MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 12 Januari 2018 08:06
Info Razia STNK Ternyata Hoax

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR  -  Dua hari belakangan beredar pesan berantai melalui WhatsApp tentang bakal adanya razia Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), baik roda dua maupun roda empat yang dijadwalkan pada Kamis (11/1).

Dalam pesan berantai itu tertulis, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan (Dishub), kerja sama dengan Polri akan menggelar razia pajak STNK mobil dan motor di seluruh kabupaten, kota, provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data, ada ratusan ribu motor dan mobil yang belum bayar pajak. Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih, akan langsung dikandangin. Bahkan, tercantum untuk bayar Derek, serta bayar pajak sehari Rp 400 ribu. Termasuk mencantumkan jam dan tempat razianya. Pada pagi hari dilakukan antara pukul 09.00-12.00, siang 14.00-17.00, malam 20.00-24.00 dilanjutkan kembali pagi dini hari 02.00-05.00.

 Namun setelah dikonfirmasi kebenaranya kepada Polres Bulungan, pesan berantai tersebut hanya berita bohong atau hoax. Itu pun dipertegas Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry yang diwakili Pjs Kasubag Humas Aiptu Tutut Murdayanto, jadwal razia STNK merupakan berita bohong belaka.

 "Intinya masyarakat jangan mudah percaya dengan pemberitaan soal razia STNK itu," ujarnya, Kamis (11/1).

 Menurutnya, masyarakat juga tidak perlu khawatir ketika ada razia. Apalagi, jika memiliki surat-surat kendaraan yang lengkap. Jika pun akan digelar razia, lanjutnya, ada pemberitahuan resminya.

 Dikatakan, dalam menggelar suatu operasi, baik itu Operasi Zebra, Patuh dan Simpatik sudah ada ketentuan dan terjadwal. "Razia itu pun ada yang sifatnya khusus seperti operasi itu. Termasuk juga ada razia yang digelar sewaktu-waktu oleh Satlantas Polres Bulungan," ungkapnya.

 Dia mengimbau kepada masyarakat ketika mendapatkan informasi yang belum jelas, meskipun dalam pesan berantai, harus tetap dipastikan kebenarannya. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan memanfaatkan untuk hal-hal positif. (uno/fen/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 08:32

Ayah Cabuli Anak Tiri

MUARA TEWEH   -  Hati ibu HY (45) benar-benar hancur setelah mengetahui suaminya, Waluyo Budi…

Senin, 22 Januari 2018 08:29

Hati-Hati Truk Bermuatan Lebih

JAKARTA   - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi ingin menerapkan denda maksimal…

Senin, 22 Januari 2018 08:25

Pacaran Kebablasan, Remaja 14 Kali Begituan

SEKADAU   -  Pacaran yang kebablasan membuat Bunga (17, bukan nama sebenarnya) hamil besar.…

Senin, 22 Januari 2018 08:24

Dua Penumpang Pikap Tewas

SAMPIT  -  Kecelakaan hebat terjadi di Jalan HM Arsyad Km 39 tepatnya di Desa Jaya Kelapa,…

Senin, 22 Januari 2018 08:23

Pengedar Sabu-Sabu Transaksi dengan Polisi

KOTAWARINGIN TIMUR  -  Juni Edi Akbar alias Junaedi Akbar ditangkap Satuan Reserse Narkoba…

Senin, 22 Januari 2018 08:21

Mahasiswi Cantik asal Bali Meninggal di AS

LOUSIANA  -  Seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Perhotelan Bali (STPBI) Ni Kadek Ayu Ratih Sinta…

Senin, 22 Januari 2018 08:18

Karutan Purworejo Dipecat

PURWOREJO  -  Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly memberi tindakan tegas terhadap…

Sabtu, 20 Januari 2018 08:14

Penyelundupan Kayu Sono Keling Digagalkan Polisi

MEJAYAN  –  Puluhan batang kayu Sono Keling yang bakal diselundupkan ke Surakarta, Jawa…

Sabtu, 20 Januari 2018 08:12

Komisi D Minta Dua Bocah Kecanduan Seks Direhabilitasi

SURABAYA   -   Komisi D DPRD Surabaya mendorong agar Pemkot Surabaya memberikan penanganan…

Sabtu, 20 Januari 2018 08:12

Mobil Polisi Seruduk Tiga Motor

AIMAS  -  Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kampung Wermit Distrik Teminabuan Kabupaten Sorong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .