MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Kamis, 11 Januari 2018 08:05
Perlukah Tubuh Mengonsumsi Multivitamin?

PROKAL.CO, VITAMIN dan suplemen ditengarai berkhasiat tinggi untuk menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan stamina, dan juga kebugaran tubuh. Bagi beberapa orang, vitamin mungkin bisa menunjang nutrisi hariannya. Tetapi, apakah Anda yakin itu benar-benar dibutuhkan dan bermanfaat?

Dikutip dari Prevention, peneliti terbaru menunjukkan bahwa suplemen tidak selalu menguntungkan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui ketika hendak minum vitamin tambahan. Seperti apa?

 

1. Multivitamin bukan pengganti makan sehat

Untuk menutupi kebiasaan makan yang buruk, mungkin tak sedikit orang yang membiasakan diri untuk minum vitamin, tapi itu bukanlah hal yang tepat. "Minum multivitamin bukan pengganti makan sehat," kata Alana Biggers, MD, MPH, asisten profesor kedokteran klinis di University of Illinois-Chicago College of Medicine. Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang Anda butuhkan adalah dengan mengonsumsi makanan seimbang dari buah, sayuran, biji-bijian, dan protein.

2. Bisa jadi overdosis

Vitamin A, vitamin E, dan zat besi dalam dosis tinggi berkaitan dengan risiko kesehatan. Jika Anda sudah makan makanan yang kaya nutrisi kemudian Anda minum multivitamin pula, itu akan membuat Anda overdosis. "Jika Anda makan makanan seimbang dan Anda juga mengonsumsi multivitamin, Anda berisiko mengandung terlalu banyak vitamin dan mineral tertentu," kata Biggers.

3. Aman bagi orang-orang tertentu saja

Bagi orang-orang tertentu mungkin memerlukan dosis vitamin atau mineral yang tinggi. Sebagai contoh, manula biasanya membutuhkan lebih banyak kalsium untuk menjaga kesehatan tulang, ibu hamil dianjurkan untuk meningkatkan asupan asam folat untuk mencegah cacat lahir tertentu.

4. Tubuh bisa menghasilkan vitamin secara alami

Tubuh mungkin membutuhkan lebih banyak vitamin D. Namun Anda bisa mendapatkan sebagian besar vitamin tersebut dari makanan sehat, seperti susu, minyak ikan cod, dan beberapa jenis ikan. Selain melalui makanan, sebenarnya tubuh bisa menghasilkan vitamin D secara alami saat terkena sinar matahari. Hanya saja hal itu membawa risiko tersendiri.

"Karena sinar matahari dapat menyebabkan kanker kulit, penuaan dini, dan kerusakan kulit lainnya, mungkin lebih aman untuk mendapatkan vitamin D Anda dalam pil daripada dari sinar matahari," kata David Cutler, MD, dokter keluarga di Providence Saint John's Health Center in Santa Monica, CA.

5. Multivitamin tidak bisa mencegah penyakit serius

Cutler mengatakan suplemen vitamin tidak pernah terbukti mencegah penyakit. Faktanya, jurnal medis Annals of Internal Medicine menyebut bahwa tidak ada bukti bahwa multivitamin berpengaruh terhadap penurunan kognitif, penyakit jantung, kanker, atau kematian secara keseluruhan.

Kemungkinan multivitamin tidak akan memberi dampak besar pada kesehatan Anda. Intinya jangan lewatkan dan fokus pada membangun kebiasaan makan yang sehat. (dtc/rus)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 09 September 2018 10:40

RS dan BPJS Kesehatan Saling Bantah

BALIKPAPAN - BPJS Kesehatan kembali menegaskan bahwa tidak ada aturan persalinan bukaan lima barulah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .