MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 15 Februari 2018 09:17
Empat Pengeroyok Sekuriti Diringkus

Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Kelompok Lain

BEGUNDAL: Empat tersangka yang diamankan Polsekta Balikpapan Selatan atas perbuatan pengeroyokan terhadap sekuriti perumahan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pengeroyokan terhadap sekuriti komplek elite Balikpapan Baru, Sariman (38) pada Sabtu (10/2) pukul 04.00 Wita akhirnya terungkap. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka berhasil diamankan tim Opsnal Jatanras Polsek Balikpapan Selatan. Mereka adalah AM (16), SG (16), DR (15) dan IM (19).

Penganiayaan yang dilakukan para remaja tersebut hanya gara-gara Sariman mengangkat telepon. Berandalan muda itu mengira, sang sekuriti bermaksud menghubungi polisi karena mereka hendak menggelar balapan liar. Keempat remaja tadi akhirnya mengeroyok korban. AM memukul Sariman menggunakan kayu ke arah kaki, SG memukul lengan, DR memukul ke arah dada sementara IM melepaskan bogem mentah ke punggung.

“Di TKP ada banyak kelompok remaja. Kelompok satu ini yang sekarang diamankan datang dari arah Gunung Kawi. Asik bermain warnet, tiba-tiba salah satu rekannya memanggil untuk ke Balikpapan Baru. Setelah semua berkumpul di sana, salah satu di antaranya melihat sekuriti menelepon. Namun tanpa bicara banyak langsung melakukan pengeroyokan,” terang Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Jufri Rana, kemarin.

Padahal, Kompol Jufri Rana menambahkan, sekuriti tersebut mengangkat telepon bukan bermaksud menghubungi polisi. “Tak ada niat securitiuntuk itu. Hanya para pemuda ini yang langsung ambil tindakan. Bahkan pos securiti dipecahkan,” katanya. Pihak kepolisian, telah mengamankan dua batang balok meranti sepanjang satu meter.

Saat ini, pihak kepolisian masih memburu pelaku lainnya. Sebab, pelaku diperkirakan sangat banyak namun identitas mereka telah dikantongi polisi berkat rekaman CCTV. “Masih terus dikembangkan. Tapi yang menjadi kesulitan, tempat mereka berkumpul masih belum teridentifikasi. Karena ada beberapa kelompok yang terlibat,” jelasnya.

Dari keempat tersangka yang diamankan, tiga di antaranya masih dibawah umur. Hal tersebut membuat proses hukum berbeda dibandingkan orang dewasa karena ada undang-undang perlindungan anak. “Tetap di proses tapi gak kayak orang dewasa. Misal tahanannya dipisah. Hukumannya pun separuh dari hukuman aslinya,” pungkas Jufri Rana. (ham/yud)

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 08:17

30 Penyelam Disiagakan

BALIKPAPAN  -  Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, jajaran…

Senin, 17 Desember 2018 08:12

Dipulangkan Pakai Dana Orang Terlantar

BALIKPAPAN  -  Menjadi salah satu pintu masuk dan keluar Kalimantan,…

Senin, 17 Desember 2018 08:10

Hindari Motor, Pikap Hajar Truk

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan lalu lintas kemarin (16/12) terjadi di Jalan…

Senin, 17 Desember 2018 08:08

Waspada, Curah Hujan Balikpapan Masih Tinggi

BALIKPAPAN  -  Hingga pertengahan Desember 2018 curah hujan yang mengguyur…

Senin, 17 Desember 2018 08:06

Satu Jam Beli Rokok

Sudah satu jam lebih si Iwan, disuruh membeli rokok oleh…

Minggu, 16 Desember 2018 10:15

Jaringan Pengedar Sabu Dicokok

BALIKPAPAN - Jajaran Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Balikpapan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:05

Rudi Embat Ban Truk Nganggur

BALIKPAPAN - Rudi Halili (36) warga Jalan Batu Butok, Kelurahan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:02

Ratusan Miras Siap Dimusnahkan

BALIKPAPAN - Ratusan botol dan kaleng minuman keras (miras) yang…

Minggu, 16 Desember 2018 09:58

Kasus Penikaman Teman, Polres Segera Gelar Rekonstruksi

BALIKPAPAN - Penyidik Polres Balikpapan masih melengkapi berkas tersangka Udin.…

Minggu, 16 Desember 2018 09:49

Perusak Bendera Disuruh PDIP

PEKANBARU - Terduga pelaku perusak baliho penyambutan SBY hingga atribut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .