MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 11 Januari 2018 09:50
Aduh! Bantuan Banyak Kedaluwarsa

Petugas Langsung Inventarisasi Barang, Warga Minta Pemkot Geber Sidak

KEDALUWARSA: Tumpukan bantuan untuk para korban kebakaran, ratusan di antaranya ternyata barang kedaluwarsa.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Tingginya kepedulian warga kota untuk meringankan beban para korban kebakaran di Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, terbukti dengan bantuan yang masuk ke posko.

 Eks Mapolda Kaltim, Jalan Wiluyo Puspoyudo, pun menjadi posko penerimaan bantuan berupa barang. Namun sayang, petugas jaga dibuat kaget. Bantuan dari para donatur rupanya banyak yang expired alias kedaluwarsa. Petugas lantas memisahkan barang kedaluwarsa tersebut, kemudian dilaporkan kepada pemerintah agar segera ditindaklanjuti.

 Dari pantauan Balikpapan Pos kemarin (10/1), barang yang kedaluwarsa itu adalah jenis pembalut dan popok bayi. Masa kedaluwarsanya pun beragam, mulai dari tahun 2014 hingga awal tahun 2017. Bahkan, masa berlaku barang kedaluwarsanya dimodifikasi. Masa kedaluwarsa yang semula tahun 2014, dimodifikasi dengan tinta menjadi tahun 2019. Barang kedaluwarsa ini pun langsung ditumpuk di sudut ruang gudang untuk diinventarisasi.

 “Iya, banyak sekalinya yang kedaluwarsa. Kita juga kaget pas tahu masa berlakunya sudah lewat jauh (2014). Makanya langsung kita pisahin,” ujar Rosita, salah seorang petugas gudang posko kebakaran Klandasan Ulu.

 Rosita menyebutkan, bantuan yang kedaluwarsa tersebut belum diketahui jumlah pastinya. Kini pihaknya masih melakukan penyortiran. 

 “Kita nggak tahu jumlahnya berapa, ini ada setumpuk kayak gini. Makanya, kita pisahin biar gampang nanti hitungnya,” tuturnya.

 Pihaknya tidak bisa memastikan barang bantuan yang kedaluwarsa ini berasal dari mana. Sebab, bantuan yang datang langsung dibawa ke gudang untuk diinventarisasi terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada korban kebakaran.

 Bantuan barang berupa pembalut dan popok bayi itu, dikatakan, mulai masuk pada hari kedua setelah kejadian kebakaran.

 “Ini kita nggak tahu dari mana, karena kan barang langsung masuk ke sini tanpa tahu itu dari siapa. Nggak kita catatin dari mana-dari mana ini barangnya. Cuma barang ini memang mulai masuk ke gudang sejak dua hari setelah kejadian,” ungkapnya.

 Dari kejadian itu, pihaknya langsung mengantisipasi barang-barang yang masuk ke dalam gudangnya agar tidak ada barang bantuan yang kedaluwarsa. Dia juga mengimbau agar warga atau donatur yang ingin menyerahkan bantuan untuk memperhatikan masa berlakunya. Beruntung, barang kedaluwarsa ini belum sempat dibagikan kepada korban kebakaran yang berada di posko.

 “Ya, kalau bisa diperhatikan dulu masa berlakunya sebelum diserahkan di sini. Untung ini belum ada dibagikan ke korban kebakaran,” pungkasnya.

 Muhammad Iskandar, salah seorang donatur yang mendonasikan bantuan uang tunai ikut berkomentar. Dia berharap, pemerintah kota melalui instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan sidak produk, baik toko modern maupun tradisional. “Ini bukti masih banyak barang expired yang beredar di tengah masyarakat. Konsumennya akhirnya jadi korban. Mudahan pemerintah segera melakukan sidak, jangan hanya mau Lebaran saja. Pengusaha dan pedagang yang main-main dengan barang expired seperti ini harus disanksi tegas, karena lemah dalam pengawasan,” tegas Iskandar, warga Batakan, Balikpapan Timur ini. (rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 08:59

Pelabuhan Somber Bakal Difungsikan Lagi

BALIKPAPAN   -   Pemkot Balikpapan sudah menyelesaikan pembayaran dermaga Pelabuhan…

Rabu, 20 Juni 2018 08:57

2019, Wajib Kantongi Sertifikat Halal

BALIKPAPAN   -   Masyarakat, khususnya umat Islam, dituntut selektif memilih rumah…

Rabu, 20 Juni 2018 08:55

Desak TPID dan Disdag Sidak Pasar

BALIKPAPAN  -  Masih tingginya harga komoditas kebutuhan pokok, seperti daging sapi maupun…

Rabu, 20 Juni 2018 08:54

Disiarkan TVRI di Gedung Kesenian

SAMARINDA  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim memastikan, pelaksanaan tahapan debat pamungkas…

Rabu, 20 Juni 2018 08:53

Jemput Bola sampai Pelosok

PENAJAM  -  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser…

Selasa, 19 Juni 2018 08:06

WISATA LEBARAN

Wahana permainan air di Caribbean Island Waterpark di Perumahan Balikpapan Regency menjadi pilihan warga…

Selasa, 19 Juni 2018 08:04

Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik

JAKARTA  -  Hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik. Pemerintah telah melakukan beberapa…

Selasa, 19 Juni 2018 08:03

Tiga Hari Tembus 32 Ribu Orang

BALIKPAPAN   -  Libur panjang Lebaran dan anak sekolah berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung…

Selasa, 19 Juni 2018 07:59

Ritel Penyeimbang Harga Pasar Tradisional

BALIKPAPAN  -  Harga daging sapi yang naik sejak sebelum Hari Raya Idulfitri, mencapai Rp…

Selasa, 19 Juni 2018 07:58

Pengamanan Dibagi Tiga Ring

PENAJAM   -  Debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .