MANAGED BY:
RABU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Kamis, 11 Januari 2018 09:44
Harga Beras Naik, Dewan Panggil Bulog
ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Harga beras Bulog kembali mengalami kenaikan. Tak tanggung-tanggung, kini per kilogramnya berkisar angka Rp 11 ribu hingga Rp 14 ribu. Harga ini sangat tinggi jika dibandingkan harga sebelumnya yang hanya Rp 9.950 per kilogram. Di Pasar Klandasan, pedagang mengaku, kenaikan dikarenakan musim tanam padi tengah berlangsung.

Jumadi, salah seorang pedagang di Pasar Klandasan menyebut, kenaikan harga beras terjadi pada beras medium. Dia pun memprediksi kenaikan harga masih terjadi hingga tiga bulan ke depan.

“Seperti punya Bulog itu harusnya Rp 10 ribu aja yang medium, sekarang naik sampai Rp 14 ribu. Kenaikan ini diperkirakan bisa saja sampai bulan tiga (Maret) nanti,” katanya.

Sementara Ferdian, salah seorang pembeli membenarkan hal tersebut. Namun, lantaran beras sudah jadi kebutuhan pokok, dia pun tetap membelinya. “Iya, saya jual lagi. Beras lama sudah naik. Tapi kan langganan tetap beli, biar mahal tetap banyak yang cari,” kata dia.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan Muhammad Taqwa mengatakan, pihaknya akan memanggil dinas terkait dan Bulog untuk membahas persoalan naiknya harga kebutuhan pokok. Dia akan melakukan koordinasi dan mengagendakan kembali operasi pasar.

“Dengan operasi pasar, kami dari DPRD berharap dapat memberi sesuatu yang bermanfaat. Apalagi, di tengah krisis seperti ini, harga pasar cenderung tidak menentu. Baiknya OPD terkait bersama turun menertibkan, bisa saja ada hal yang menyalahi aturan. Bulog sebagai lembaga yang mendistribusikan komoditas ini juga harusnya ada keseragaman harga,” ungkap Taqwa, Rabu (10/1).

Menurutnya, harus ada keseragaman harga atau harga eceran tertinggi (HET) yang jelas. Harus ada kesepakatan berapa HET-nya, sehingga pelaku pasar tidak seenaknya menentukan harga. “Jangan ambil kesempatan naikkan harga seenaknya. Di tengah krisis seperti ini ingin mendapat keuntungan sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Dia menilai, pemerintah kota seharusnya mengambil kebijakan berupa regulasi dan kesepakatan bersama dalam penentuan HET. Pihak DPRD pada dasarnya tidak membatasi pedagang dalam mencari keuntungan. Namun, bukan berarti bisa memainkan harga yang tidak benar atau melakukan penimbunan.

“Jangan sampai menimbun demi mengatur harga, itu menyalahi aturan. Apabila melanggar ketentuan, maka bisa saja diberi sanksi. Sanksinya, misal, ketika buka usaha kan ada izin. Itu izin bisa dicabut. Pola distribusi kan dari agen, kalau melanggar izin bisa dicabut. Bulog berperan penting. Jika pedagang melanggar bisa dihentikan pasokannya,” terangnya.

Dia melanjutkan, ada asosiasi pedagang, di mana para pedagang bisa duduk bersama agar memahami ketentuan. Menurutnya jika harga membebani, maka bisa berpengaruh terhadap banyak aspek. “Jangan sampai jadi ricuh karena persoalan harga pangan. Mungkin dalam waktu dekat, kami akan hubungi OPD terkait dan berbicara. Ini penting diseriusi,” tandasnya. (cha/rus/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 09:11

RAMBU PAJANGAN

Sepanjang Jalan Ruhui Rahayu, kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, banyak terpasang rambu larangan…

Rabu, 17 Januari 2018 09:09

Jaang Hanya Bisa Bungkam

BALIKPAPAN  -  Wali Kota Samarinda yang resmi maju sebagai bakal calon Gubernur Kaltim, Syaharie…

Rabu, 17 Januari 2018 09:06

Pengangguran Naik, Kemiskinan Meningkat

BALIKPAPAN  -  Angka pengangguran sepanjang 2017 lalu meningkat tajam. Berdasarkan data Badan…

Rabu, 17 Januari 2018 09:06

NU Jaga Jarak dengan Paslon

BALIKPAPAN  -  Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 menjadi perhatian serius…

Rabu, 17 Januari 2018 09:05

Siapkan Program Mencoklit, 1.359 PPDP Ikut Bimtek

PEMILIHAN Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 akan dilaksanakan 27 Juni mendatang.  Partai politik mulai…

Rabu, 17 Januari 2018 09:03

KPU Pleno Tes Kesehatan Paslon

SAMARINDA   -  Hari ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kaltim akan menggelar rapat pleno…

Rabu, 17 Januari 2018 09:02

Berkendara Wajib Pakai Helm SNI

BALIKPAPAN   -  Meski sering ditindak tegas, namun masih saja banyak pengendara yang tidak…

Selasa, 16 Januari 2018 08:58
Proyek Perluasan Kilang Minyak

25 Ribu Naker Direkrut Bertahap, 30 Persen Naker Lokal

BALIKPAPAN  -  Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Balikpapan Tirta Dewi memprediksi, proyek…

Selasa, 16 Januari 2018 08:56

Jangan Ada Propaganda Rumah Ibadah

BALIKPAPAN   - Tak jarang sentilan diberikan warga kepada pasangan calon (paslon) yang memanfaatkan…

Selasa, 16 Januari 2018 08:56

Pasang Harus Izin ke Kesbangpol

BALIKPAPAN   -  Satpol PP Balikpapan mengancam akan mencopot baliho atau reklame dari pasangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .