MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 18 Februari 2018 10:54
Berkorban, Ayah dan Anak Tewas

Tercebur ke Laut Akibat Mengantuk

TAK BERNYAWA: Abdillah Lutfie saat dievakuasi dari perairan RT 36 Manggar.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Demi anak, apa pun rela dikorbankan, termasuk nyawa. Kemarin (17/2), Abdul Basit (48) menceburkan dirinya setelah melihat sang buah hati Abdillah Lutfie -disapa Abdillah- jatuh ke perairan RT 36, Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.

Bocah yang masih berusia dua tahun itu, rupanya mengantuk sehingga hilang keseimbangan saat duduk di perahu bermesin atau yang dikenal ketinting.  “Byur”, Abdillah jatuh. Tubuhnya timbul tenggelam di lautan.

Saat itu, ketinting yang dikemudikan Abdul Basit baru berjarak 20 meter dari dermaga. Mengetahui anaknya jatuh, dia lantas meninggalkan setir perahu dan menceburkan diri ke laut. Dia berenang sekuat tenaga, sang anak berhasil diraihnya. Dengan kondisi fisik yang kelelahan, dia bergegas kembali ke perahu. Sayangnya, ketinting yang tadi dikendalikannya terus berjalan. Di sinilah ayah dan anak ditelan ganasnya ombak hingga akhirnya ditemukan tim Basarnas dalam kondisi tidak bernyawa.

Di dalam perahu kayu nahas itu, terdapat rombongan pemancing yang terbagi menjadi dua. Basit bertugas mengantar rombongan pertama ke arah Waduk Manggar sesuai kapasitas perahu. Budi -penumpang yang masuk rombongan kedua- mengatakan, sebelum meninggalkan dermaga, anggota rombongan sudah mengingatkan untuk tidak membawa anak ke laut. Jumlah rombongan delapan orang, terdiri atas lima orang anak dan tiga dewasa termasuk Basit.

“Saat itu saya bilang ke Bapak, nggak bahayakah Pak bawa anak kecil? Korban menjawab sudah biasa ikut. Saat itu dia (Basit, Red) mau ngantarkan saya dan keluarga untuk memancing. Tapi, karena kapalnya nggak muat, maka dibagi dua. Saya waktu itu tunggu di dermaga karena nggak cukup,” jelas Budi.

Sementara itu, M Nurdin, salah seorang penumpang yang masuk dalam rombongan di perahu Basit mengaku melihat bagaimana sang ayah menyelamatkan anaknya yang tercebur ke laut. Basit berjuang keras menggandeng anaknya menuju kapal.

Sejatinya Basit saat itu telah berhasil menyelamatkan anaknya dan hendak mengangkatnya ke atas kapal. Namun, kondisi mesin perahu yang masih menyala membuat ketinting terus berjalan. Nurdin yang tidak mengerti cara mematikan kapal berusaha membawa kapal ke pinggir dermaga. Sayangnya, Basit kelelahan hingga akhirnya tenggelam bersama buah hatinya.

Warga sekitar berusaha mencari keberadaan keduanya serta melaporkannya kepada pihak kepolisian dan unsur SAR. 

“Saksi sempat melihat korban mendapatkan anaknya dan di angkat ke atas. Karena saksi tidak tahu cara mematikan kapal, saksi mencoba menepikan kapal,” tandas Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko.

Tim SAR Balikpapan dan BPBD serta petugas gabungan TNI-Polri melakukan proses pencarian korban dibantu warga. Kepala Basarnas Balikpapan, Gusti Anwar Mulyadi melalui Kasi Ops Octavianto mengatakan, saat itu pihaknya menerima laporan dari masyarakat adanya dua warga yang tenggelam. Pihaknya lantas bergegas ke tempat kejadian dengan membawa peralatan penyelamatan.

Octa membenarkan bahwa korban saat itu hendak mengantarkan pemancing ke Waduk Manggar. Saat berangkat, anaknya mengantuk terjatuh dan hendak ditolong oleh bapaknya. Namun, karena arus kencang ditambah Basit yang tengah kelelahan, akhirnya mereka pun tenggelam.

“Nah, saat mau mengantar ini si anak mengantuk dan akhirnya terjatuh dari ketinting yang mereka gunakan. Setelah itu, bapak korban menyelam menyelamatkan anaknya. Bapak itu berhasil menyelamatkan anaknya dan membawa anaknya ke pinggir. Tapi, karena arus kencang dan kelelahan, akhirnya keduanya meninggal,” terangnya.

Tim berhasil menemukan Basit pada pukul 11.41 Wita dengan jarak 10 meter dari lokasi kejadian. Sementara Abdillah ditemukan sekira pukul 13.25 wita. Saat jasad dievakuasi, keluarga korban datang menyaksikan dengan penuh tangis. 

“Korban pertama ditemukan dengan jarak 10 meter sedangkan yang kedua yakni Abdillah jarak 15 meter,” sebutnya.

Dody menambahkan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum lantaran telah ikhlas atas musibah ini. Rencananya korban akan dikebumikan pada pukul 22.00 Wita, tadi malam.

“Pihak keluarga melalui adik korban bernama Arsyad menolak untuk divisum. Katanya keluarga sudah ikhlas dengan kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Dody. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 10:15

Jaringan Pengedar Sabu Dicokok

BALIKPAPAN - Jajaran Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Balikpapan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:05

Rudi Embat Ban Truk Nganggur

BALIKPAPAN - Rudi Halili (36) warga Jalan Batu Butok, Kelurahan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:02

Ratusan Miras Siap Dimusnahkan

BALIKPAPAN - Ratusan botol dan kaleng minuman keras (miras) yang…

Minggu, 16 Desember 2018 09:58

Kasus Penikaman Teman, Polres Segera Gelar Rekonstruksi

BALIKPAPAN - Penyidik Polres Balikpapan masih melengkapi berkas tersangka Udin.…

Minggu, 16 Desember 2018 09:49

Perusak Bendera Disuruh PDIP

PEKANBARU - Terduga pelaku perusak baliho penyambutan SBY hingga atribut…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:48

Korban Luka Bakar Belum Bisa Diperiksa

BALIKPAPAN   -   Rekonstruksi kasus pembakaran yang diduga sengaja dilakukan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:46

Harga Bahan Pokok Masih Stabil

BALIKPAPAN  -  Untuk memastikan harga kebutuhan pokok di wilayah Balikpapan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:44

Pura-Pura Jadi Pembeli, Motor Korban Digadai

BALIKPAPAN   -    Waspadalah saat hendak menjual barang. Jangan biarkan barang…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:43

Sidang Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan, JPU Hadirkan Berapa Saksi..??

BALIKPAPAN   -   Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tumpahan minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:41

Akibat Sebuah Kedewasaan

Tepat pada hari ulang tahunnya ke-17, pemuda tampan berbicara langsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .