MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 09 Februari 2018 11:25
Usai Kejambretan, Nenek Buta Telantar

Berharap Biaya Pulang ke Kampung Halaman

TELANTAR: Nenek Umiyah yang mengalami kebutaan pasca dijambret, kini telantar di Balikpapan.(AYU UNTUK BALIKPAPAN POS)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kota Beriman yang mendapat predikat nyaman dihuni, kini tak lagi aman. Terutama dari kasus penjambretan. Korbannya selalu perempuan. Mungkin karena dianggap lemah. Ada siswi SMKN 2, driver ojek online, dan lebih gilanya lagi, seorang nenek dijadikan sasaran. Umiyah (68), kini telantar di Balikpapan setelah tasnya berisi uang dijambret.

Sang nenek tak ingat secara tepat kapan penjambretan terjadi. Menurutnya, kejahatan itu berlangsung 20 hari lalu. Saat itu, dia dari arah Samarinda menuju Balikpapan. Tas yang dia rangkul mendadak disambar pelaku. Usai dijambret, sang nenek syok dan matanya tak lagi berfungsi alias mengalami kebutaan.

Nenek Umiyah yang tak punya sanak keluarga itu, kini telantar di kawasan Gunung Guntur dan ditolong oleh seorang tukang ojek yang sering mengantarkannya untuk pergi ke mana-mana.

Pria yang belum diketahui namanya itu, lantas membantu si nenek untuk dikembalikan ke kampung halamannya. Berangkat dari informasi yang diterima oleh masyarakat lewat pria tukang ojek itu, kemudian terdengar oleh Komunitas Balikpapan Tolong Menolong (BaTMen).

“Tadinya kan mata sebelah kiri kabur, tiba-tiba nggak bisa lihat sama sekali dia. Di sini dia nggak ada keluarga. Dia dulunya tukang pijat, jadi nggak punya keluarga. Ada tukang ojek yang sering ngantarin dia, itu yang kenal. Nah, sekarang bapak tukang ojek itu yang nolongin lagi. Butanya itu sekira 20 hari yang lalu. Mungkin gara-gara dia syok atau apa. Karena kena musibah itu, jadi begitu,” terang Ayu Wulandari, ketua BaTMen.

Nenek Umiyah rupanya berada di Balikpapan sejak 1989 silam. Dia berpindah-pindah tempat, bekerja sebagai pedagang baju hingga tukang pijat keliling. Dulu ekonomi Umiyah terbilang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, pasca musibah penjambretan tersebut, Umiyah seakan kehilangan segalanya.

Lantaran tak ada satupun keluarga dari sang nenek, BaTMen berinisiatif untuk menggalang dana dan membantu kepulangan si nenek ke kampungnya di Sampang, Madura. 

“Dia mau diantarkan ke Sampang, Madura. Kita buka penggalangan dana untuk memulangkan beliau pulang ke Madura. Ini aku coba nge-link ke kecamatan tempat dia tinggal di Madura,” tutur Ayu.

Bagi warga yang ingin mengirimkan donasi untuk kepulangan si nenek, bisa langsung mengirimkan bantuannya ke nomor rekening Mandiri 900-00-3852430-3 atas nama Ayu Wulandari atau menghubungi di 081254099968. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 08:47

Gunakan Modus Pindah KK

BALIKPAPAN  -   Kecurangan akan adanya siswa titipan selalu menghantui setiap musim penerimaan…

Senin, 16 Juli 2018 08:41

Palsukan Kartu Keluarga, Diganjar Hukuman Lima Tahun Penjara

BALIKPAPAN  -  Ini peringatan bagi yang berani memalsukan kartu keluarga (KK) supaya tempat…

Senin, 16 Juli 2018 08:38

INI DIA..!! Berbagai Kecurangan PPDB 2018

PENERIMAAN   peserta didik baru (PPDB) tahun ini diwarnai aksi tidak terpuji orangtua maupun oknum…

Senin, 16 Juli 2018 08:36

ORI Kaltim: Rombel Tidak Transparan

BALIKPAPAN  -  Selain permasalahan sistem pendaftaran melalui online yang sempat bermasalah…

Senin, 16 Juli 2018 08:35

Terpaksa Masuk Sekolah Swasta

BALIKPAPAN  -  Penerapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi benar-benar…

Senin, 16 Juli 2018 08:35

Stabil: Sistem Zonasi Tanpa Kajian Akademik

BALIKPAPAN  -  Permasalahan PPDB yang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat terus disoroti.…

Minggu, 15 Juli 2018 09:24

Adu Cerdik Strategi Kembar

MOSKOW - Kroasia memiliki urusan yang belum selesai dengan Prancis. Pada Piala Dunia 1998, Vatreni -julukan…

Minggu, 15 Juli 2018 09:07

HABISI..!! Spesialis Begal Diringkus

BALIKPAPAN - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus menodongkan senjata tajam, akhirnya…

Minggu, 15 Juli 2018 09:03

Keinginan Orangtua Ditolak, ISL Tetap Diproses Hukum

BALIKPAPAN - Keinginan ayah dari ISL agar anaknya bebas, ditolak kepolisian. Walhasil, pelaku pembuang…

Minggu, 15 Juli 2018 09:02

Korban Kedua Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

BALIKPPAN - Setelah melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan terhadap korban tenggelam yang mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .