MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 22 Februari 2018 09:42
Pencemaran Air Mendominasi Aduan

LINGKUNGAN HIDUP

PROKAL.CO, TANA PASER  -  Dalam sebulan terakhir, Bidang Penataan dan Pengembangan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser menerima pengaduan masyarakat dari sejumlah daerah terkait permasalahan lingkungan. Mayoritas, terkait dengan pencemaran air.

 “Saat ini masyarakat Kabupaten Paser memiliki hak melakukan pengaduan dugaan pencemaran lingkungan atau perusakan lingkungan hidup dan hutan. Menerima pengaduan dari masyarakat ini tergolong tugas baru bagi di DLH Kabupaten Paser. Sehingga, akan diagendakan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih banyak lagi pihak-pihak yang menjaga lingkungan di wilayah Kabupaten Paser,” Kabid Penataan dan Pengembangan Kapasitas DLH Kabupaten Paser, Bahriansyah

 Bagi warga, LSM, maupun perusahaan yang ingin membuat pengaduan, Bahriansyah menjelaskan, dapat mendatangi kantor DLH. Kemudian mengisi formulir yang berisikan keterangan pengaduan, lokasi, dugaan penyebab, hingga penyelesaian yang diharapkan pihak pengadu. Seperti pengaduan yang disampaikan salah seorang warga kepada perusahaan pertambangan, baru-baru ini.

 “Ada warga yang mengadu kebun sawitnya terendam air karena adanya pengurukan jalan dari perusahaan. Kemudian, ada juga pengaduan warga yang air sungai dekat rumahnya berbau tidak sedap. Ternyata ada yang beternak ayam di sekitar sungai. Tetapi, pengaduan-pengaduan tersebut dapat terselesaikan dengan mediasi antar kedua belah pihak dan mencari jalan keluar bersama,” jelasnya.

 Terkait pengaduan permasalahan lingkungan, DLH berhak mengeluarkan surat teguran jika ada perorangan atau perusahaan yang melakukan pencemaran atau perusakan. Surat teguran akan dilayangkan sebanyak tiga kali. Jika masih juga terjadi pembiaran, maka akan dilanjutkan tuntutan ke pengadilan.

 “Salah satu pencemaran air yang baru-baru ini kami pantau di lapangan adalah bekas galian batu bara di Dusun Apar, Kecamatan Pasir Belengkong. Ada laporan ikan-ikan mati di kolam sekitarnya. Ternyata saat dicek ke lapangan, ada kebocoran air dari kolam satu yang memiliki tingkat keasaman sangat tinggi. Tapi sudah kami surati pengelola untuk segera mengatasi permasalahan itu,” pungkas Bahriansyah. (ian/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 09:00

Banjir Masih “Menghantui” Kota Minyak

BALIKPAPAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan menilai, banjir…

Minggu, 16 Desember 2018 08:55

20 Persen APBD Kaltim 2019 untuk Pengembangan SDM

BALIKPAPAN - APBD Kaltim 2019 telah disahkan sebesar Rp 10,53…

Minggu, 16 Desember 2018 08:52

Pemilih Muda Capai 40 Persen

BALIKPAPAN - Sidang pleno daftar pemilih tetap hasil perbaikan 2…

Minggu, 16 Desember 2018 08:50

TNI-Polri Olahraga Bersama di Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN - Untuk mempererat tali silaturahmi antar instansi, Kodim 0905…

Minggu, 16 Desember 2018 08:47

Isran Ajak Jaga Kelestarian Kawasan Pesisir

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Isran Noor meminta lingkungan perairan maupun…

Minggu, 16 Desember 2018 08:44

GIMANA MAU KAPOK..!! Buang Sampah, Sanksi Cuma Begini...

BALIKPAPAN - Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan Nomor 13…

Minggu, 16 Desember 2018 08:42

Aplikasi Smart City Belum Terintegrasi dengan Baik

BALIKPAPAN - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan mengakui, aplikasi…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:54

AYO BELANJA MURAH

Suasana Natal kian terasa di sejumlah perbelanjaan di Kota Minyak.…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:53

Selama 2018, Kebakaran di Kota Ini Merenggut Enam Jiwa

BALIKPAPAN  -  Musibah kebakaran yang terjadi selama tahun 2018 mendapat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:52

WADUH..!! Ada 84 Orang Gila Bebas Berkeliaran di Tengah Kota

BALIKPAPAN  -  Orang gila (orgil) atau bahasa medisnya orang dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .