MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Jumat, 12 Januari 2018 09:10
15 Kades Terpilih Dilantik
PENGUKUHAN: Bupati PPU Yusran Aspar melantik 15 kades terpilih di Gedung Graha Pemuda.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Sebanyak 15 kepala desa (kades) yang menang di Pilkades Serentak pada 27 November 2017 lalu dilantik oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar di Gedung Graha Pemuda PPU, Kamis (11/1) kemarin. Pelantikan kepala desa tersebut turut hadir Wakil Bupati PPU Mustaqim Mz, Ketua DPRD PPU Nanang Ali, Kapolres PPU AKBP Sabil Umar, Dandim  0913/PPU Letkol Czi Dwi Imam Subagiyo dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Penajam Darfiah serta ratusan tamu undangan.  

Bupati melantik 14 kepala desa untuk masa bakti 2017-2023, yakni Kepala Desa Sidorejo, Giripurwa, Bangun Mulya, Labangka, Labangka Barat, Gunung Intan, Gunung Mulia, Rintik, Telemow, Bumi Harapan, Karang Jinawi, Agro Mulyo, Semoi Dua, Suko Mulyo untuk masa bakti 2017-2023 serta Kepala Desa Tengin Baru masa bakti 2016-2022.

Bupati menekankan, kepada seluruh kepala desa untuk menjalankan roda pemerintahan desa sesuai dengan aturan yang berlaku. Pengelolaan alokasi dana desa (ADD) harus berhati-hati jangan sampai ada yang terperosok ke ranah hukum. Karena menyalahgunakan ADD.

“Kepala desa harus turut proaktif dalam menyalurkan aspirasinya, memberi informasi apa saja yang diperlukan desa karena aspirasi muncul dari level bawah terlebih dahulu. Para Kepala Desa harus menjadi tokoh pelopor di desanya yang dapat membuat perubahan, karena desa sudah didukung Dana Desa atau ADD. Bila desanya lemah berarti Kepala Desa tidak dapat bekerja dengan baik,” ujar Yusran.

Kepala desa diharapkan untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur skala lokal. Pemerintah desa juga harus menjalin kerja sama UPT PU Kecamatan dalam meyelesaikan prsoalan infrastruktur jalan tani dan lingkungan. “Kepala desa harus menjalin komunikasi dengan intens dengan camat dan DPMPD  untuk menyelesaikan persoalan-persoalan desa,” terangnya.

Pemkab PPU tengah merancang program kredit infrastruktur dan ekonomi desa untuk percepatan pembangunan desa. Dana pinjaman infrastruktur dan ekonomi desa tersebut hanya dikenakan bunga 2,5 persen. “Kalau ingin percepatan pembangunan, kepala desa bisa pinjam dana infrastruktur dan ekonomi desa,” tandasnya. (kad/san)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .