MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 13 Januari 2018 07:55
Ibu Asal Kutim Dibui 8 Bulan

Donasi untuk Anak Dipakai Pribadi

PROKAL.CO, SANGATTA  –  Ria Yanti, seorang ibu asal Sangatta dijatuhi vonis  8 bulan pidana oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN).  Dia terbukti melakukan eksploitasi anak kandungnya yang bernama Eza (4).

Ketua majelis hakim, Ibnu Widodo saat membacakan vonis mengatakan, Ria terbukti melakukan eksploitasi anak karena memakai dana bantuan tidak semestinya. Ria dinyatakan terbukti melanggar pasal 86 Jo pasal 76 ayat 1 UU Perlindungan Anak (PA). Kasus ini bermula pada 2013 lalu. Saat itu Ria butuh bantuan untuk mengobati Eza yang terkena sakit mata, Ria lalu meminta bantuan lewat media sosial. Kemudian pada tahhun tahun 2017, Ria mendapat bantuan dari seorang dermawan asal Jakarta yang bernama Lili. Saat itu Lili menyatakan akan memberikan bantuan kepada Ria, dengan syarat Ria tidak usah meminta bantuan lagi lewat medsos.

 Namun, tiba-tiba Lili menemukan Ria masih meminta bantuan. Sehingga Lili geram dan melaporkan Ria pada Mei 2017 dan ditetapkan jadi tersangka. Kasus pun berlanjut ke meja hijau.

 Dalam persidangan, jaksa membeberkan sejumlah transaksi ke rekening Ria. Namun Ria dan tim kuasa hukumnya tidak bisa membuktikan penggunaan uang transaksi tersebut.

 

Jaksa menuduh, uang tersebut dipakai untuk keperluan pribadi Ria. Namun hakim menganggap, tidak ada saksi yang menguatkan tuduhan jaksa tersebut.

 

 "Menimbang bahwa tidak ada saksi yang menjelaskan pemakaian uang untuk beli pakaian, mobil, maka harus dikesampingkan," ujar Ibnu saat membacakan pertimbangannya, Kamis (11/1) lalu.

 Namun, hakim Ibnu tetap mengakui, Ria memakai uang bantuan untuk keperluan pribadi. Menurut Ibnu, hal itu terbukti karena Ria tidak bisa menjelaskan uang-uang tersebut digunakan untuk apa. Namun majelis tidak membeberkan berapa uang yang dipakai oleh Ria.

 

Majelis hakim juga mengembalikan rekening Ria yang sebelumnya sempat disita atau dibekukan oleh penyidik. "Mengembalikan handphone dan rekening atas nama Ria Yanti kepada terdakwa," ucapnya.

PENGACARA KECEWA

 

Atas vonis ini pengacara Ria, Boris Tampubolon dari LBH Mawar Saron keberatan. Boris mengatakan, uang yang diterima Ria adalah uang sebelum membuat perjanjian dengan Lili.

"Uang yang masuk totalnya itu Rp 109 juta selama 2 tahun dan itu enggak langsung banyak. Ada orang kasih Rp 100.000 dan itu yang terkumpul semua selama 2 tahun," ucap Boris usai sidang.

Boris menambahkan, meski sudah mendapat bantuan, Ria tidak menggunakan uangnya untuk keperluan pribadi. Hal itu dibuktikan dengan adanya bukti pembayaran pengobatan Eva.

 

"Yang kedua, kita juga punya bukti kuitansi pengobatan," tutur Boris.

Atas vonis itu, pihaknya masih pikir-pikir akan mengajukan banding atau tidak. Sedangkan dari pihak jaksa, tidak mau dimintai tanggapan usai sidang.

"Kita masih pertimbangkan dulu," kata Boris. (hd/int/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 08:11

Lima Nyawa Penumpang Melayang

TARAKAN   -   Lima nyawa kembali melayang di perairan Kalimantan Utara. Kecelakaan kapal cepat…

Rabu, 23 Mei 2018 08:09

KSOP Sebut Sopir Mengantuk

TARAKAN   -  Sejumlah korban selamat dari insiden kapal cepat Harapan Express yang menabrak…

Rabu, 23 Mei 2018 08:09

KPK Klarifikasi Temuan Uang dan Aset

JAKARTA  -  KPK kemarin memanggil Sherin Taria, istri gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola Zulkifli,…

Rabu, 23 Mei 2018 08:08

Pencuri Batu Bara Diringkus

BANJARMASIN   -  Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di…

Selasa, 22 Mei 2018 08:39

Nyabu, Janda dan Residivis Dicokok

MATARAM  --  Tim Sat Resnarkoba Polres  Mataram belum lama ini menangkap pengguna obat-obatan…

Selasa, 22 Mei 2018 08:36

Idrus Diperiksa KPK

JAKARTA   –   Skandal korupsi pembahasan dan pengesahan rencana kerja dan anggaran…

Selasa, 22 Mei 2018 08:35

Dua Madi asal Sungai Danau Masuk Jaringan Malaysia

BANJARMASIN   - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua…

Selasa, 22 Mei 2018 08:34

Kejati Jambi Buru Enam DPO

JAMBI   –  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, beberapa bulan belakangan ini berhasil…

Selasa, 22 Mei 2018 08:32

24 Jamaah Ahmadiyah Masih di Polres

JAKARTA   –   Peristiwa kekerasan yang kembali menerpa Jamaah Ahmadiyah di Lombok…

Senin, 21 Mei 2018 08:32

Otak Pelaku Pengeroyokan Diringkus

PENAJAM   -   Jajaran Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap pelaku pengeroyokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .