SMPN 5 yang tak ingin disebutkan namanya juga mengaku lelah dengan sistem ini. “Capek dan sakit harus duduk berjam-jam di bangku kelas. Kalau kursinya empuk, mungkin nyaman saja. Gerah juga kalau panas, apalagi kalau dilanda kantuk dan lapar pasti nggak konsentrasi menerima pelajaran,” jelasnya.

Selain itu ungkapnya, dirinya juga harus berhenti les sore di salah satu lembaga pendidikan, karena waktunya sangat mepet dengan jam pulang sekolah, belum lagi jam belajar mengaji di masjid juga bakal terganggu. Apalagi harus mengejarkan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru kemarin (9/1), padahal infonya dalam full day tidak ada lagi guru yang memberikan PR kepada murid, karena semua tugas harusnya diselesaikan di sekolah. (fdy/cal)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 09:34

World Bank Siap Bantu Guru Madrasah

DIREKTORAT  Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) mengundang…

Jumat, 19 Januari 2018 09:32

Banyak Dana Riset Dipakai Bukan untuk Kegiatan Penelitian

MENRISTEKDIKTI  Mohamad Nasir menyebutkan total anggaran riset capai Rp 24,9 triliun. Sayangnya…

Jumat, 19 Januari 2018 09:31

Pos Indonesia Kirim 88,4 Ton Buku Gratis

PT Pos Indonesia (Persero) telah mengirimkan 88,4 ton buku senilai lebih dari Rp 5 miliar ke penjuru…

Kamis, 18 Januari 2018 09:58

Pelajar Harus Menjadi Agen Perubahan

BALIKPAPAN  -   Semangat egaliter atau kesetaraan dalam pendidikan, begitu tampak pada…

Kamis, 18 Januari 2018 09:56

Kualitas Pendidikan Jangan Terabaikan

BALIKPAPAN  -  Penerapan program lima hari sekolah dalam sepekan yang sudah diterapkan hampir…

Kamis, 18 Januari 2018 09:55

Lagi, Disdik Siapkan 24 Sekolah Bidik Adiwiyata Mandiri

BALIKPAPAN  -   Usai meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri pada tahun 2017 lalu, Dinas…

Selasa, 16 Januari 2018 09:26

Bagi Tips Pelajar Menghafal Alquran

BALIKPAPAN  -   Ribuan pelajar SMA/SMK se-Kota Balikpapan tumpah ruah mengikuti dzikir yang…

Selasa, 16 Januari 2018 09:24

Bentuk Karakter dan Asah Kemampuan Berpikir

BALIKPAPAN -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengumumkan bahwa ujian…

Selasa, 16 Januari 2018 09:23

Perguruan Tinggi Jangan Berlebihan Terima Mahasiswa Baru

JAKARTA  -  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mewanti-wanti…

Selasa, 16 Januari 2018 09:22

Menristekdikti Dorong Undip jadi Universitas Berkelas Dunia

SEMARANG   -  Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Darmansyah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .