MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 13 Februari 2018 09:28
Dalam Sebulan Kewalahan Tangani Mayat

dr Irene Inunu

dr Irene Inunu

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Maraknya penemuan mayat di Balikpapan, ternyata dampaknya juga dirasakan oleh dokter spesialis forensik di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Irene Inunu. Pasalnya, dalam sebulan terakhir, dia menangani belasan jenazah dalam kondisi berbeda-beda. Mulai dari korban gantung diri hingga korban pembacokan.

Seperti diketahui, dalam kurun waktu sebulan saja, ada belasan temuan mayat di Balikpapan. Proses visum ataupun autopsi dilakukan di RSKD. Berhadapan dengan mayat dalam berbagai kondisi, tidak membuat nyali Irene ciut. Dia telah terbiasa dengan pekerjaannya itu. Hanya saja, terkadang dia merasa miris, ketika melihat mayat dengan kondisi mengenaskan.

“Kalau takut sih, enggak. Cuma kadang saya merasa miris kalau lihat mayat yang kondisinya membusuk, terpisah, sama bentuknya nggak jelas. Itu saya berpikir kok tega, ya? Kok bisa ya seperti ini? Tapi, ya, ini sudah menjadi risiko pekerjaan saya,” kata Irene, kemarin (12/2)

Penanganan mayat untuk kebutuhan penyelidikan, butuh waktu yang tidak sebentar. Dia mengatakan, untuk mengetahui penyebab kematian korban, tidak cukup satu hari saja. Apalagi, ketika kondisi tubuh mayat yang sudah membusuk dan tak berbentuk, maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

“Ya, tergantung kondisi mayat. Kalau dia tewasnya baru, ya, bisa saja cepat diketahui penyebabnya. Tapi, kalau dia tewasnya sudah lama, membusuk, atau bentuknya yang sudah terpisah, juga sangat menyulitkan kami untuk mengetahui penyebabnya. Jadi masing-masing mayat itu berbeda-beda,” ujarnya.

Kendala lain juga ditemukan saat melakukan penanganan mayat untuk kebutuhan penyelidikan. Yakni, terdapat campur tangan warga saat awal mayat ditemukan. Warga yang membantu evakuasi harus berhati-hati. Sebab, banyak contoh kasus, proses pengambilan informasi dan data dari korban terganggu lantaran adanya sidik jari warga di tubuh korban.

“Contoh kalau korban gantung diri, kadang ada warga yang inisiatif mau putuskan talinya dengan bermaksud untuk menolong dan menyelamatkan korban. Tapi, justru begitu sidik jari dia tertinggal di situ dan sedikit menghambat proses forensik,” ungkap wanita kelahiran Bontang ini.

Irene pun mengimbau kepada warga, apabila menemukan sosok mayat, alangkah baiknya langsung dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Hal ini agar penanganan forensiknya bisa berjalan dengan lancar.  (yad/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 08:27

Diuber Warga, Maling Nyebur Parit

BALIKPAPAN  -  Masyarakat Kota Beriman harus meningkatkan kewaspadaan khususnya selama bulan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:24

Empat Bulan, Belum Ada Tersangka Kasus Pencabulan

BALIKPAPAN   -   Bukannya mendapat keadilan, AA yang menjadi korban cabul oknum mahasiswa…

Rabu, 23 Mei 2018 08:23

Ditreskrimum Sudah Memasukkan DPO

BALIKPAPAN  -   Sidang gugatan praperadikan no perkara 05/Pra.Pid/2018/PN BPP yang dilayangkan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:20

Pengalaman Berat El Rumi

Dul Jaelani belum lama ini menyelesaikan pendidikannya di jenjang SMA. Dengan begitu, 3 putra ganteng…

Rabu, 23 Mei 2018 08:18

Bawa Sabu, Pengangguran Diancam Lima Tahun Penjara

BALIKPAPAN  –  Seorang pengangguran, Andri Saputra, warga gang Padaidi RT 11 Baru Ulu…

Rabu, 23 Mei 2018 08:16

Karyawan Pertamina Itu Tak Hadiri Panggilan Penyidik Polda Kaltim

BALIKPAPAN  -  Pemeriksaan terhadap IS (50), karyawan Pertamina yang ditetapkan sebagai tersangka…

Rabu, 23 Mei 2018 08:15

Tiga Ibadah yang Paling Dianjurkan

BALIKPAPAN  -  Di bulan suci Ramadan, umat Islam berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan demi…

Rabu, 23 Mei 2018 08:14

Membayar Utang Puasa

Kisah fiktif ini diceritakan terjadi 2 bulan sebelum bulan Ramadhan. Seorang pedagang sedang menjual…

Rabu, 23 Mei 2018 08:14

Pemohon Galau, Blangko SIM Kosong

BALIKPAPAN  -  Sejumlah warga yang tengah mengurus SIM di Satlantas Polres Balikpapan Senin…

Selasa, 22 Mei 2018 09:00

Hari Ini, Penyidik Polda Kaltim Panggil IS

BALIKPAPAN  -  Polda Kaltim telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tumpahan minyak mentah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .