MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 13 Januari 2018 07:55
Ibu Asal Kutim Dibui 8 Bulan

Donasi untuk Anak Dipakai Pribadi

PROKAL.CO, SANGATTA  –  Ria Yanti, seorang ibu asal Sangatta dijatuhi vonis  8 bulan pidana oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN).  Dia terbukti melakukan eksploitasi anak kandungnya yang bernama Eza (4).

Ketua majelis hakim, Ibnu Widodo saat membacakan vonis mengatakan, Ria terbukti melakukan eksploitasi anak karena memakai dana bantuan tidak semestinya. Ria dinyatakan terbukti melanggar pasal 86 Jo pasal 76 ayat 1 UU Perlindungan Anak (PA). Kasus ini bermula pada 2013 lalu. Saat itu Ria butuh bantuan untuk mengobati Eza yang terkena sakit mata, Ria lalu meminta bantuan lewat media sosial. Kemudian pada tahhun tahun 2017, Ria mendapat bantuan dari seorang dermawan asal Jakarta yang bernama Lili. Saat itu Lili menyatakan akan memberikan bantuan kepada Ria, dengan syarat Ria tidak usah meminta bantuan lagi lewat medsos.

 Namun, tiba-tiba Lili menemukan Ria masih meminta bantuan. Sehingga Lili geram dan melaporkan Ria pada Mei 2017 dan ditetapkan jadi tersangka. Kasus pun berlanjut ke meja hijau.

 Dalam persidangan, jaksa membeberkan sejumlah transaksi ke rekening Ria. Namun Ria dan tim kuasa hukumnya tidak bisa membuktikan penggunaan uang transaksi tersebut.

 

Jaksa menuduh, uang tersebut dipakai untuk keperluan pribadi Ria. Namun hakim menganggap, tidak ada saksi yang menguatkan tuduhan jaksa tersebut.

 

 "Menimbang bahwa tidak ada saksi yang menjelaskan pemakaian uang untuk beli pakaian, mobil, maka harus dikesampingkan," ujar Ibnu saat membacakan pertimbangannya, Kamis (11/1) lalu.

 Namun, hakim Ibnu tetap mengakui, Ria memakai uang bantuan untuk keperluan pribadi. Menurut Ibnu, hal itu terbukti karena Ria tidak bisa menjelaskan uang-uang tersebut digunakan untuk apa. Namun majelis tidak membeberkan berapa uang yang dipakai oleh Ria.

 

Majelis hakim juga mengembalikan rekening Ria yang sebelumnya sempat disita atau dibekukan oleh penyidik. "Mengembalikan handphone dan rekening atas nama Ria Yanti kepada terdakwa," ucapnya.

PENGACARA KECEWA

 

Atas vonis ini pengacara Ria, Boris Tampubolon dari LBH Mawar Saron keberatan. Boris mengatakan, uang yang diterima Ria adalah uang sebelum membuat perjanjian dengan Lili.

"Uang yang masuk totalnya itu Rp 109 juta selama 2 tahun dan itu enggak langsung banyak. Ada orang kasih Rp 100.000 dan itu yang terkumpul semua selama 2 tahun," ucap Boris usai sidang.

Boris menambahkan, meski sudah mendapat bantuan, Ria tidak menggunakan uangnya untuk keperluan pribadi. Hal itu dibuktikan dengan adanya bukti pembayaran pengobatan Eva.

 

"Yang kedua, kita juga punya bukti kuitansi pengobatan," tutur Boris.

Atas vonis itu, pihaknya masih pikir-pikir akan mengajukan banding atau tidak. Sedangkan dari pihak jaksa, tidak mau dimintai tanggapan usai sidang.

"Kita masih pertimbangkan dulu," kata Boris. (hd/int/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 00:54

Duda Tewas Terseruduk Tangki

BANYUWANGI  –   Malang benar nasib Saiful Bahri (48) warga Dusun Aseman, Desa Bimorejo,…

Sabtu, 17 November 2018 00:53

Tahanan Lapas Meninggal Tak Wajar

PALEMBANG   - Yuhendri Kusnandi (39), tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muara Enim, diduga…

Sabtu, 17 November 2018 00:52

Bakar Sampah, Merembet ke Semak Belukar

BALIKPAPAN  -  Semak belukar yang berada di sebelah pembuangan sampah milik warga di Jalan…

Sabtu, 17 November 2018 00:51

Terhimpit Utang, Aniaya Wanita Paru Baya

BUNTOK  -  Gara-gara terhimpit utang, seketika pikiran jahat Panjul muncul. Melihat Misniarwati…

Jumat, 16 November 2018 08:00

Pemadat dan Pengedar Sabu Diciduk

SANGATTA   -   Dua pemuda terpaksa merasakan dinginnya lantai penjara. Pasalnya, keduanya…

Jumat, 16 November 2018 07:58

Baiq Nurul Tulis Surat untuk Jokowi

MATARAM  -  Dukungan untuk Baiq Nuril Maknun,36 tahun terus mengalir. Berbagai pihak mendorong…

Jumat, 16 November 2018 07:56

Geledah Perampas HP Temukan SS

SURABAYA   -  Pertunjukan drama kolosal  Surabaya Membara menyisakan cerita bagi…

Jumat, 16 November 2018 07:55

Jaksa Kirim Surat Eksekusi

MATARAM  - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram melayangkan surat panggilan…

Kamis, 15 November 2018 07:36

Tikam Kekasih karena Cemburu

BANJARMASIN   -   Muhammad Fikriansyah alias Fikri bakal menjalani harinya di balik jeruji…

Kamis, 15 November 2018 07:34

Polisi Periksa Semua Tetangga Korban

JAKARTA   –   Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi menjadi PR besar yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .