MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 12 Februari 2018 08:08
Wisata Kilometer 16 Telan Korban Jiwa

Adu Tahan Napas, Tersangkut di Celah Batu

TENGGELAM: Joko saat dievakuasi tim gabungan dengan kondisi sudah tidak bernyawa di Pemandian Wisata Kilometer 16 Tanjung Selor, Minggu (11/2).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR  –   Seorang pria tewas tenggelam saat berekreasi di lokasi pemandian wisata Kilometer 16, Tanjung Selor. Korban sempat tenggelam selama dua jam 30 menit sebelum ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita, Minggu (11/2)

Dari pantauan Radar Kaltara di lapangan sekira pukul 14.00 Wita, tim pencari yang tergabung dari personel Kepolisian, BPBD Kaltara dan Bulungan, PMI, serta dibantu wisatawan yang saat itu berkunjung di objek wisata tersebut sempat kesulitan karena lokasi tenggelamnya korban berada di kedalaman sekitar 3 hingga 4 meter serta korban terselip di sela bebatuan yang ada di dalam air.

Namun berkat usaha yang dilakukan para pencari, korban yang diketahui bernama Joko, warga Tarakan ini berhasil ditarik dari dalam air sekira pukul 15.30 Wita dan langsung dilarikan ke rumah sakit dr. H. Soemarno Sostroatmodjo Tanjung Selor.

Dikatakan Arif (18), salah seorang wisatawan yang saat itu juga sedang berekreasi di objek wisata tersebut, peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 13.18 Wita, namun untuk detail kejadiannya ia tak mengetahui persis.

“Saya tahunya ada yang tenggelam sekira jam 1 siang itu, mengenai bagaimana ia bisa tenggelam saya tidak tahu persis karena lokasi yang berbeda, setelah tahu baru saya ke titik, ternyata sudah banyak wisatawan yang lainnya ikut menyaksikan proses evakuasi,” bebernya saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, informasi awal yang diterima media ini melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Bulungan, Aiptu Sudarno mengatakan, pihaknya memang sedikit terlambat untuk datang ke lokasi, karena laporan juga terlambat. “Karena kondisi perjalanan yang jauh dan juga sulitnya akses komunikasi di TKP, makanya laporan juga terlambat ke kami,” sebutnya.

Disinggung mengenai kronologis kejadian, kata dia, dari data yang dihimpun pihaknya saat itu, korban bersama tiga orang temannya yang lain baru saja selesai mendekorasi acara pernikahan dan hendak berliburan di tempat tersebut.

“Setelah sampai dan menikmati pemandian yang ada di lokasi, Joko bersama dua orangnya yang ada, hendak berlomba menyelam, satu orang bertugas melihat waktu, korban dengan temannya yang biasa dipanggil Riki lah yang berlomba menyelam,” sebutnya.

Namun, lanjut ia katakan, setelah sekira 30 detik lamanya menyelam, si Riki keluar dari dalam air, namun tidak dengan korban. Diduga kata dia, korban menyelam terlalu dalam, sebab tempat dimana korban tenggelam dalamnya diperkirakan mencapai 3 meter lebih,” jelasnya.

“Hanya itu data sementara yang kami punya, dan masih kami cari data-data yang lain,” sebutnya.

Sementara itu, menurut Kasat Sabhara Polres Bulungan AKP Sugeng Irianto yang memimpin jalannya evakuasi, mengaku kesulitan menarik korban dari dalam air, mengingat titik lokasi tenggelamnya korban memiliki kedalaman yang lumayan dalam.

“Kita sempat meraba-meraba dengan kayu di mana lokasi pastinya sebelum diselam untuk ditarik, tapi sulit ditemukan, setelah terus berusaha kita temukan lokasinya, mau diselam juga tak banyak yang tahan napasnya karena tubuh korban juga berat, ternyata di dasar air ada celah batu dan masuk di celah tersebut dan tersangkut,” urainya.

Dengan dibantu dari personel BPBD serta masyarakat dan wisatawan yang ada, menggunakan alat seadanya, korban berhasil diangkat dari dasar air. “Berkat usaha pihak-pihak yang ada, bisa kita angkat ke permukaan,” sebutnya.

Kembali dikatakannya, tenggelamnya pria tersebut, berawal dari adanya ide untuk adu ketahanan napas dengan cara menyelam dengan temannya. Menurut keterangan temannya yang bersama menyelam, kata Sugeng, korban sebelumnya duduk di atas batu, lalu kemudian menyelam bersama. “Jadi korban ini tidak melompat, hanya duduk di atas batu lalu menyelam, mungkin terlalu dalam ia menyelam,” sebutnya.

Dari keterangan teman-teman korban salah satunya Khairul, yang berhasil dihimpun media ini, kejadian tersebut memang berawal dari ide mereka sendiri untuk berlomba menyelam untuk sekadar hiburan. Namun dirinya belum dapat memberikan komentar terlalu jauh, karena masih belum menyangka hal tersebut terjadi.

“Saya sendiri menyelam sekira 30 detik, lalu keluar dari dalam air, tapi si korban justru tidak muncul-muncul, karena lama akhirnya kami meminta pertolongan,” singkatnya.

Terkait kasus ini, dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Ketiga orang teman korban akan kami mintai keterangan lebih lanjut,” singkatnya.

Sementara itu, Thomas pengelola wisata pemandian tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum dapat memberikan keterangan lebih lenjut, sebab ia mengakui informasi kejadian tersebut baru ia terima pada sore harinya. Disinggung mengenai apakah sejauh ini pihaknya tidak memasang rambu atau tanda kedalaman pada titik tertentu, dikatakannya memang belum dipasang. “Karena objek wisata ini juga masih dalam tahap pengembangan,” singkatnya. (sny/eza/kpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 08:11

Lima Nyawa Penumpang Melayang

TARAKAN   -   Lima nyawa kembali melayang di perairan Kalimantan Utara. Kecelakaan kapal cepat…

Rabu, 23 Mei 2018 08:09

KSOP Sebut Sopir Mengantuk

TARAKAN   -  Sejumlah korban selamat dari insiden kapal cepat Harapan Express yang menabrak…

Rabu, 23 Mei 2018 08:09

KPK Klarifikasi Temuan Uang dan Aset

JAKARTA  -  KPK kemarin memanggil Sherin Taria, istri gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola Zulkifli,…

Rabu, 23 Mei 2018 08:08

Pencuri Batu Bara Diringkus

BANJARMASIN   -  Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di…

Selasa, 22 Mei 2018 08:39

Nyabu, Janda dan Residivis Dicokok

MATARAM  --  Tim Sat Resnarkoba Polres  Mataram belum lama ini menangkap pengguna obat-obatan…

Selasa, 22 Mei 2018 08:36

Idrus Diperiksa KPK

JAKARTA   –   Skandal korupsi pembahasan dan pengesahan rencana kerja dan anggaran…

Selasa, 22 Mei 2018 08:35

Dua Madi asal Sungai Danau Masuk Jaringan Malaysia

BANJARMASIN   - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua…

Selasa, 22 Mei 2018 08:34

Kejati Jambi Buru Enam DPO

JAMBI   –  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, beberapa bulan belakangan ini berhasil…

Selasa, 22 Mei 2018 08:32

24 Jamaah Ahmadiyah Masih di Polres

JAKARTA   –   Peristiwa kekerasan yang kembali menerpa Jamaah Ahmadiyah di Lombok…

Senin, 21 Mei 2018 08:32

Otak Pelaku Pengeroyokan Diringkus

PENAJAM   -   Jajaran Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap pelaku pengeroyokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .