MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 12 Februari 2018 10:06
200 Ritel, Baru 10 Persen Berizin
SUDAH LEGAL: Ritel modern di Jalan Pierre Tendean, Gunung Pasir, satu-satunya ritel yang sudah memiliki izin prinsip.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Tidak bisa dipungkiri, ritel modern di Kota Balikpapan sudah menjamur. Malah jaraknya sangat berdekatan. Namun tidak lagi berpolemik lantaran sudah sesuai dengan perda soal aturan jaraknya.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan Balikpapan, ada 200 ritel tersebar di enam kecamatan. Namun dari jumlah itu, ternyata tidak sampai 20 retail yang memiliki Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS) sesuai aturan lama yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop).

Kepala Dinas Perdagangan, Muhammad Saufan membeberkan,yang sudah mengantongi IUTS baru 10 persen dari total 200 ritel di Balikpapan. Sisanya yang 90 persen, masih dalam proses penngurusan izin.

"Yang sudah ada izinnyabaru 10 persen.Sisanya, sekarang pelan-pelan semuanya kami (Dinas Perdagangan) proses. Di Perda kan diberi toleransi, apabila ritel berdiri sebelum perda maka diberi waktu dua tahun untuk hidup, memenuhi syarat-syarat. Kalau tidak bisa maka harus ditutup," ungkapnya.

Menurutnya jika tidak memenuhi syarat setelah dua tahun ritel harus tutup atau mengganti usaha dengan jenis lain, misal toko biasa. Dinas Perdagangan sendiri sudah sempat mengeluarkan izin prinsip untuk satu ritel moderndi Jalan Kapten Pierre Tendean, Gunung Pasir.

"Ritel yang di Gunung Pasir juga kan sempat tutup, tapi sekarang sudah keluar izinnya, izin prinsip. Kalau izin operasional belum terbit," sambung Saufan.

Sebelumnya regulasi mengenai retail modern mengatur jarak antar retail moden, ritel modern dengan toko tradisional, dan ritel modern dengan pasar tradisional. Perwali yang terbit tersebut, selain mengatur jarak, juga mengatur bahwa sementara hanya 16 ruas jalan yang diperbolehkan mendirikan ritel modern atau minimarket.

"Aturan juga tidak boleh satu jalur, juga dengan sesama ritel modern atau minimarket minimal 300 meter, itu saja patokannya. Kalau berseberangan tidak apa-apa," ujarnya.

Aturan ini sesuai Perwali nomor 21 tahun 2017 yang merupakan revisi dari Perwali nomor 34 tahun 2013 tentang penataan pasar rakyat dan ritel modern.

"Yang kami proses sekarang adalah perizinan untuk 16 jalan yang ada dalam perwali. Itu saja yang kami proses, di luar itu adalah kawasan perdagangan dan khusus yang kami proses seperi hotel, bandara, rumah sakit. Kalau itu tetap diproses, kalau kawasan perdagangan seperi Pasar Klandasan, Kebun sayur, dan Balikpapan Baru," paparnya.

Sementara untuk diluar yang disebutkan, perizinan belum diproses. Dengan adanya aturan ini dilakukan untuk penataan dan sinkronisasi antara pasar modern, toko tradisional, dan aodar rakyat. Penataan diharapkan bisa menyelesaikan soal persaingan usaha.

"Kami selesaikan agar tidak saling mematikan, diselesaikan terkait masalah sosialnya agar kota kondusif. Makanya ditata berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2016 dan Perwali Nomor 21 Tahun 2017. Dulu polemik soal jarak, kini diatur ritel modern satu sama lain berjarakminimal 300 meter, ritel modern dengan pasar tradisional harus berjarak minimal 500 meter. Terakhir, ritel modern dengan toko tradisional minimal berjarak 100 meter,” pungkasnya. (cha/rus)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 27 Mei 2018 08:31

Harga Tiket Pesawat Jadi Liar

BALIKPAPAN - Jelang Lebaran, bukan hanya harga sejumlah komoditas yang meroket. Harga tiket pesawat…

Minggu, 27 Mei 2018 08:24

Jangan Sampai Naik Melampaui Batas

BALIKPAPAN - Seperti sudah jadi tradisi, kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok terjadi saat Ramadan…

Minggu, 27 Mei 2018 08:18

Geber Sepuluh Titik Pasar Murah

SAMARINDA - Pemprov Kaltim melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…

Minggu, 27 Mei 2018 08:16

Intens Pendampingan, Bantu Teknologi Irigasi Kabut

BALIKPAPAN - Pendampingan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Balikpapan terhadap kluster bawang…

Minggu, 27 Mei 2018 08:11

Maksimal Serapan, Dewan Panggil TAPD

BALIKPAPAN - Minimnya serapan anggaran sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) membuat DPRD Balikpapan…

Minggu, 27 Mei 2018 08:08

158 Calhaj Meninggal Diganti Ahli Waris

JAKARTA - Mulai musim haji tahun ini, calon jemaah haji (calhaj) yang meninggal bisa digantikan oleh…

Minggu, 27 Mei 2018 08:06

THR Tenaga Honor Rp 440 M

JAKARTA - Bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta pensiunan bisa tenang karena sudah ada…

Sabtu, 26 Mei 2018 02:05

DERITA RAMADAN

Warga yang tinggal di Jalan Beller diuji kesabarannya. Banjir kembali melanda permukiman mereka. Seperti…

Sabtu, 26 Mei 2018 02:04

Purnomo Bakal Diperiksa Inspektorat

BALIKPAPAN  -  Pengganti Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Balikpapan, Purnomo yang mengundurkan…

Sabtu, 26 Mei 2018 02:03

Perusahaan Diminta Sukseskan Pilgub Kaltim

SAMARINDA  -  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Muhammad Taufik mengimbau agar perusahaan-perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .