MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Sabtu, 13 Januari 2018 07:28
Empat Tahun Disetubuhi Ayah Tiri
PERBUATAN BEJAT: Setelah sempat dinyatakan buron,MS pelaku pencabulan anak di bawah umur akhirnya diringkus polisi.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Pelaku pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara (PPU) terkuak sudah. Ternyata pelaku pencabulan yang menyebabkan Melati (15) bukan nama sebenarnya, hamil enam bulan adalah ayah tirinya. Pria yang diketahui berinisial MS (40) tega berbuat tak senonoh terhadap anak tirinya tersebut harus berurusan dengan pihak kepolisian. Setelah dinyatakan buron, MS akhirnya berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres PPU dan Polsek Waru, Kamis (11/1) sore.

Kapolres PPU AKBP Sabil Umar mengungkapkan, tersangka pencabulan anak dibawah umur ini diringkus pada saat bersembunyi di sebuah gubuk di tengah perkebunan di wilayah Kecamatan Waru. Pada saat penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan.

“Setelah anggota mendapatkan laporan pencabulan dari keluarga korban, anggota langsung mencari pelaku di kediamannya. Namun, pelaku melarikan diri dan sembunyi di gubuk. Tetapi anggota mendapatkan informasi bahwa pelaku sembunyi di gubuk di tengah kebun. Ketika pelaku dipastikan ada dalam gubuk tersebut, anggota langsung melakukan penyergapan dan menangkap pelaku,” kata Sabil Umar pada media ini, kemarin (12/1).

MS diduga melakukan aksi bejatnya tersebut ketika Melati masih menginjak usia 11 tahun. Perbuatan itu muncul dipermukaan pada saa korban hamil enam bulan. Untuk melancarkan perbuatan bejatnya tersebut, Sabil Umar mengungkapkan, ketika kondisi rumah sepi. Bahkan, terkadang MS menyuruh isterinya untuk belanja sesuatu di luar ketika hasrat bejatnya menggebu. “Korban juga pernah dilarang pergi ke sekolah dengan alasan bensin motor habis. Dalam kesempatan itu pelaku melakukan kegiatan (tak senonoh) tersebut. Aksi bejat pelaku itu terjadi sejak tahun 2014 silam. Nah, aksi bejat itu berlanjut sampai korban hamil,” terang Sabil Umar.

Sekira empat tahun perbuatan pelaku berjalan mulus. Karena korban tidak berani membuka mulut kepada orang lain. Pasalnya, tersangka MS melayangkan ancaman kekerasan kepada korban pada saat melakukan perbuatan layaknya suami isteri. “Indikasi persetubuhan anak di bawah umur ini di bawah ancaman kekerasan. Ini juga masih akan didalami. Korban nanti akan divisum untuk memastikan apakah pelaku pernah melakukan kekerasan fisik atau pemukulan terhadap korban,” ujarnya.

Saat ini,  siswi SMP tersebut masih di bawah tekanan batin, sehingga belum bisa dimintai keterangan oleh pihak kepolsian. Begitu pula dengan ibu kandung korban. “Korban mengalami trauma berat, orangtuanya juga masih syok. Sehingga penyidik Polsek Waru belum bisa melakukan pemeriksaan. Nanti kalau ada informasi terbaru mengenai kasus ini akan kita sampaikan kepada teman-teman wartawan,” tuturnya.

Kapolres menegaskan, tersangka pencabulan anak di bawah umur ini akan dikenakan undang-undang perlindungan anak. “Hukumannya cukup berat. Apalagi korban di bawah ancaman kekerasan,” tandasnya. (kad/san)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .