MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 17 Februari 2018 08:49
Gagal Curi Helm, Dua ABG Dihajar Massa

Kejar-kejaran dari Banua Patra sampai Bunsay

PENJAHAT JUNIOR: Achmad Suyah dan Fani hanya mendapatkan pengarahan karena masih di bawah umur. Semoga mereka sadar dan tak lagi mengulangi perbuatannya melanggar hukum.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Dua bocah ingusan, Achmad Suyah dan Fani, pada Kamis (15/2) malam kena batunya. Saat hendak mencuri helm di kawasan Banua Patra, aksi kedua anak baru gede (ABG) itu tepergok warga.

 “Ngapain kamu? Maliiiing,” jerit seorang warga yang melihat upaya pencurian helm.

 Pengunjung Banua Patra yang mendengar teriakan itu langsung berhamburan mengejar kedua pelaku. Achmad Suyah berusaha untuk lari, tapi kalah cepat dengan massa yang duluan mengepungnya. “Bak...buk...bak,” tubuhnya terayun setelah dihantam berkali-kali oleh sejumlah warga.

 Fani yan melihat temannya digebuki langsung ciut. Namun, karena berada di atas sepeda motor Scoopy warna hitam bernomor polisi KT 4438 ZA, dia berhasil tancap gas.

 Skenario awal, Achmad Suyah bertugas mencari helm yang hendak dicuri. Sementara Fani bersiaga di motor dan langsung tancap gas begitu barang curian sudah didapat.

 “Iya, Mas. Dia maling helm ini,” sebut seorang warga sembari menunjuk barang bukti.


Sejumlah pengendara sepeda motor yang melihat ada seorang pencuri kabur, langsung mengejar. Aksi kebut-kebutan mirip di film laga pun terjadi. Fani dalam kondisi ketakutan memilih jalur Jalan Minyak, karena dianggapnya mulus sehingga bisa melaju kencang.

 

Sampai di simpang tiga SPBU Karang Anyar, arus lalu lintas mulai padat. Namun, berkat kelihaiannya mengendalikan sepeda motor, Fani mampu lolos dengan melaju secara zig-zag.

 

Rasa percaya diri remaja berambut hitam disemir kuning ini sedikit muncul. Dia merasa bakal lolos dari kejaran massa. Ternyata sampai di belakang Plaza Kebun Sayur (Bunsay), massa yang mengejarnya semakin banyak karena teriakan maling terus terdengar dari belakang. “Itu dia maling helmnya, kejaar.”

 

Tepat di depan pos pemadam kebakaran, Fani ketiban sial. Motor yang dikendarainya terjatuh. Pengendara yang mengejarnya berhasil menghampiri dan langsung memberi kado bogem mentah. Beruntung hantaman bertubi-tubi itu hanya diarahkan ke tubuh.

 

“Berhenti, biar kami yang tangani. Jangan main hakim sendiri,” teriak salah seorang anggota Polsek Balikpapan Barat yang tiba di lokasi kejadian.


“Dia itu maling helm di Banua Patra. Ketahuan, terus dia lari naik motor kabur ke sekitar Lapangan Foni. Pas di dekat pemadam kebakaran situ motornya jatuh. Nah, sama yang ngejar ini diteriaki maling, jadi langsung dihajar massa,” beber Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol I Putu Yasa saat dihubungi kemarin (16/2).


Selain lebam hampir di sekujur tubuh, Fani juga mendapat luka di pundak kanan akibat mencium aspal saat terjatuh dari sepeda motor. Jika saja polisi tidak cepat tiba di lokasi, Fani pasti menjadi bulan-bulanan warga dan nyawanya bisa saja melayang.

 “Iya, pas ada laporan dari warga kalau ada keributan di situ, kami langsung ke sana. Nah, pas sampai di sana, pelaku itu dihajar massa. Jadi kita amankan dan kami bawa,” lanjut Putu.

 

Lantaran masih di bawah umur, kedua pencuri helm ini hanya diamankan sementara dan diberi pembinaan oleh polisi lalu dibebaskan.


“Karena pelaku kan ABH (anak berhadapan hukum, Red), jadi kami kasih pembinaan dan kami lepaskan,” pungkas kapolsek. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 08:17

Divonis 12 Tahun Penjara, Terdakwa Pelaku Sodomi Ini Banding

BALIKPAPAN  -   Tokoh pemuda yang namanya sempat harum sampai tingkat nasional, Pandu…

Kamis, 20 September 2018 08:14

La Yappe Bisa Dijerat Pembunuhan Berencana

BALIKPAPAN  -  Penyidik akhirnya melakukan prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…

Kamis, 20 September 2018 08:09

Wali Kota dan 15 Dewan Diperiksa Lagi

BALIKPAPAN   -   Penyidik masih terus melakukan pendalaman lanjutan dugaan kasus korupsi…

Kamis, 20 September 2018 08:07

Dolar Naik, Ini Kiatnya

Jangan beli barang yang pakai bahasa Inggris, harganya mahal. Pakai bahasa ndeso saja, irit. Contohnya:…

Kamis, 20 September 2018 08:06

KEJI..!! Gadis 18 Tahun Digilir di Sawah

PENAJAM   -  Gadis 18 tahun digilir oleh tiga pemuda di tengah sawah di Desa Sumber Sari,…

Rabu, 19 September 2018 07:59

Bapak-Anak Dihadiahi Timah Panas

BALIKPAPAN  -   Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri,…

Rabu, 19 September 2018 07:57

Rekonstruksi Pembunuhan Bacaleg Hari Ini

BALIKPAPAN  -  Polisi berencana menggelar prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 07:55

Anak Pasutri Korban Pembunuhan Terpukul

BALIKPAPAN  -  Masjid Al Mushawwir yang berada di Strat 6, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .