MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 14 Januari 2018 10:39
Esek-Esek, ABG Patok Rp 500 Ribu

Terima Order via Medsos, Mainnya di Indekos

MIRIS: ABG yang masih tergolong pelajar penyedia jasa pemuas nafsu sesaat di Kota Beriman.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Motto Kota Beriman bagi Kota Balikpapan harus kembali direnungkan. Selain permasalahan prostitusi lelaki seks lelaki (LSL) anak atau dikenal gay yang kian tahun terus bertambah,  wanita tuna susila  (WTS) kalangan anak baru gede (ABG) tak kalah memprihatinkan. Bisnis esek-esek yang satu ini bebas razia karena si kupu-kupu tak perlu mangkal di pinggir jalan dan tak terikat waktu mesti di malam hari.

“Murah aja kok, Rp 500 ribu om, udah bisa ‘begituan’,” kata As. Siswi di salah satu SMA yang baru saja merayakan sweet seventeen ini menegaskan harga yang dipatoknya itu memang sudah pasaran. Bukan hanya layanan melampiaskan nafsu, harga yang dipatoknya sudah termasuk check in di indekos.

"Iya om, itu sudah sama kamar. Saya ngekos di Jalan MT Haryono. Kalau mau ya langsung aja," sebut As.

As tak perlu mangkal di pinggir jalan, khawatir suatu saat aparat akan merazianya atau harus berhadapan dengan perubahan cuaca ekstrem di malam hari. Remaja yang keranjingan gadget inipun tak memerlukan jasa muncikari sehingga pendapatan yang akan diperolehnya dari melayani pria hidung belang bisa diterima bersih masuk ke dompet. Kamar indekos tempatnya menginap selama menimba ilmu di Balikpapan tentu tak dikenakan pajak ketimbang harus menyewa kamar hotel yang harganya bisa membuat cekak kantong konsumen.

“Banyak kok tema-teman aku yang kayak gini. Terutama yang ngekos, kan bos (orangtua, Red) kan gak tahu kalau kita ginian,” selorohnya tanpa ada nada penyesalan.

Balikpapan Pos, berkomunikasi dengan As via jejaring Whatsapp (WA). Media sosial (medsos) lainnya pun marak dimanfaatkan untuk membuka jasa prostitusi seperti facebook, LINE, BBM, twitter dan instagram.

“Hasilnya (jasa mesum, Red) buat nambah-nambah uang jajan om,” serunya.

Kamu ngelayani buat tidur doang? Ditanya begitu, As dengan gesit menjawab sanggup memberikan jasa lainnya. Mulai dari menemani bernyanyi saat karaoke, nonton dan makan bareng.  “Nemanin biar gak kesepian gitu. Kalau nemenin karaoke Rp 100 ribu aja sejam,” imbuh dia.

Penyedia jasa prostitusi online lainnya berinisial Si. Kulitnya putih mulus, usianya 21 tahun. Layanan menemani karaoke hinga bobo siap diberikan wanita yang tinggal di Km 1 Jl Soekarno-Hatta ini asalkan tarifnya cocok.

Yang paling mengenaskan, Ls yang masih duduk di bangku SMP. Usianya masih 14 tahun, namun sudah menjalankan bisnis prostitusi online secara mandiri. Bekalnya hanya handphone android, paket internet, dan tarif esek-esek yang lebih mahal karena dirinya masih unyu-unyu.

“Rp 750 ribu om sekali main,” ucapnya.

Ls tinggal di Bukit Sion dan memasang tarif premium dibandingkan WTS anak lainnya. Ls tinggal bersama orangtua sehingga untuk membookingnya harus di kamar hotel. Menariknya, jualan tubuh untuk memuaskan nafsu bejat pria hidung belang dilakoninya di saat jam sekolah supaya orangtuanya tidak curiga.

"Ya kalau mau check in pas jam sekolah, jadi bolos sekolah atau alasan ada les di sekolah sama ibu. Padahal nggak kesana," katanya sambil cekikikan.

Di malam hari, Ls mengaku tak berani buka ‘praktik’ karena takut orangtuanya curiga. Dari hasil esek-esek via online, Ls mengaku mendapatkan uang saku lebih dan bisa membeli apa yang menjadi kebutuhannya.

"Ya biasa aja. Orangtua sih belum tahu. Karena kalau mau di booking malam saya nggak bisa, bisanya pas jam siang aja. Kalau malam pasti nggak dibolehin keluar rumah," ucapnya.

Agus Laksito dari LSM Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Balikpapan mengatakan, permasalahan prostitusi di Balikpapan harus segera diatasi terutama di kalangan para pelajar sebab dapat merusak generasi penerus bangsa.

"Ini bahaya, harus segera di atasi oleh pemerintah. Karena kan selama ini prostitusi lewat medsos ini saya rasa belum pernah diatasi oleh pemerintah. Padahal justru dari sinilah yang banyak terjadi prostitusi di Balikpapan," katanya saat ditemui di kediamannya di Kawasan Jalan Mayjen Sutoyo, Bukit Sion kemarin (13/1).

Agus memaparkan dari data Kementerian Sosial menunjukkan bahwa angka pelajar yang terlibat dalam prostitusi sebanya 55.000 orang. Tentu dari data ini sangat memprihatinkan. Agus berharap kepada pemerintah agar permasalahan ini segera diatasi.

"Di Balikpapan saja itu saya perkirakan ada sekitar 1.200 pelajar yang terlibat dalam prostitusi. Dan rata-rata mereka bermain media sosial. Ini sungguh mengkhawatirkan," ujarnya.

Agus berharap peran orang tua terhadap anaknya untuk terus diawasi. Sebab di tengah era digital ini para pelajar sangat berkembang maju. Bahkan pada jam sekolah pun mereka masih bisa melakukan prostitusinya dengan cara membohongi kedua orang tuanya.

"Yang saya tahu itu modusnya menggunakan medsos. Nah dia malah nggak bisa di booking kalau malam hari karena pasti di marahin orang tuanya. Jadinya saat jam belajar atau alasan les. Padahal dia bohong sama orang tuanya. Ternyata mereka mengakalinya dari situ. Peran orang tua di sini sangat penting," urai dia. (yad/yud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:56

Gagal Menyalip, Tabrak Angkot, Dua Siswa SMP Kritis

BALIKPAPAN   -   Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia kemarin (17/8)…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:54

Rahmad: Usut sampai Akarnya

BALIKPAPAN  -  Dugaan delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:53

Gara-Gara Nasi, Nekat Gantung Diri

SAMPIT  -  Entah apa yang ada dalam benak MF, pemuda berusia 27 tahun ini memilih mengakhiri…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:53
Pria Stres Terobos Lapmer saat Upacara 17 Agustus

“Tembak Saya, Saya Pendukung Prabowo”

BALIKPAPAN  -  Diduga mengalami stres, seorang pria diamankan petugas Satuan Polisi (Satpol)…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:51

Viral, Aksi Heroik Bocah SMP

ATAMBUA  -  Suasana pengibaran bendera merah putih saat upacara peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:49

Lomba Nyanyi 17 Agustus

Pemuda: “Enam belas Agustus tahun empat lima.” Juri: “Ulangi, salah liriknya!”…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:48

Andi Walinono Berharap Balikpapan Bebas Korupsi

BALIKPAPAN  -  Mantan anggota DPRD Balikpapan, Andi Walinono (AW) yang kini menjadi warga…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:47

KASUS RPU..!! Sudah Delapan Tersangka, Tujuh dari ASN

BALIKPAPAN  -  Kasus korupsi pengadaan lahan rumah potong unggas (RPU) semakin serius dituntaskan…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:45

DERITA..!! Lapas Rusak, Napi Tidur di Lapangan

MATARAM   -   Kondisi keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram tetap kondusif…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:44

Minuman Daerah

Setelah upacara peringatan 17-an di Kantor Kedubes RI, ada lima orang dari berbagai suku di Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .