MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 12 Februari 2018 10:06
200 Ritel, Baru 10 Persen Berizin
SUDAH LEGAL: Ritel modern di Jalan Pierre Tendean, Gunung Pasir, satu-satunya ritel yang sudah memiliki izin prinsip.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Tidak bisa dipungkiri, ritel modern di Kota Balikpapan sudah menjamur. Malah jaraknya sangat berdekatan. Namun tidak lagi berpolemik lantaran sudah sesuai dengan perda soal aturan jaraknya.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan Balikpapan, ada 200 ritel tersebar di enam kecamatan. Namun dari jumlah itu, ternyata tidak sampai 20 retail yang memiliki Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS) sesuai aturan lama yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop).

Kepala Dinas Perdagangan, Muhammad Saufan membeberkan,yang sudah mengantongi IUTS baru 10 persen dari total 200 ritel di Balikpapan. Sisanya yang 90 persen, masih dalam proses penngurusan izin.

"Yang sudah ada izinnyabaru 10 persen.Sisanya, sekarang pelan-pelan semuanya kami (Dinas Perdagangan) proses. Di Perda kan diberi toleransi, apabila ritel berdiri sebelum perda maka diberi waktu dua tahun untuk hidup, memenuhi syarat-syarat. Kalau tidak bisa maka harus ditutup," ungkapnya.

Menurutnya jika tidak memenuhi syarat setelah dua tahun ritel harus tutup atau mengganti usaha dengan jenis lain, misal toko biasa. Dinas Perdagangan sendiri sudah sempat mengeluarkan izin prinsip untuk satu ritel moderndi Jalan Kapten Pierre Tendean, Gunung Pasir.

"Ritel yang di Gunung Pasir juga kan sempat tutup, tapi sekarang sudah keluar izinnya, izin prinsip. Kalau izin operasional belum terbit," sambung Saufan.

Sebelumnya regulasi mengenai retail modern mengatur jarak antar retail moden, ritel modern dengan toko tradisional, dan ritel modern dengan pasar tradisional. Perwali yang terbit tersebut, selain mengatur jarak, juga mengatur bahwa sementara hanya 16 ruas jalan yang diperbolehkan mendirikan ritel modern atau minimarket.

"Aturan juga tidak boleh satu jalur, juga dengan sesama ritel modern atau minimarket minimal 300 meter, itu saja patokannya. Kalau berseberangan tidak apa-apa," ujarnya.

Aturan ini sesuai Perwali nomor 21 tahun 2017 yang merupakan revisi dari Perwali nomor 34 tahun 2013 tentang penataan pasar rakyat dan ritel modern.

"Yang kami proses sekarang adalah perizinan untuk 16 jalan yang ada dalam perwali. Itu saja yang kami proses, di luar itu adalah kawasan perdagangan dan khusus yang kami proses seperi hotel, bandara, rumah sakit. Kalau itu tetap diproses, kalau kawasan perdagangan seperi Pasar Klandasan, Kebun sayur, dan Balikpapan Baru," paparnya.

Sementara untuk diluar yang disebutkan, perizinan belum diproses. Dengan adanya aturan ini dilakukan untuk penataan dan sinkronisasi antara pasar modern, toko tradisional, dan aodar rakyat. Penataan diharapkan bisa menyelesaikan soal persaingan usaha.

"Kami selesaikan agar tidak saling mematikan, diselesaikan terkait masalah sosialnya agar kota kondusif. Makanya ditata berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2016 dan Perwali Nomor 21 Tahun 2017. Dulu polemik soal jarak, kini diatur ritel modern satu sama lain berjarakminimal 300 meter, ritel modern dengan pasar tradisional harus berjarak minimal 500 meter. Terakhir, ritel modern dengan toko tradisional minimal berjarak 100 meter,” pungkasnya. (cha/rus)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 09:00

Banjir Masih “Menghantui” Kota Minyak

BALIKPAPAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan menilai, banjir…

Minggu, 16 Desember 2018 08:55

20 Persen APBD Kaltim 2019 untuk Pengembangan SDM

BALIKPAPAN - APBD Kaltim 2019 telah disahkan sebesar Rp 10,53…

Minggu, 16 Desember 2018 08:52

Pemilih Muda Capai 40 Persen

BALIKPAPAN - Sidang pleno daftar pemilih tetap hasil perbaikan 2…

Minggu, 16 Desember 2018 08:50

TNI-Polri Olahraga Bersama di Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN - Untuk mempererat tali silaturahmi antar instansi, Kodim 0905…

Minggu, 16 Desember 2018 08:47

Isran Ajak Jaga Kelestarian Kawasan Pesisir

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Isran Noor meminta lingkungan perairan maupun…

Minggu, 16 Desember 2018 08:44

GIMANA MAU KAPOK..!! Buang Sampah, Sanksi Cuma Begini...

BALIKPAPAN - Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan Nomor 13…

Minggu, 16 Desember 2018 08:42

Aplikasi Smart City Belum Terintegrasi dengan Baik

BALIKPAPAN - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan mengakui, aplikasi…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:54

AYO BELANJA MURAH

Suasana Natal kian terasa di sejumlah perbelanjaan di Kota Minyak.…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:53

Selama 2018, Kebakaran di Kota Ini Merenggut Enam Jiwa

BALIKPAPAN  -  Musibah kebakaran yang terjadi selama tahun 2018 mendapat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:52

WADUH..!! Ada 84 Orang Gila Bebas Berkeliaran di Tengah Kota

BALIKPAPAN  -  Orang gila (orgil) atau bahasa medisnya orang dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .