MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 12 Februari 2018 09:09
KEJI DAN NGERI..!!! Baharuddin Ditumbuk Martil sampai Tewas

Gara-Gara Minta Uang untuk Naik Angkot

KEJAM: Tofani dihajar warga sampai mulutnya berdarah karena sempat tak mengaku telah membunuh. Sementara Baharudin ditemukan tewas di atas karpet merah dengan kepala berlumuran darah.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  “Bak....buk...bak....buk”. Pukulan keras beberapa kali melayang ke tubuh dan wajah Tofani. Pria berusia 38 tahun itu mengelak dituding sebagai pembunuh sehingga menjadi bulan-bulanan massa. Setelah babak belur dan bagian mulutnya mengucur darah segar, akhirnya Tofani mengakui perbuatannya.

Aksi main hakim sendiri itu terjadi di Gang Karya Jalan Eri Suparjan RT 34 Kelurahan Klandasan Ulu. Tofani diduga telah menghabisi nyawa rekannya sendiri, Baharudin (61), pada Minggu (11/2) di rumah korban. Mayat  pertama kali ditemukan oleh keponakan Baharudin yang curiga ada seorang pria mengintip dari balik gorden jendela.

Saat hendak membuka pintu, pria tadi justru menahannya dari dalam. Pintu itu akhirnya didobrak secara paksa hingga akhirnya sang keponakan kaget bukan kepalang melihat pamannya tergeletak di lantai dengan kepala berlumuran darah segar. Di atas pelipis kiri, terdapat luka panjang sementara di bagian belakang hingga ubun-ubun terlihat seperti ada beberapa luka.

Informasi yang didapat Balpos, Tofani tersulut emosi lantaran Baharudin tidak meminjamkan Rp 50 ribu kepadanya. Apalagi korban sempat memamerkan kantong plastik hitam yang di dalamnya berisikan uang. Alasan penolakan memberi uang karena pelaku selalu lama membayar utang. Akhirnya Tofani memohon agar diberikan uang hanya untuk naik angkot. Eh..bukannya dikasih, permintaan inipun ditolak. Usai menolak, Baharudin mengaku tangannya keram, Tofani pun menawarkan diri untuk meminjatnya. Di sinilah kejengkelan Tofani diluapkan. Korban diminta mengambil posisi tengkurap untuk dipijat. Dengan penuh emosi, pelaku langsung memukul korban dengan martil milik korban berkali-kali pada bagian kepala hingga tewas seketika.

 “Jangan lari kamu. Tolooong...dia bunuh paman saya,” teriaknya. Warga sekitar yang mendengar langsung berhamburan menuju lokasi kejadian. Tofani kemudian dicecar pertanyaan namun tak mengaku. Kesabaran warga pun habis, bogem mentah melayang ke wajah dan tubuh hingga akhirnya ia pun mengakui telah menghabisi nyawa Baharudin.

“Habis dihajar-hajar tadi. Awalnya itu dia nggak ngaku, katanya lain dia yang bunuh tapi kan dia ada di dalam, dan kenapa ngintip-ngintip coba,” kata Jafar, salah seorang warga sekitar kepada Balikpapan Pos.

 Warga sekitar mengaku tidak mengenal sama sekali pelaku dan mengapa bisa berada di dalam rumah korban. Sementara Baharudin dikenal sebagai pribadi tertutup serta jarang bersosialisasi dengan warga.

“Dia memang tertutup mas, kita juga nggak tahu kalau ada orang lain di dalam. Pelaku kami nggak kenal itu orang mana,” lanjut Jafar.

Salah seorang keluarga korban, Imah (30) mengatakan, korban sebelumnya curhat kepadanya bahwa ia akan kedatangan rekannya yang hendak menginap di rumahnya. Namun ia tidak menyangka sang teman itulah yang diduga membunuh pamannya.

“Minggu lalu itu, dia ada cerita ke saya kalau ada teman baru mau nginap di rumahnya, tapi kita nggak tahu kapan. Karena dia itu tertutup orangnya, habis pulang kerja nggak pernah kemana-mana. Jadi kita yang setiap hari ngantarkan makanan dan ngecek kondisinya,” ungkap Imah.

Jenazah Baharudin kemarin dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Hingga saat ini motif pembunahan masih belum diketahui. Namun dirumah korban ditemukan uang sebanyak Rp 47.083.000 yang kemudian diamankan kepolisian. Polisi pun masih melakukan penyelidikan. (yad/yud)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 10:54

Berkorban, Ayah dan Anak Tewas

BALIKPAPAN - Demi anak, apa pun rela dikorbankan, termasuk nyawa. Kemarin (17/2), Abdul Basit (48) menceburkan…

Minggu, 18 Februari 2018 10:45

Basit, Petani Penerima Penghargaan HUT Kota

BALIKPAPAN - Meninggalnya Abdul Basit (48) beserta putra ketiganya Abdillah Lutfie (2) meninggalkan…

Minggu, 18 Februari 2018 10:39

Dayung Hanyut, Pandi Hilang di Laut

BALIKPAPAN - Niat hati menikmati liburan dengan bersenang-senang memancing ke tengah laut malah berujung…

Minggu, 18 Februari 2018 10:32

Dua Sejoli Keroyok Mantan Pacar

BALIKPAPAN - Niat melanjutkan hubungan ke pelaminan kandas gara-gara tak mampu menguasai emosi. Nasib…

Minggu, 18 Februari 2018 10:25

Tiga Motor Parkir Dibakar, Pelaku Masih Buron

BALIKPAPAN - Warga RT 34 Muara Rapak mendapatkan teror kejahatan dari oknum tak dikenal. Tiga motor…

Minggu, 18 Februari 2018 10:23

Persija Juara Piala Presiden 2018

JAKARTA - Euforia publik ibu kota negara tak terhindarkan usai Persija sukses merebut Piala Presiden…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:53

Polairud Amankan Barang Ilegal Bernilai Ratusan Juta

BALIKPAPAN   -  Sebuah kapal diamankan kapal patroli Direktorat Polisi Perairan Udara (Ditpolairud)…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:51

Empat Pemerkosa, Satu Jadi Tersangka

BALIKPAPAN  -  Polisi bergerak cepat mengusut kasus pemerkosaan yang dialami tiga siswi SMA…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:49

Gagal Curi Helm, Dua ABG Dihajar Massa

BALIKPAPAN  -  Dua bocah ingusan, Achmad Suyah dan Fani, pada Kamis (15/2) malam kena batunya.…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:46

Menguji Keangkeran GBK

JAKARTA  -  Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bagi Persija berarti membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .