MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 18 Februari 2018 10:54
Berkorban, Ayah dan Anak Tewas

Tercebur ke Laut Akibat Mengantuk

TAK BERNYAWA: Abdillah Lutfie saat dievakuasi dari perairan RT 36 Manggar.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Demi anak, apa pun rela dikorbankan, termasuk nyawa. Kemarin (17/2), Abdul Basit (48) menceburkan dirinya setelah melihat sang buah hati Abdillah Lutfie -disapa Abdillah- jatuh ke perairan RT 36, Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.

Bocah yang masih berusia dua tahun itu, rupanya mengantuk sehingga hilang keseimbangan saat duduk di perahu bermesin atau yang dikenal ketinting.  “Byur”, Abdillah jatuh. Tubuhnya timbul tenggelam di lautan.

Saat itu, ketinting yang dikemudikan Abdul Basit baru berjarak 20 meter dari dermaga. Mengetahui anaknya jatuh, dia lantas meninggalkan setir perahu dan menceburkan diri ke laut. Dia berenang sekuat tenaga, sang anak berhasil diraihnya. Dengan kondisi fisik yang kelelahan, dia bergegas kembali ke perahu. Sayangnya, ketinting yang tadi dikendalikannya terus berjalan. Di sinilah ayah dan anak ditelan ganasnya ombak hingga akhirnya ditemukan tim Basarnas dalam kondisi tidak bernyawa.

Di dalam perahu kayu nahas itu, terdapat rombongan pemancing yang terbagi menjadi dua. Basit bertugas mengantar rombongan pertama ke arah Waduk Manggar sesuai kapasitas perahu. Budi -penumpang yang masuk rombongan kedua- mengatakan, sebelum meninggalkan dermaga, anggota rombongan sudah mengingatkan untuk tidak membawa anak ke laut. Jumlah rombongan delapan orang, terdiri atas lima orang anak dan tiga dewasa termasuk Basit.

“Saat itu saya bilang ke Bapak, nggak bahayakah Pak bawa anak kecil? Korban menjawab sudah biasa ikut. Saat itu dia (Basit, Red) mau ngantarkan saya dan keluarga untuk memancing. Tapi, karena kapalnya nggak muat, maka dibagi dua. Saya waktu itu tunggu di dermaga karena nggak cukup,” jelas Budi.

Sementara itu, M Nurdin, salah seorang penumpang yang masuk dalam rombongan di perahu Basit mengaku melihat bagaimana sang ayah menyelamatkan anaknya yang tercebur ke laut. Basit berjuang keras menggandeng anaknya menuju kapal.

Sejatinya Basit saat itu telah berhasil menyelamatkan anaknya dan hendak mengangkatnya ke atas kapal. Namun, kondisi mesin perahu yang masih menyala membuat ketinting terus berjalan. Nurdin yang tidak mengerti cara mematikan kapal berusaha membawa kapal ke pinggir dermaga. Sayangnya, Basit kelelahan hingga akhirnya tenggelam bersama buah hatinya.

Warga sekitar berusaha mencari keberadaan keduanya serta melaporkannya kepada pihak kepolisian dan unsur SAR. 

“Saksi sempat melihat korban mendapatkan anaknya dan di angkat ke atas. Karena saksi tidak tahu cara mematikan kapal, saksi mencoba menepikan kapal,” tandas Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko.

Tim SAR Balikpapan dan BPBD serta petugas gabungan TNI-Polri melakukan proses pencarian korban dibantu warga. Kepala Basarnas Balikpapan, Gusti Anwar Mulyadi melalui Kasi Ops Octavianto mengatakan, saat itu pihaknya menerima laporan dari masyarakat adanya dua warga yang tenggelam. Pihaknya lantas bergegas ke tempat kejadian dengan membawa peralatan penyelamatan.

Octa membenarkan bahwa korban saat itu hendak mengantarkan pemancing ke Waduk Manggar. Saat berangkat, anaknya mengantuk terjatuh dan hendak ditolong oleh bapaknya. Namun, karena arus kencang ditambah Basit yang tengah kelelahan, akhirnya mereka pun tenggelam.

“Nah, saat mau mengantar ini si anak mengantuk dan akhirnya terjatuh dari ketinting yang mereka gunakan. Setelah itu, bapak korban menyelam menyelamatkan anaknya. Bapak itu berhasil menyelamatkan anaknya dan membawa anaknya ke pinggir. Tapi, karena arus kencang dan kelelahan, akhirnya keduanya meninggal,” terangnya.

Tim berhasil menemukan Basit pada pukul 11.41 Wita dengan jarak 10 meter dari lokasi kejadian. Sementara Abdillah ditemukan sekira pukul 13.25 wita. Saat jasad dievakuasi, keluarga korban datang menyaksikan dengan penuh tangis. 

“Korban pertama ditemukan dengan jarak 10 meter sedangkan yang kedua yakni Abdillah jarak 15 meter,” sebutnya.

Dody menambahkan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum lantaran telah ikhlas atas musibah ini. Rencananya korban akan dikebumikan pada pukul 22.00 Wita, tadi malam.

“Pihak keluarga melalui adik korban bernama Arsyad menolak untuk divisum. Katanya keluarga sudah ikhlas dengan kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Dody. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…

Rabu, 19 September 2018 07:59

Bapak-Anak Dihadiahi Timah Panas

BALIKPAPAN  -   Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri,…

Rabu, 19 September 2018 07:57

Rekonstruksi Pembunuhan Bacaleg Hari Ini

BALIKPAPAN  -  Polisi berencana menggelar prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 07:55

Anak Pasutri Korban Pembunuhan Terpukul

BALIKPAPAN  -  Masjid Al Mushawwir yang berada di Strat 6, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer…

Rabu, 19 September 2018 07:52

Jadi Guru, Lima Bule Terancam Dideportasi

BALIKPAPAN  -  Lima warga negara asing (WNA) yang berada di Balikpapan berhasil diamankan…

Rabu, 19 September 2018 07:50

Dikasih Ongkos Jalan Rp 200 Ribu, Diperintahkan Bos Membunuh

TAK pernah terpikirkan oleh AN alias MM (17) akan ikut dalam aksi pembunuhan sadis pasangan suami-istri,…

Rabu, 19 September 2018 07:47

LBH Soroti Lima Perusahaan Air Mineral

BALIKPAPAN  -  Masih ingat kejadian puluhan warga keracunan akibat mengonsumsi es krim di…

Rabu, 19 September 2018 07:46

Tak Tahu Terima Kasih, Pembunuh Itu Sering Dibantu Korban

BALIKPAPAN  -   Para tetangga, baik yang berada di RT 29 Kelurahan Manggar tempat tinggal…

Selasa, 18 September 2018 07:44

Lehernya Dijerat..!! Pasutri Tewas, Ditemukan di Mobil dan Kamar

BALIKPAPAN  -   Perampokan disertai pembunuhan sadis kembali terjadi di Kota Balikpapan.…

Selasa, 18 September 2018 07:41

44 KTP Luar Daerah Terjaring Yustisi

BALIKPAPAN  -   Operasi yustisi kembali digencarkan jajaran Satpol PP. Kali ini, tim gabungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .