MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Jumat, 12 Januari 2018 08:38
Penjual Ikan Korban Tikam Embuskan Napas Terakhir
DIKAWAL POLISI: Setelah disalatkan, kemarin (11/1) jenazah Mustamin dimakamkan di TPU BDS.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penjual ikan di Pasar Pandansari, Mustamin yang menderita dua luka tikam di bagian punggung dan perut, kemarin (11/1) pukul 01.30 Wita mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD). Penikaman itu dilakukan Maceni, hanya gara-gara tak terima sepupunya Badrudin, penjual udang di Pasar Pandansari diomeli korban pada Selasa (9/1) lalu. Dengan kondisi berlumuran darah, Mustamin dilarikan ke rumah sakit pelat merah di kawasan Jalan MT Haryono menggunakan sepeda motor. Selama dua hari, pria berusia 50 tahun itu menjalani masa kritis sebelum akhirnya dipanggil Sang Khalik.

 Informasi yang didapat Balikpapan Pos, luka terparah di bagian perut akibat tikaman pisau, sehingga korban harus terus-terusan mendapatkan transfusi darah.

 Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol I Putu Yasa membenarkan kabar tersebut. “Iya, benar. Korban meninggal tadi malam,” terang Putu, kemarin (11/1).

 Usai dilakukan visum, akhirnya jenazah korban dipulangkan ke rumah keluarganya di Jalan Pandan Arum, Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat. Jasad korban usai disalatkan di Masjid Asy-Sya’ban, langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) BDS.

 “Korban telah di makamkan tadi siang (kemarin) di TPU BDS. Perjalanan menuju pemakaman dikawal anggota kami agar berjalan lancar,” bebernya.

 Meski demikian, proses hukum tetap berlanjut. Kini pihak penyidik Polsek Balikpapan Barat sedang melengkapi berkas dan meminta keterangan saksi-saksi tambahan. “Proses hukum masih berjalan, tersangka sudah kita amankan. Saat ini penyidik sedang mendalami kasusnya,” terang dia.

 Sang penikam, Maceni mengaku berhasil diamankan aparat Polsek Barat beberapa jam setelah penikaman. Pelaku sempat kabur ke wilayah Manggar dan merencanakan pelarian yang lebih jauh. Saat diinterogasi polisi, Maceni mengaku, kejadian berdarah tersebut dilakukannya murni karena spontanitas. Dia tidak terima dengan kata-kata korban, kemudian mengambil sebilah pisau di dekat lapak dan langsung mengejar Maceni. Mustamin lantas lari ketakutan, namun terjatuh. Saat itulah, Maceni menghujamkan pisau dua kali ke tubuh Mustamin.

 “Saya tikam dua kali, di bagian pinggang dan perut. Kemudian saya lari untuk mengamankan diri,” kilah Maceni.

 Awal permasalahan, dipicu Badrudin yang salah meletakkan barang dagangannya. Udang yang hendak ditawarkan ke pembeli ditaruh ke lapak tetangga, seorang penjual ikan, yaitu korban Mustamin. Pria berusia 50 tahun ini marah dan langsung menegur Badrudin. Penjual udang lantas pergi, kemudian kembali mendatangi Mustamin bersama keluarganya, Maceni. (pri/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 08:44

Tubuh Kejang, Dikasih Bawang Eh Nyawa Langsung Melayang

BALIKPAPAN  –  Perumahan Balikpapan Regency pada Kamis (18/1) kemarin pagi heboh. Saat…

Jumat, 19 Januari 2018 08:42

KPAI Kawal Kasus Cabul P

BALIKPAPAN  -  Sudah dua bulan lebih berlalu sejak penahanan P, pemuda yang mengalami disorientasi…

Jumat, 19 Januari 2018 08:39

Angin Kencang, Robohkan Atap Ruko

BALIKPAPAN  -  Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Balikpapan pada Kamis…

Jumat, 19 Januari 2018 08:37

Abu Tour Siap Kembalikan Dana

BALIKPAPAN   -   Kementerian Agama (Kemenag) memberikan teguran kepada dua travel umroh…

Jumat, 19 Januari 2018 08:35

Pembongkar Makam Berkeliaran

SANGATTA   -   Warga Kutim hari ini (18/1) dihebohkan oleh manusia pembongkar makam.…

Jumat, 19 Januari 2018 08:33

Pangdam Pastikan TNI-Polri Sangat Solid

Balikpapan, Sport and Convention Centre (BSCC) Dome, Rabu (17/1) lalu menjadi saksi solidnya TNI dan…

Kamis, 18 Januari 2018 09:16

Pasutri Bawa Sabu 1,24 Kilogram

BALIKPAPAN  -  Tim Opsnal Polsek Balikpapan Selatan patut mendapatkan acungan jempol. Mereka…

Kamis, 18 Januari 2018 09:12

Antar 6 Kg Sabu, Upahnya Rp 120 Juta

BALIKPAPAN   -  Di dunia kejahatan pun ada istilah “naik kelas” atau “naik…

Kamis, 18 Januari 2018 09:08

Keuntungan Menggiurkan di Balik Bisnis Haram Narkoba

BALIKPAPAN  -  Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau disingkat narkoba menjadi musuh…

Kamis, 18 Januari 2018 09:08

Keuntungan Menggiurkan di Balik Bisnis Haram Narkoba

BALIKPAPAN  -  Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau disingkat narkoba menjadi musuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .