MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 12 Februari 2018 09:59
Buta Sejak Lahir, Mahir Main Piano sampai ke Amerika

Mengenal Grezia Epiphania, Pemilik Tiga Album Rohani

DITAKDIRKAN BERBAKAT: Penampilan Grezia Epiphania usai Rapat Paripurna Istimewa, 9 Februari lalu.

PROKAL.CO, Usai  Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke-121 Kota Balikpapan 9 Februari lalu, ada seorang gadis cilik berusia 12 tahun dengan piawai memainkan alat musik piano.Sambil menyanyikan lagu "Jangan Menyerah" yang dipopulerkan band D'Massive.Keterbatasan tidak membuat permainan pianonya terhambat. Gadis yang buta sejak lahir itu bernama Grezia Epiphania.

DALAM penampilannya di Rapat Paripurna Istimewa, Grezia berhasil memukau pejabat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Balikpapan, anggota DPRD, kepala OPD, dan undangan.

Bahkan, peserta rapat dan undangan yang tadinya ribut perlahan tenang dan mulai mendengarkan lantunan lagu dari mulut bocah tersebut. Tangannya yang bermain instrumen piano juga memainkan tiap tuts tanpa salah. Usai penampilannya, sang ibu menyempatkan sedikit berbincang dengan Balikpapan Pos mengenai putrinya kesayanganya itu.

Grezia terlahir dalam kondisi tidak dapat melihat karena kedua matanya tertutup selaput. Grezia kecil sudah hobi mendengarkan televisi dan radio. Ia mulai bernyanyi sejak berusia satu tahun. Bahkan saat anak-anak seusianya belum dapat berbicara lancar.

Grezia kecil mulai bermain piano pada usia tiga tahun.Saat dia dibelikan alat musik oleh orangtuanya. Saat itulah,Grezia mulai memperlihatkan bakatnya. Tanpa diajari, secara otodidak mulai sering bernyanyi di berbagai tempat. Pada usia tujuh dan delapan tahun, ia mulai sering mengikuti festival.

Grezia dulunya sering terganggu saat berada di tempat yang berisik atau terlalu banyak suara. Itulah mengapa saat tampil ia lebih sering berada di ruangan dan tidak bergabung dengan musisi lain.

Menurut Yuliani, ibunda Grezia, belakangan putrinya mulai tidak marah lagi. Grezia bahkan sangat menyukai suara tepuk tangan yang terdengar setelah ia tampil.


Grezia lahir pada 4 Februari 2006 di Balikpapan. Ia saat ini bersekolah di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) kelas V. "Sebenarnya dia bersekolah supaya bisa bersosialisasi dan mengenal lingkungan. Dia belajar braile, juga tampil untuk sekolahnya," ungkap Yuliani.



Dari empat bersaudara, Grezia merupakan anak bungsu.  Sejak lahir, sudah divonis dokter tidak dapat melihat karena ada tekanan dari selaput di pola matanya. meski kekurangan, prestasinya luar biasa. Ia sudah beberapa kali berangkat ke luar negeri untuk mewakili gerejanya bernyanyi.


Pada 2017 lalu, selama 10 hari Grezia tampil di Sidney, Australia. Rencananya, juga akan berangkat ke Amerika mewakili gereja. Grezia juga rutin mewakili sekolah untuk bernyanyi. Namun belakangan karena banyak undangan, ia tidak lagi mewakili sekolah.


"Dia banyak mendapat undangan menyanyi, Grezia saat ini sudah memiliki tiga album rohani. Berangkat ke luar negeri pun dia sebagai artis rohani dengan undangan gereja disana," kata ibunda Grezia.

Saat tampil di luar Balikpapan, Grezia memang sering izin tidak sekolah. Nanti pun saat ke Amerika ia akan izin sebulan. Keberangkatan Grezia rencananya pada Maret mendatang. Menurut Yuliani, Grezia, sesuai namanya yang artinya anugerah tuhan, merupakan mukjizat.


"Sesuai nama dia, kamu percaya dia adalah anugerah. Mukjizat tuhan, dia bisa benyanyi sejak usia 1 tahun, saya saat itu melihat dia suka musik, maka akhirnya kami beri dia musik," tandasnya. (cha/rus)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 09:31

MENARIK PENGUNJUNG

GERBANG masuk k e-walk Balikpapan Super Blok (BSB) di kawasan Stal Kuda, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan…

Minggu, 18 Februari 2018 09:24

Pembangunan Tak Jelas, Segera Cabut MoU Supermal

BALIKPAPAN - Pembangunan proyek supermal di eks lahan Puskib, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Mekarsari,…

Minggu, 18 Februari 2018 09:21

Pancaroba, Harga Beras Berpotensi Naik

BALIKPAPAN - Memasuki pekan ketiga Februari, harga beras di pasaran masih normal. Kendati mengalami…

Minggu, 18 Februari 2018 09:18

Alokasi Anggaran KPU Rp 21 M

BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diharapkan mampu meningkatkan jumlah partisipasi pemilih dalam…

Minggu, 18 Februari 2018 09:15

Soal Pilkada, PCNU Netral

PENAJAM - Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) Angkatan I yang digelar PCNU Penajam Paser…

Minggu, 18 Februari 2018 09:11

Aktivis Mulai Kehilangan Daya Kritis

BALIKPAPAN - Pada zaman milenial ini, para aktivis telah mengalami perubahan. Daya kritisnya semakin…

Minggu, 18 Februari 2018 09:10

14 Parpol Lolos Pemilu 2019

KPU menyatakan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) serta Partai Bulan Bintang (PBB), tidak…

Sabtu, 17 Februari 2018 09:13

Bakar Uang Kertas, Persembahan untuk Para Dewa

MASYARAKAT  Tionghoa tengah berbahagia. Mereka sedang merayakan Tahun Baru Imlek 2569. Berbagai…

Sabtu, 17 Februari 2018 09:11

Copot Paksa, Tunggu Instruksi

BALIKPAPAN   -  Alat peraga kampanye (algaka) menjadi perhatian serius Satpol PP dan Panwaslu…

Sabtu, 17 Februari 2018 09:10

Tim Sukses Harus Taat Aturan

BALIKPAPAN   -  Genderang mencari suara untuk Pilgub Kaltim sudah ditabuh KPU. Tahapan pelaksanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .