MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 11 Januari 2018 09:50
Aduh! Bantuan Banyak Kedaluwarsa

Petugas Langsung Inventarisasi Barang, Warga Minta Pemkot Geber Sidak

KEDALUWARSA: Tumpukan bantuan untuk para korban kebakaran, ratusan di antaranya ternyata barang kedaluwarsa.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Tingginya kepedulian warga kota untuk meringankan beban para korban kebakaran di Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, terbukti dengan bantuan yang masuk ke posko.

 Eks Mapolda Kaltim, Jalan Wiluyo Puspoyudo, pun menjadi posko penerimaan bantuan berupa barang. Namun sayang, petugas jaga dibuat kaget. Bantuan dari para donatur rupanya banyak yang expired alias kedaluwarsa. Petugas lantas memisahkan barang kedaluwarsa tersebut, kemudian dilaporkan kepada pemerintah agar segera ditindaklanjuti.

 Dari pantauan Balikpapan Pos kemarin (10/1), barang yang kedaluwarsa itu adalah jenis pembalut dan popok bayi. Masa kedaluwarsanya pun beragam, mulai dari tahun 2014 hingga awal tahun 2017. Bahkan, masa berlaku barang kedaluwarsanya dimodifikasi. Masa kedaluwarsa yang semula tahun 2014, dimodifikasi dengan tinta menjadi tahun 2019. Barang kedaluwarsa ini pun langsung ditumpuk di sudut ruang gudang untuk diinventarisasi.

 “Iya, banyak sekalinya yang kedaluwarsa. Kita juga kaget pas tahu masa berlakunya sudah lewat jauh (2014). Makanya langsung kita pisahin,” ujar Rosita, salah seorang petugas gudang posko kebakaran Klandasan Ulu.

 Rosita menyebutkan, bantuan yang kedaluwarsa tersebut belum diketahui jumlah pastinya. Kini pihaknya masih melakukan penyortiran. 

 “Kita nggak tahu jumlahnya berapa, ini ada setumpuk kayak gini. Makanya, kita pisahin biar gampang nanti hitungnya,” tuturnya.

 Pihaknya tidak bisa memastikan barang bantuan yang kedaluwarsa ini berasal dari mana. Sebab, bantuan yang datang langsung dibawa ke gudang untuk diinventarisasi terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada korban kebakaran.

 Bantuan barang berupa pembalut dan popok bayi itu, dikatakan, mulai masuk pada hari kedua setelah kejadian kebakaran.

 “Ini kita nggak tahu dari mana, karena kan barang langsung masuk ke sini tanpa tahu itu dari siapa. Nggak kita catatin dari mana-dari mana ini barangnya. Cuma barang ini memang mulai masuk ke gudang sejak dua hari setelah kejadian,” ungkapnya.

 Dari kejadian itu, pihaknya langsung mengantisipasi barang-barang yang masuk ke dalam gudangnya agar tidak ada barang bantuan yang kedaluwarsa. Dia juga mengimbau agar warga atau donatur yang ingin menyerahkan bantuan untuk memperhatikan masa berlakunya. Beruntung, barang kedaluwarsa ini belum sempat dibagikan kepada korban kebakaran yang berada di posko.

 “Ya, kalau bisa diperhatikan dulu masa berlakunya sebelum diserahkan di sini. Untung ini belum ada dibagikan ke korban kebakaran,” pungkasnya.

 Muhammad Iskandar, salah seorang donatur yang mendonasikan bantuan uang tunai ikut berkomentar. Dia berharap, pemerintah kota melalui instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan sidak produk, baik toko modern maupun tradisional. “Ini bukti masih banyak barang expired yang beredar di tengah masyarakat. Konsumennya akhirnya jadi korban. Mudahan pemerintah segera melakukan sidak, jangan hanya mau Lebaran saja. Pengusaha dan pedagang yang main-main dengan barang expired seperti ini harus disanksi tegas, karena lemah dalam pengawasan,” tegas Iskandar, warga Batakan, Balikpapan Timur ini. (rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 07:58

Pengurus Masjid At-Taqwa Dinilai Arogan

BALIKPAPAN  -   Berbagai kebijakan pengurus Masjid Agung At-Taqwa periode 2018-2023 mendapat…

Jumat, 21 September 2018 07:56

Uji Publik Standar Pelayanan Izin Pendirian PAUD

BALIKPAPAN  -   Pada hari Kamis (20/8) bertempat di lantai III Kantor Dinas Penanaman…

Jumat, 21 September 2018 07:55

Perbaikan Lantai Dua Pasar Pandansari Baru 20 Persen

BALIKPAPAN  -   Perbaikan Pasar Pandansari yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK)…

Jumat, 21 September 2018 07:53

450 Jemaah Haji Tiba di Balikpapan

BALIKPAPAN  -  Sebanyak 450 jemaah dari Kloter 10 Embarkasi Haji Batakan tiba di tanah air,…

Jumat, 21 September 2018 07:51

DP3AKB Gelar Sosialisasi SRA di 50 Sekolah

BALIKPAPAN  -  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB)…

Jumat, 21 September 2018 07:50

Triwulan Kedua 2018, 10 Penderita HIV/AIDS Meninggal Dunia

BALIKPAPAN  -  Hingga triwulan kedua tahun 2018, laporan kasus HIV/AIDS di Balikpapan mencapai…

Kamis, 20 September 2018 08:38

BUNTU

Drainase di kawasan stasiun pengisian bahan bakar umum Karang Anyar, Kelurahan Karang Jati, Balikpapan…

Kamis, 20 September 2018 08:37

26 Puskesmas di Balikpapan Telah Terakreditasi

BALIKPAPAN  -  Seluruh puskesmas di Kota Balikpapan telah mendapatkan akreditasi. Sebanyak…

Kamis, 20 September 2018 08:29

DPT Ganda Terbanyak di Balsel

BALIKPAPAN   -   Berdasarkan analisis Bawaslu RI, daftar pemilih tetap (DPT) di Balikpapan…

Kamis, 20 September 2018 08:29

DPT Ganda Terbanyak di Balsel

BALIKPAPAN   -   Berdasarkan analisis Bawaslu RI, daftar pemilih tetap (DPT) di Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .