MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 09 Februari 2018 11:25
Usai Kejambretan, Nenek Buta Telantar

Berharap Biaya Pulang ke Kampung Halaman

TELANTAR: Nenek Umiyah yang mengalami kebutaan pasca dijambret, kini telantar di Balikpapan.(AYU UNTUK BALIKPAPAN POS)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kota Beriman yang mendapat predikat nyaman dihuni, kini tak lagi aman. Terutama dari kasus penjambretan. Korbannya selalu perempuan. Mungkin karena dianggap lemah. Ada siswi SMKN 2, driver ojek online, dan lebih gilanya lagi, seorang nenek dijadikan sasaran. Umiyah (68), kini telantar di Balikpapan setelah tasnya berisi uang dijambret.

Sang nenek tak ingat secara tepat kapan penjambretan terjadi. Menurutnya, kejahatan itu berlangsung 20 hari lalu. Saat itu, dia dari arah Samarinda menuju Balikpapan. Tas yang dia rangkul mendadak disambar pelaku. Usai dijambret, sang nenek syok dan matanya tak lagi berfungsi alias mengalami kebutaan.

Nenek Umiyah yang tak punya sanak keluarga itu, kini telantar di kawasan Gunung Guntur dan ditolong oleh seorang tukang ojek yang sering mengantarkannya untuk pergi ke mana-mana.

Pria yang belum diketahui namanya itu, lantas membantu si nenek untuk dikembalikan ke kampung halamannya. Berangkat dari informasi yang diterima oleh masyarakat lewat pria tukang ojek itu, kemudian terdengar oleh Komunitas Balikpapan Tolong Menolong (BaTMen).

“Tadinya kan mata sebelah kiri kabur, tiba-tiba nggak bisa lihat sama sekali dia. Di sini dia nggak ada keluarga. Dia dulunya tukang pijat, jadi nggak punya keluarga. Ada tukang ojek yang sering ngantarin dia, itu yang kenal. Nah, sekarang bapak tukang ojek itu yang nolongin lagi. Butanya itu sekira 20 hari yang lalu. Mungkin gara-gara dia syok atau apa. Karena kena musibah itu, jadi begitu,” terang Ayu Wulandari, ketua BaTMen.

Nenek Umiyah rupanya berada di Balikpapan sejak 1989 silam. Dia berpindah-pindah tempat, bekerja sebagai pedagang baju hingga tukang pijat keliling. Dulu ekonomi Umiyah terbilang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, pasca musibah penjambretan tersebut, Umiyah seakan kehilangan segalanya.

Lantaran tak ada satupun keluarga dari sang nenek, BaTMen berinisiatif untuk menggalang dana dan membantu kepulangan si nenek ke kampungnya di Sampang, Madura. 

“Dia mau diantarkan ke Sampang, Madura. Kita buka penggalangan dana untuk memulangkan beliau pulang ke Madura. Ini aku coba nge-link ke kecamatan tempat dia tinggal di Madura,” tutur Ayu.

Bagi warga yang ingin mengirimkan donasi untuk kepulangan si nenek, bisa langsung mengirimkan bantuannya ke nomor rekening Mandiri 900-00-3852430-3 atas nama Ayu Wulandari atau menghubungi di 081254099968. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 08:20

Mobil Hancur Total, Sopir Patah Tangan

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan beruntun terjadi di jalan poros Balikpapan-Samarinda, Jumat (20/4)…

Sabtu, 21 April 2018 08:18

KLHK Didesak Ajukan Gugatan

BALIKPAPAN   -  Berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam tim kampanye koalisi masyarakat…

Sabtu, 21 April 2018 08:17

FPI Tuntut Polisi Profesional

BALIKPAPAN  -  Masih ingat dengan kasus penistaan agama melalui akun Facebook (FB) beberapa…

Sabtu, 21 April 2018 08:16

Anak Ketiga, Aduh Lebih Sakit

JAKARTA  -  Pasangan Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu tengah berbahagia. Selasa (17/4) pukul…

Sabtu, 21 April 2018 08:14

Dua Kurir Dicokok, Sabu Total 1 Kg Diamankan

BALIKPAPAN  -  Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim sukses menggagalkan…

Sabtu, 21 April 2018 08:11

Sembunyikan Pil Koplo di Kebun

PENAJAM  -  Dua pemuda Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara…

Sabtu, 21 April 2018 08:08

Wacanakan Bangun Radar, Tato Adat Tak Masalah

TNI butuh banyak prajurit andal, terutama untuk ditempatkan di daerah perbatasan. Musuh utama yang dihadapi…

Jumat, 20 April 2018 08:43

Butuh Empat Jam, Pipa Pertama Diangkat

BALIKPAPAN   -   Barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari…

Jumat, 20 April 2018 08:34

Rp 16 Miliar Zakat Advokasi Pekerja Migran

JAKARTA  -  Dana zakat bukan hanya diberikan secara langsung kepada orang yang membutuhkan.…

Jumat, 20 April 2018 08:33

Bobol Kampus Unair, Terekam CCTV

SURABAYA   -  Maling satroni ruang Fakultas Psikologi Kampus B Unair Surabaya. Pelaku berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .