MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 12 Februari 2018 10:06
200 Ritel, Baru 10 Persen Berizin
SUDAH LEGAL: Ritel modern di Jalan Pierre Tendean, Gunung Pasir, satu-satunya ritel yang sudah memiliki izin prinsip.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Tidak bisa dipungkiri, ritel modern di Kota Balikpapan sudah menjamur. Malah jaraknya sangat berdekatan. Namun tidak lagi berpolemik lantaran sudah sesuai dengan perda soal aturan jaraknya.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan Balikpapan, ada 200 ritel tersebar di enam kecamatan. Namun dari jumlah itu, ternyata tidak sampai 20 retail yang memiliki Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS) sesuai aturan lama yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop).

Kepala Dinas Perdagangan, Muhammad Saufan membeberkan,yang sudah mengantongi IUTS baru 10 persen dari total 200 ritel di Balikpapan. Sisanya yang 90 persen, masih dalam proses penngurusan izin.

"Yang sudah ada izinnyabaru 10 persen.Sisanya, sekarang pelan-pelan semuanya kami (Dinas Perdagangan) proses. Di Perda kan diberi toleransi, apabila ritel berdiri sebelum perda maka diberi waktu dua tahun untuk hidup, memenuhi syarat-syarat. Kalau tidak bisa maka harus ditutup," ungkapnya.

Menurutnya jika tidak memenuhi syarat setelah dua tahun ritel harus tutup atau mengganti usaha dengan jenis lain, misal toko biasa. Dinas Perdagangan sendiri sudah sempat mengeluarkan izin prinsip untuk satu ritel moderndi Jalan Kapten Pierre Tendean, Gunung Pasir.

"Ritel yang di Gunung Pasir juga kan sempat tutup, tapi sekarang sudah keluar izinnya, izin prinsip. Kalau izin operasional belum terbit," sambung Saufan.

Sebelumnya regulasi mengenai retail modern mengatur jarak antar retail moden, ritel modern dengan toko tradisional, dan ritel modern dengan pasar tradisional. Perwali yang terbit tersebut, selain mengatur jarak, juga mengatur bahwa sementara hanya 16 ruas jalan yang diperbolehkan mendirikan ritel modern atau minimarket.

"Aturan juga tidak boleh satu jalur, juga dengan sesama ritel modern atau minimarket minimal 300 meter, itu saja patokannya. Kalau berseberangan tidak apa-apa," ujarnya.

Aturan ini sesuai Perwali nomor 21 tahun 2017 yang merupakan revisi dari Perwali nomor 34 tahun 2013 tentang penataan pasar rakyat dan ritel modern.

"Yang kami proses sekarang adalah perizinan untuk 16 jalan yang ada dalam perwali. Itu saja yang kami proses, di luar itu adalah kawasan perdagangan dan khusus yang kami proses seperi hotel, bandara, rumah sakit. Kalau itu tetap diproses, kalau kawasan perdagangan seperi Pasar Klandasan, Kebun sayur, dan Balikpapan Baru," paparnya.

Sementara untuk diluar yang disebutkan, perizinan belum diproses. Dengan adanya aturan ini dilakukan untuk penataan dan sinkronisasi antara pasar modern, toko tradisional, dan aodar rakyat. Penataan diharapkan bisa menyelesaikan soal persaingan usaha.

"Kami selesaikan agar tidak saling mematikan, diselesaikan terkait masalah sosialnya agar kota kondusif. Makanya ditata berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2016 dan Perwali Nomor 21 Tahun 2017. Dulu polemik soal jarak, kini diatur ritel modern satu sama lain berjarakminimal 300 meter, ritel modern dengan pasar tradisional harus berjarak minimal 500 meter. Terakhir, ritel modern dengan toko tradisional minimal berjarak 100 meter,” pungkasnya. (cha/rus)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 09:31

MENARIK PENGUNJUNG

GERBANG masuk k e-walk Balikpapan Super Blok (BSB) di kawasan Stal Kuda, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan…

Minggu, 18 Februari 2018 09:24

Pembangunan Tak Jelas, Segera Cabut MoU Supermal

BALIKPAPAN - Pembangunan proyek supermal di eks lahan Puskib, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Mekarsari,…

Minggu, 18 Februari 2018 09:21

Pancaroba, Harga Beras Berpotensi Naik

BALIKPAPAN - Memasuki pekan ketiga Februari, harga beras di pasaran masih normal. Kendati mengalami…

Minggu, 18 Februari 2018 09:18

Alokasi Anggaran KPU Rp 21 M

BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diharapkan mampu meningkatkan jumlah partisipasi pemilih dalam…

Minggu, 18 Februari 2018 09:15

Soal Pilkada, PCNU Netral

PENAJAM - Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) Angkatan I yang digelar PCNU Penajam Paser…

Minggu, 18 Februari 2018 09:11

Aktivis Mulai Kehilangan Daya Kritis

BALIKPAPAN - Pada zaman milenial ini, para aktivis telah mengalami perubahan. Daya kritisnya semakin…

Minggu, 18 Februari 2018 09:10

14 Parpol Lolos Pemilu 2019

KPU menyatakan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) serta Partai Bulan Bintang (PBB), tidak…

Sabtu, 17 Februari 2018 09:13

Bakar Uang Kertas, Persembahan untuk Para Dewa

MASYARAKAT  Tionghoa tengah berbahagia. Mereka sedang merayakan Tahun Baru Imlek 2569. Berbagai…

Sabtu, 17 Februari 2018 09:11

Copot Paksa, Tunggu Instruksi

BALIKPAPAN   -  Alat peraga kampanye (algaka) menjadi perhatian serius Satpol PP dan Panwaslu…

Sabtu, 17 Februari 2018 09:10

Tim Sukses Harus Taat Aturan

BALIKPAPAN   -  Genderang mencari suara untuk Pilgub Kaltim sudah ditabuh KPU. Tahapan pelaksanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .