MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Minggu, 14 Januari 2018 09:41
Janji Nyanyi Maksimal demi Bantu Pasang Ring Jantung Sang Ayah

Mega Mustika Wakili Kaltim di Liga Dangdut Indonesia 2018

DUKUNGAN IBUNDA: Sang ibu yang selalu mendampingi Mega di tiap tahapan hingga melaju ke Jakarta. (DOK PRIBADI MEGA FOR BALPOS)

PROKAL.CO, Satu lagi anak muda berprestasi asal Kota Minyak yang dipercaya mewakili Kaltim dalam ajang pencarian bakat tingkat nasional. Namanya Mega Mustika.Penyanyi panggung asal Kampung Baru, Balikpapan Barat ini bakal mewarnai layar kaca sebagai nominator perwakilan Kaltim di ajang Liga Dangdut Indonesia di Indosiar.

 
ESA FATMAWATI

M
EGA merupakan sosok mandiri yang mencoba peruntungan di jalur musik dangdut melalui ajang pencarian bakat. Berbekal suara lembut mendayu-dayu, ia mengikuti audisi dengan harapan dapat masuk ke industri musik dangdut dan melayu secara total. Penyuka olahraga bela diri muaythai ini ingin sukses berkarya di dunia musik.

Ia memang mencintai musik sejak kecil, terutama dangdut. Sejak berusia 6 tahun ia mulai mengenal musik dangdut dan menyukainya. Mega bukan hanya hobi menyanyi, ia merasakan kebahagiaan saat bernyanyi. Baginya, saat bernyanyi ia bisa meredakan perasaan dan pikiran negatif, baik kesedihan atau kemarahan.

Saat menyanyi, ia juga merasakan kesenangan tersendiri karena dapat menghibur mereka yang mendengarkan. Perempuan kelahiran 20 September 1992 itu kemudian mulai bernyanyi dari panggung ke panggung dengan bayaran seadanya. Meski begitu, ia tetap terus menjalani pekerjaannya demi meringankan beban perekonomian keluarga.

Berbagai pengalaman dirasakan, suka maupun duka. Merasa direndahkan karena pekerjaannya sebagai penyanyi panggung, beberapa kali mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Pernah juga ia mendapat pengalaman buruk saat bernyanyi di atas panggung saat kecil.

"Saya pernah dilempari botol saat di atas panggung. Itu saya alami saat tampil di suatu tempat, tapi bukan di daerah saya," kenangnya.

Tampil dari panggung ke panggung, Mega menerima bayaran mulai dari Rp 200 ribu hingga terkadang Rp 1 juta. Nominal Rp 1 juta baginya bukan nilai kecil. Berapapun yang ia dapatkan, ia berikan pada ibundanya, untuk meringankan tanggungan perempuan yang melahirkannya tersebut.

Ibunda Mega adalah seorang pedagang gorengan dan kue basah.Sementara ayahnya dahulu bekerja sebagai tukang ojek. Ya, dahulu ayah bekerja, namun tidak lagi. Sang ayah kinisedang sakit jantung dan terpaksa berhenti mencari nafkah. Mega berharap dapat meringankan ayah tercintanya tersebut agar dapat beraktivitas lagi.

"Saya ingin memasangkan ring di jantung bapak. Saya ingin bapak bisa sehat kembali, tidak merasakan nyeri lagi di dadanya. Saya berharap bapak segera bisa beraktivitas lagi dan bisa tersenyum bahagia, bangga melihat saya sukses," ungkap Mega.

Untuk semuayang ia upayakan, Mega hanya berharap kebahagiaan di mata kedua orangtuanya. Ia berharap, suatu saat dapat memberangkatkan nenek dan ibundanya naik haji. Mega tidak ingin melihat orang yang ia sayangi menderita, tanpa ia berbuat apa-apa.

Bertahun-tahun mencintai musik dangdut, dua sosok penyanyi dangdut ataupun melayu tanah air yang paling ia favoritkan adalah Iyeth Bustami dan Inul Daratista. Ia masih ingat, saat insiden pelemparan botol di masa kecilnya, ia tengah bernyanyi tembang Laksmana Raja di Laut milik Iyeth.

Sementara itu, ia mengaku saat mengikuti lomba paling sering menyanyikan lagu Inul Daratista."Pengin duet dengan bunda Iyeth atau bunda Inul karena lagu mereka yang paling memberi kesan berarti dalam hidup saya," katanya.

Lulusan SMA Airlangga itu kini tinggal selangkah untuk bisa masuk di industri musik dangdut. Kini mega tengah bersiap untuk keberangkatannya mewakili Kaltim dan Balikpapan khususnya berkompetisi live di televisi.

Dia pun meminta dukungan kepada masyarakat Kaltim khususnya Balikpapan dengancara mengetik Lida spasi Mega kirim ke 97288.(*/rus)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 08:53

“Kalau Sudah Dipasang, Bisa Main Bola Dong”

SEPULUH  penyandang cacat kaki putung yang tersebar di wilayah selatan Kaltim merasa lega. Keterbatasan…

Jumat, 20 April 2018 08:51

Proyek Kereta Api Kaltim Aman

SAMARINDA   -  Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim, Tri Murti Rahayu mengklarifikasi…

Jumat, 20 April 2018 08:50

Berpotensi Tunjuk Plt

BALIKPAPAN   -    Pemerintah kota (pemkot) ternyata belum menyiapkan nama-nama…

Jumat, 20 April 2018 08:49

PLN Kaltimra dan 13 Vendor Tanda Tangani Deklarasi Antigratifikasi

BALIKPAPAN  -  PLN Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kanwil Kaltimra)…

Jumat, 20 April 2018 08:48

Kendaraan Sumbang Emisi 36 Persen

BALIKPAPAN   -   Meningkatnya jumlah kendaraan di Balikpapan mengakibatkan menurunnya…

Jumat, 20 April 2018 08:47

Satpol PP Siapkan Kekuatan Penuh

BALIKPAPAN  -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mulai gerah dengan banyaknya alat peraga…

Jumat, 20 April 2018 08:46

Bupati dan BPOM Teken MoU

TANA PASER   -   Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam mengonsumsi…

Kamis, 19 April 2018 08:59

Listrik Segera Masuk Kampung Pelangi

TANA PASER  –   Ada kabar gembira buat warga yang bermukim di Kampung Pelangi,…

Kamis, 19 April 2018 08:56

Sebaiknya Tunggu Selesai Lelang Investasi

PENAJAM   -   Pemprov Kaltim dan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) sangat bernafsu menggelar…

Kamis, 19 April 2018 08:55

HEHEHE..!! Katanya Sih, Komitmen Cabut Izin Tambang Perusak Lingkungan

 SAMARINDA   –   Untuk kesekian kalinya, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .