MANAGED BY:
JUMAT
20 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Kamis, 11 Januari 2018 08:07
Sering Diare di Tengah Malam Pertanda Diabetes?

PROKAL.CO, PERNAHKAH   Anda mengalami sering buang air besar di malam hari saat sedang tertidur hingga harus terbangun? Bila iya dan hal itu sering berlangsung, ada kemungkinan Anda terkena diabetes. Jika selama ini gejala diabetes meliputi kelelahan dan lebih sering buang air kecil, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa diare tengah malam termasuk dalam tanda umum.

Peneliti dari Baylor College of Medicine, Texas mengungkapkan diare idiopatik adalah komplikasi diabetes melitus yang umum. “Hal itu memang sering terjadi pada pasien yang memiliki ketergantungan insulin karena gula darahnya tidak terkontrol. Akan tetapi tidak terjadi secara eksklusif,” ungkap peneliti seperti yang dikutip dari Express, Rabu (10/1).

Dari hasil penelitian tersebut memang belum dipahami secara pasti apa yang menghubungkan diare dengan diabetes. Itulah yang membuat diare tengah malam disebut diare idiopatik karena belum jelas penyebabnya.

Hanya para peneliti menduga hal ini berkaitan dengan kerusakan saraf. Pada orang yang terkena diabetes kontrol gula darahnya menjadi tidak terkontrol sehingga bisa memicu terjadinya masalah kesehatan. Kadar gula darah yang tinggi itu disinyalir dapat meningkatkan risiko diare tengah malam.

Berdasarkan penjelasan para ahli, diare sering terjadi secara bergantian dengan periode pergerakan usus normal atau konstipasi. Maka dari itu diperlukan pemeriksaan lebih lanjut ketika seseorang mengalami diare, terlebih bila frekuensinya cukup sering. Biasanya dokter akan menganalisis kesehatan secara menyeluruh termasuk pemeriksaan kadar gula darah.

“Diare biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan bisa terjadi kapan saja, entah di siang hari atau malam hari. Kondisi ini juga bisa berkaitan dengan inkontinensia feses,” ujar seorang ahli. Inkontinensia feses adalah ketidakmampuan tubuh untuk menahan pengeluaran feses.

Cara pengobatan diare adalah mengonsumsi obat-obat yang telah diresepkan dokter. Selain itu, kebiasaan makan juga perlu diubah. Untuk mengatasi diare, pasien sering diminta untuk mengonsumsi banyak makanan berserat tinggi seperti buah dan sayuran.

Di sisi lain, diare tengah malam juga bisa menjadi penanda adanya penyakit radang usus dan kolitis mikroskopik. Radang usus terjadi karena adanya peradangan kronis di saluran cerna.

Biasanya penyakit ini ditandai dengan darah atau lendir dalam pergerakan usus, penurunan berat badan, dan anemia. Sedangkan kolitis mikroskopik menyebabkan usus besar mengalami peradangan sehingga terjadi diare. (dtc/rus)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 11 Maret 2018 09:32

McLaren Senna GTR Tampil Garang

MCLAREN  Senna yang sempat mencuri perhatian publik, kini akan dihadirkan versi untuk sirkuitnya.…

Minggu, 11 Maret 2018 09:31

Akselerasi Accord Jadul Setara Bugatti Chiron

OTOLOVERS  jangan pernah anggap remeh mobil yang sudah berumur seperti Honda Accord generasi pertama…

Minggu, 11 Maret 2018 09:30

Awas Rem Motor Blong saat Turunan!

BEBERAPA kasus kecelakaan yang disebabkan rem yang tidak berfungsi saat turunan akhirnya membuat pihak…

Minggu, 11 Maret 2018 09:29

Matikan Mesin Tiba-Tiba Bikin Rusak

OTOLOVERS pernah tidak terburu-buru sehingga langsung mematikan mesin mobil secara tiba-tiba? Sebaiknya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .