MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 11 Januari 2018 09:44
Harga Beras Naik, Dewan Panggil Bulog
ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Harga beras Bulog kembali mengalami kenaikan. Tak tanggung-tanggung, kini per kilogramnya berkisar angka Rp 11 ribu hingga Rp 14 ribu. Harga ini sangat tinggi jika dibandingkan harga sebelumnya yang hanya Rp 9.950 per kilogram. Di Pasar Klandasan, pedagang mengaku, kenaikan dikarenakan musim tanam padi tengah berlangsung.

Jumadi, salah seorang pedagang di Pasar Klandasan menyebut, kenaikan harga beras terjadi pada beras medium. Dia pun memprediksi kenaikan harga masih terjadi hingga tiga bulan ke depan.

“Seperti punya Bulog itu harusnya Rp 10 ribu aja yang medium, sekarang naik sampai Rp 14 ribu. Kenaikan ini diperkirakan bisa saja sampai bulan tiga (Maret) nanti,” katanya.

Sementara Ferdian, salah seorang pembeli membenarkan hal tersebut. Namun, lantaran beras sudah jadi kebutuhan pokok, dia pun tetap membelinya. “Iya, saya jual lagi. Beras lama sudah naik. Tapi kan langganan tetap beli, biar mahal tetap banyak yang cari,” kata dia.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan Muhammad Taqwa mengatakan, pihaknya akan memanggil dinas terkait dan Bulog untuk membahas persoalan naiknya harga kebutuhan pokok. Dia akan melakukan koordinasi dan mengagendakan kembali operasi pasar.

“Dengan operasi pasar, kami dari DPRD berharap dapat memberi sesuatu yang bermanfaat. Apalagi, di tengah krisis seperti ini, harga pasar cenderung tidak menentu. Baiknya OPD terkait bersama turun menertibkan, bisa saja ada hal yang menyalahi aturan. Bulog sebagai lembaga yang mendistribusikan komoditas ini juga harusnya ada keseragaman harga,” ungkap Taqwa, Rabu (10/1).

Menurutnya, harus ada keseragaman harga atau harga eceran tertinggi (HET) yang jelas. Harus ada kesepakatan berapa HET-nya, sehingga pelaku pasar tidak seenaknya menentukan harga. “Jangan ambil kesempatan naikkan harga seenaknya. Di tengah krisis seperti ini ingin mendapat keuntungan sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Dia menilai, pemerintah kota seharusnya mengambil kebijakan berupa regulasi dan kesepakatan bersama dalam penentuan HET. Pihak DPRD pada dasarnya tidak membatasi pedagang dalam mencari keuntungan. Namun, bukan berarti bisa memainkan harga yang tidak benar atau melakukan penimbunan.

“Jangan sampai menimbun demi mengatur harga, itu menyalahi aturan. Apabila melanggar ketentuan, maka bisa saja diberi sanksi. Sanksinya, misal, ketika buka usaha kan ada izin. Itu izin bisa dicabut. Pola distribusi kan dari agen, kalau melanggar izin bisa dicabut. Bulog berperan penting. Jika pedagang melanggar bisa dihentikan pasokannya,” terangnya.

Dia melanjutkan, ada asosiasi pedagang, di mana para pedagang bisa duduk bersama agar memahami ketentuan. Menurutnya jika harga membebani, maka bisa berpengaruh terhadap banyak aspek. “Jangan sampai jadi ricuh karena persoalan harga pangan. Mungkin dalam waktu dekat, kami akan hubungi OPD terkait dan berbicara. Ini penting diseriusi,” tandasnya. (cha/rus/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 08:35

ORKESTRA NATAL

Semarak kemeriahan Natal kian terasa. Salah satunya di Atrium Plaza…

Selasa, 11 Desember 2018 08:34

Mutasi Jilid II Ditunda Januari

BALIKPAPAN   -   Penyegaran pejabat aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan…

Selasa, 11 Desember 2018 08:32

Cermati 72 Ribu Pemilih Aktif

BALIKPAPAN  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan kembali melakukan…

Selasa, 11 Desember 2018 08:30

Pembangunan Meningkat, PAD Wajib Digenjot

BALIKPAPAN  -  Laju pembangunan di Kota Balikpapan seharusnya dibarengi dengan…

Selasa, 11 Desember 2018 08:30

Ingatkan Istri ASN Jam Belajar Masyarakat

BALIKPAPAN  -   Kenakalan remaja di Kota Minyak tergolong tinggi.…

Selasa, 11 Desember 2018 08:29

Warga Mentawir Terancam Terisolasi

PENAJAM  -  Warga Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser…

Selasa, 11 Desember 2018 08:28

DBD MERAJALELA..!! Sudah 1.012 Penderita, Dua Meninggal

BALIKPAPAN  -  Dinas Kesehatan Kota (DKK) merilis, sepanjang Januari hingga…

Selasa, 11 Desember 2018 08:27

Dapat Hibah Setahun Rp 250 Juta, 99 Persen Obati Penderita

BALIKPAPAN  - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Balikpapan mencatat ada…

Senin, 10 Desember 2018 08:29

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan, Dwita: Tak Terlihat Jauh Lebih Banyak

BALIKPAPAN   -   Persoalan kekerasan terhadap perempuan yang terjadi…

Senin, 10 Desember 2018 08:26

Antrean Truk BBM di SPBU Kembali Mengular

BALIKPAPAN   -   Antrean truk di stasiun pengisian bahan bakar umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .