MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Minggu, 14 Januari 2018 10:20
P Cari Mangsa Pakai Kode
Tersangka P

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pemuda berinisial P, yang tersandung kasus pencabulan lelaki seks lelaki (LSL) atau masyarakat mencap sebagai gay tak kunjung dilimpahkan ke meja hijau. Padahal sudah 9 anak lelaki yang mengaku menjadi korban. P memimpin organisasi kepemudaan, Green Generation dengan ribuan remaja sebagai anggota, bahkan dijadikan sosok generasi muda yang genius sehingga meraih banyak penghargaan serta promosi pendidikan sampai ke luar negeri.  Lantas darimana P bisa mengelabui anak-anak cowok untuk bisa disetubuhi?

Pembina Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Arita Rizal Effendi mengatakan, seseorang yang memiliki penyimpangan seksual biasanya cenderung memperhatikan calon korban atau pasangannya dengan intens dan secara tersembunyi.

Dia membeberkan, ada gerakan-gerakan isyarat sebagai pesan rahasia kepada orang lain yang memiliki penyimpangan orientasi seksual yang serupa dengannya. "Biasanya itu dari beberapa kasus yang kita dapatkan informasinya itu dia pakai kode kedua jari telunjuk itu saling giniin (kedua jari telunjuk saling adu). Jadi biasanya yang memiliki permasalahan serupa itu sadar kalau si P ternyata biseksual atau mempunyai masalah yang sama dengannya," terangnya.

Arita mengatakan, informasi yang ia dapat dari para anggota organisasi yang dipimpin P bahwa acapkali P sering menggunakan isyarat serupa saat berpidato di depan umum atau anggotanya.

"Iya kalau pidato katanya dia itu sering begitu. Jadi kalau yang sadar dan tahu itu ternyata dia ini sama seperti dirinya," imbuh dia.

Gerakan isyarat rupanya bukan hanya itu. Menurut Arita, isyarat lain yakni menggunakan cincin di jari kelingking pelaku. Dimana dari informasi yang ia dapatkan bahwa seseorang yang menggunakan cincin di jari kelingkingnya itu memiliki penyimpangan seks. Meskipun hal ini belum bisa dipastikan sepenuhnya.

"Kalau yang saya dengar itu juga pakai cincin di jari kelingking itu juga kode. Jadi biasanya dia nunjukin cincinnya di jari kelingking sambil ngobrol-ngobrol. Otu sih setahu saya," ujarnya.

HORMON LELAKI KEMAYU

Sebelumnya Psikokog Balikpapan Dwita Salverri mengatakan bahwa seseorang yang memiliki keterbelakangan seksualnya biasanya dipengaruhi oleh hormonnya yang lebih dominan hormon perempuan dibandingkan hormon laki-lakinya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari lingkungan sekitar hingga bawaan lahir.

"Manusia itu punya dua hormon didalam tubuh. Nah lihat lagi kita ini dominannya di hormon yang mana. Nah biasanya yang begitu itu hormon perempuannya lebih besar. Jadi tingkah lakunya itu mirip dengan perempuan. Ini juga disebabkan oleh faktor bawaan lahir ataupun lingkungan sekitar. Bisa juga karena dia jadi korban kekerasan seksual juga," jelas dia.

Untuk itu Dwita menyarankan seseorang yang memiliki permasalahan seksual untuk segera diubah pola hidupnya. Seperti merubah hormon wanita yang dominannya dengan terapi-terapi khusus. Sehingga secara bertahap mereka dapat sembuh dengan sendirinya.

"Bisa dengan mengubah pola pikir dan pola hidupnya. Harus terus dibawa konseling dan meningkatkan motivasinya agar dia tidak selalu berperilaku seperti itu. Jadi memang secara bertahap dapat disembuhkan seseorang yang memiliki penyakit seperti ini," pungkas dia. (yad/yud)


BACA JUGA

Senin, 22 Januari 2018 09:08

Pelajar Tewas Minum Racun Rumput

PENAJAM  -   Pelajar kelas XI SMAN 5 Penajam Paser Utara (PPU), Alfian nekat mengakhiri hidupnya…

Senin, 22 Januari 2018 09:06

Satpol PP Tertibkan Parkir Liar di Pasar Dadakan

BALIKPAPAN  -  Satpol PP melakukan penertiban parkir liar di pasar dadakan Jalan Marsma R…

Senin, 22 Januari 2018 09:05

Dua Kubu Saling Lapor Polisi

JAKARTA  –  Konflik Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) merembet ke ranah hukum. Setelah…

Senin, 22 Januari 2018 09:04

Tim Gabungan Bekuk Sindikat Curanmor Lintas Wilayah

BALIKPAPAN  -  Tim gabungan dari Jatanras Polda Kaltim, Jatanras Polres Tanah Bumbu Kalimantan…

Senin, 22 Januari 2018 08:58

“Tangan Panjang” di RS Bhayangkara Diciduk

BALIKPAPAN  -  Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Kalimat yang pantas…

Senin, 22 Januari 2018 08:57

Spesialis Jambret di Timur Diringkus

BALIKPAPAN  - Pupus sudah petualangan Samsul Arifin (35) dalam dunia kejahatannya. Pria yang diketahui…

Senin, 22 Januari 2018 08:55

Prestasi Polda Kaltim Berkat Kerja Sama Semua Pihak

BALIKPAPAN   -  Kegiatan malam pisah sambut Kapolda Kaltim di Ballroom Grand Senyiur…

Minggu, 21 Januari 2018 10:42

Bawa 6 Ribu Pil Koplo, Tulus Dicokok

BALIKPAPAN – Kota Beriman masih menjadi sasaran empuk pengedar narkoba. Buktinya pada Jumat (19/1),…

Minggu, 21 Januari 2018 10:38

Satpol PP Bidik Baliho Paslon

BALIKPAPAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera menyasar baliho pasangan calon (Paslon) yang…

Minggu, 21 Januari 2018 10:36

Pengembang Bumi Nirwana Diprotes

BALIKPAPAN - Warga RT 36, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara (Balut) yang berbatasan dengan perumahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .