MANAGED BY:
RABU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

RUBRIK

Kamis, 11 Januari 2018 10:19
Putuskan 10 Persen Soal USBN Esai

PROKAL.CO, KEMAMPUAN siswa dalam menjawab soal Ujian Nasional Berstandar Nasional (USBN) akan lebih diasah dengan kehadiran soal esai. Selama ini soal USBN yang tahun lalu bernama Ujian Sekolah/Madrasah itu hanya pilihan ganda seluruhnya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menuturkan porsi esai itu 10 persen dari total keseluruhan soal.

Muhadjir menuturkan porsi 10 persen itu ditujukan agar siswa bisa beradaptasi dengan model soal baru yang selama ini pilihan ganda. Soal esai juga ditujukan untuk menaikan secara bertahap standar evaluasi dan standar kompetensi siswa. Sehingga para siswa bisa memiliki kemampuan 4 C. yakni critical thinking, collaboration, communication skill, dan creativity and innovation.

”Itu tidak mungkin siswa itu hanya dipatok kemampuanya bisa menyelesaikan soal-soal multiple choice,” ujar Muhadjir di Kantor Kemendikbud, kemarin (10/1). Bisa jadi pemerintah akan menaikan porsi 10 persen soal esai itu menjadi 20 persen pada tahun berikutnya sesuai hasil evaluasi.

USBN untuk jenjang SD akan diberlakukan bagi tiga mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Matematika. Tidak seperti yang muncul sebelumnya dengan delapan mata pelajaran. Mata pelajaran tersebut sebelumnya merupakan mata pelajaran yang diujikan dalam US/M.

Komposisi soal itu akan dibuat oleh pemerintah pusat sekitar 25 persen. Sedangkan 75-80 persen dibuat oleh guru mata pelajaran dan dikonsolidasikan dengan Kelompok Kerja Guru (KKG). Sekolah diberi kewenangan untuk menentukan bobot tiap soal tersebut. Termasuk soal esai. Sedangkan mata pelajaran Pendidikan Agama, PPKN, Ilmu Pengetahuan Sosial, Seni Budaya dan Keterampilan, Panjaskes dan Olah raga seluruhnya disiapkan sekolah.

Di jenjang SMP, SMA, dan SMK sederajat seluruh mata pelajaran akan diujikan dalam USBN. Model soalnya 90 persen pilihan ganda dan 10 persen esai. Soal tersebut disiapkan oleh guru dan dikonsolidasikan dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Sedangkan untuk SDLB, SMPLB, dan SMALB seluruh soal dibuat oleh sekolah berdasarkan kisi-kisi dari kemendikbud.

Muhadjir menuturkan salah satu titik berat dalam USBN adalah membuat guru bisa menyiapkan soal. Bukan sekadar mencari soal dari lembar kerja siswa atau lembaga bimbingan belajar. Kemendikbud sudah melatih para guru untuk membuat soal yang sesuai dengan standar.

”Tidak boleh guru tidak bisa membikin alat evaluasi atau alat evaluasinya menjahitkan ke pihak lain. Itu berarti selama ini digunakan oleh guru yang hasil jahitan orang lain itu berarti tidak cocok dengan seharusnya,” tegas mantan Rektor Unmuh Malang itu.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad menambahkan pembobotan soal diserahkan kepada sekolah. Pemerintah dalam USBN hanya menstrandarkan tiga hal yakni kisi-kisi, soal jangkar (anchor) yang sudah mewakili kelompok-kelompok kompetensi yang harus dimiliki siswa, dan cara membuat soal yang baik melalui pelatihan guru. ”Kalau bobot segala macam udahlah kita serahkan kepada sekolah,” ujar dia.

Dia menuturkan teksnis jumlah soal untuk masing-masing jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK sederajat akan dicantumkan dalam prosedur operasional standar (POS). Ditargetkan POS itu dalam pekan ini bisa rampung. ”(soal anchor) itu sudah ada banknya,” jelas dia. (jun/jpg/san)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 09:26

Bagi Tips Pelajar Menghafal Alquran

BALIKPAPAN  -   Ribuan pelajar SMA/SMK se-Kota Balikpapan tumpah ruah mengikuti dzikir yang…

Selasa, 16 Januari 2018 09:24

Bentuk Karakter dan Asah Kemampuan Berpikir

BALIKPAPAN -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengumumkan bahwa ujian…

Selasa, 16 Januari 2018 09:23

Perguruan Tinggi Jangan Berlebihan Terima Mahasiswa Baru

JAKARTA  -  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mewanti-wanti…

Selasa, 16 Januari 2018 09:22

Menristekdikti Dorong Undip jadi Universitas Berkelas Dunia

SEMARANG   -  Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Darmansyah…

Selasa, 16 Januari 2018 09:22

Kekurangan Guru, Segera Lakukan Rekrutmen

TASIKMALAYA  - Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kekurangan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak…

Senin, 15 Januari 2018 09:45

PTN Tak Masalah SNMPTN Tanpa Nilai UN

PARA lulusan SMA sederajat tak bisa menggunakan nilai USBN (ujian sekolah berstandar nasional) dan UN …

Senin, 15 Januari 2018 09:45

Kirim 50 Sarjana ke Pelosok Desa

PEMKAB Banyuwangi bakal merekrut 50 sarjana untuk menjadi bagian program “Banyuwangi Mengajar”…

Senin, 15 Januari 2018 09:44

USBN SD Beberapa Bulan Lagi, Kisi-kisi Belum Beredar

SEJUMLAH  sekolah mulai menggelar uji coba (tryout) mandiri jelang Ujian sekolah (US) tingkat sekolah…

Senin, 15 Januari 2018 09:43

Siswa Tidak Mampu Tetap Bisa Daftar SNMPTN dan SBMPTN

MERAIH pendidikan hingga ke perguruan tinggi tentu menjadi impian banyak orang. Namun tak jarang impian…

Minggu, 14 Januari 2018 09:31

Rusak Parah Tak Kunjung Diperbaiki

BALIKPAPAN – Jalan Alam Baru Somber yang menghubungkan kecamatan Balikpapan Barat dan Utara mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .