MANAGED BY:
SELASA
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Kamis, 11 Januari 2018 09:50
Aduh! Bantuan Banyak Kedaluwarsa

Petugas Langsung Inventarisasi Barang, Warga Minta Pemkot Geber Sidak

KEDALUWARSA: Tumpukan bantuan untuk para korban kebakaran, ratusan di antaranya ternyata barang kedaluwarsa.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Tingginya kepedulian warga kota untuk meringankan beban para korban kebakaran di Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, terbukti dengan bantuan yang masuk ke posko.

 Eks Mapolda Kaltim, Jalan Wiluyo Puspoyudo, pun menjadi posko penerimaan bantuan berupa barang. Namun sayang, petugas jaga dibuat kaget. Bantuan dari para donatur rupanya banyak yang expired alias kedaluwarsa. Petugas lantas memisahkan barang kedaluwarsa tersebut, kemudian dilaporkan kepada pemerintah agar segera ditindaklanjuti.

 Dari pantauan Balikpapan Pos kemarin (10/1), barang yang kedaluwarsa itu adalah jenis pembalut dan popok bayi. Masa kedaluwarsanya pun beragam, mulai dari tahun 2014 hingga awal tahun 2017. Bahkan, masa berlaku barang kedaluwarsanya dimodifikasi. Masa kedaluwarsa yang semula tahun 2014, dimodifikasi dengan tinta menjadi tahun 2019. Barang kedaluwarsa ini pun langsung ditumpuk di sudut ruang gudang untuk diinventarisasi.

 “Iya, banyak sekalinya yang kedaluwarsa. Kita juga kaget pas tahu masa berlakunya sudah lewat jauh (2014). Makanya langsung kita pisahin,” ujar Rosita, salah seorang petugas gudang posko kebakaran Klandasan Ulu.

 Rosita menyebutkan, bantuan yang kedaluwarsa tersebut belum diketahui jumlah pastinya. Kini pihaknya masih melakukan penyortiran. 

 “Kita nggak tahu jumlahnya berapa, ini ada setumpuk kayak gini. Makanya, kita pisahin biar gampang nanti hitungnya,” tuturnya.

 Pihaknya tidak bisa memastikan barang bantuan yang kedaluwarsa ini berasal dari mana. Sebab, bantuan yang datang langsung dibawa ke gudang untuk diinventarisasi terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada korban kebakaran.

 Bantuan barang berupa pembalut dan popok bayi itu, dikatakan, mulai masuk pada hari kedua setelah kejadian kebakaran.

 “Ini kita nggak tahu dari mana, karena kan barang langsung masuk ke sini tanpa tahu itu dari siapa. Nggak kita catatin dari mana-dari mana ini barangnya. Cuma barang ini memang mulai masuk ke gudang sejak dua hari setelah kejadian,” ungkapnya.

 Dari kejadian itu, pihaknya langsung mengantisipasi barang-barang yang masuk ke dalam gudangnya agar tidak ada barang bantuan yang kedaluwarsa. Dia juga mengimbau agar warga atau donatur yang ingin menyerahkan bantuan untuk memperhatikan masa berlakunya. Beruntung, barang kedaluwarsa ini belum sempat dibagikan kepada korban kebakaran yang berada di posko.

 “Ya, kalau bisa diperhatikan dulu masa berlakunya sebelum diserahkan di sini. Untung ini belum ada dibagikan ke korban kebakaran,” pungkasnya.

 Muhammad Iskandar, salah seorang donatur yang mendonasikan bantuan uang tunai ikut berkomentar. Dia berharap, pemerintah kota melalui instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan sidak produk, baik toko modern maupun tradisional. “Ini bukti masih banyak barang expired yang beredar di tengah masyarakat. Konsumennya akhirnya jadi korban. Mudahan pemerintah segera melakukan sidak, jangan hanya mau Lebaran saja. Pengusaha dan pedagang yang main-main dengan barang expired seperti ini harus disanksi tegas, karena lemah dalam pengawasan,” tegas Iskandar, warga Batakan, Balikpapan Timur ini. (rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 08:58
Proyek Perluasan Kilang Minyak

25 Ribu Naker Direkrut Bertahap, 30 Persen Naker Lokal

BALIKPAPAN  -  Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Balikpapan Tirta Dewi memprediksi, proyek…

Selasa, 16 Januari 2018 08:56

Jangan Ada Propaganda Rumah Ibadah

BALIKPAPAN   - Tak jarang sentilan diberikan warga kepada pasangan calon (paslon) yang memanfaatkan…

Selasa, 16 Januari 2018 08:56

Pasang Harus Izin ke Kesbangpol

BALIKPAPAN   -  Satpol PP Balikpapan mengancam akan mencopot baliho atau reklame dari pasangan…

Selasa, 16 Januari 2018 08:55

Geber Vaksinasi Difteri ke Sekolah

BALIKPAPAN   -  Setelah Balikpapan ditetapkan berstatus kejadian luar biasa (KLB) difteri…

Selasa, 16 Januari 2018 08:54

Wawali Coba Gaet Investor Arab Saudi

Pemkot Balikpapan tidak mau membuang peluang saat diundang dalam acara The First Saudi Arabia Investor…

Selasa, 16 Januari 2018 08:51

Upayakan Perbaikan Drainase Jalan ZA Maulani

BALIKPAPAN  -  Pasca peninggian akses masuk kawasan BDS atau Jalan ZA Maulani pada Desember…

Selasa, 16 Januari 2018 08:50

Cuti, Harus Keluar dari Rumah Jabatan

SAMARINDA   -  Dari empat pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim…

Senin, 15 Januari 2018 09:35

IRT Asal Rapak Menangkan Grand Prize Mobil

BALIKPAPAN  -  Sekira 3 ribu peserta Jalan Sehat dan Gowes Ceria HUT ke-30 Kaltim Post tumpah…

Senin, 15 Januari 2018 09:31

Perwali Tebang Pohon Bantu Keseimbangan Lingkungan

BALIKPAPAN  -  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan akan segera memiliki dasar menjaga…

Senin, 15 Januari 2018 09:31

DPMPT Raih Dua Panji Keberhasilan

BALIKPAPAN  -  Kota Balikpapan berhasil meraih prestasi membanggakan dalam momen HUT ke-61…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .