MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 22 Februari 2018 09:44
Kontraktor: Pekerjaan Sesuai dengan RAB

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kontraktor pelaksana proyek pembangunan pos pemadam kebakaran di Km 11, Karang Joang, Balikpapan Utara, Sakkaria membantah jika pekerjaannya disebut terindikasi korupsi.

 Sakkaria mengatakan, tanggung jawab kontraktor dalam membangun pos PMK telah 100 persen selesai pada Maret 2017. 100 persen itu hanya fisik utama. Tidak termasuk fasilitas PMK. Pelaksanaan pekerjaan itu dimulai sejak 2016 lalu.

 “Jangan hanya dilihat dari besarnya anggaran, lalu dibandingkan pos pemadam kebakaran yang belum tuntas secara keseluruhan. Tetapi, harus dilihat dari sisi teknis, biar tidak salah penilaian. Yang jelas, anggaran Rp 3,9 miliar sudah terserap 100 persen, sudah dikoordinasikan dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), serta sudah sesuai dengan RAB (rencana anggaran biaya),” ucap Sakkaria kepada Balikpapan Pos, Rabu (21/2).

 Sakkaria menjelaskan, konstruksi gedung PMK cukup menyedot biaya karena dibangun di lahan yang curam. Sehingga, harus diperkuat dengan konstruksi yang aman berupa bore pile. Bukan pancang kayu ulin.

 “Kemiringan di area belakang gedung bisa 10 meteran. Dan, itu yang harus diperkuat konstruksinya karena tanahnya labil. Saya tidak mau asal mengerjakan, apalagi bagian konstruksi fondasi. Nanti-nanti bisa roboh dan bermasalah di kemudian hari,” ungkapnya.

 

Selain membantah adanya indikasi korupsi, Sakkaria juga membantah kabar yang menyebut kontraktor kabur.

 

“Saya tidak lari (kabur), saya di Balikpapan. Ngapain lari? Toh, pekerjaan di gedung PMK sudah selesai 100 persen sesuai anggaran yang disiapkan pemerintah kota. Memang anggaran Rp 3,9 miliar itu tidak sampai fasilitas penunjang,” tuturnya.

 

Penjelasan Sakkaria senada dengan Sekretaris BPBD, Ambo Dai. Saat diwawancarai Balikpapan Pos Selasa (19/2) lalu, Ambo juga dengan tegas membantah jika kontraktor dikatakan kabur.

 

“Kontraktor juga enggak lari. Dia kontraktor Balikpapan kok, jadi koordinasi tetap jalan. Karena ada pemeliharaan, apa yang masih kurang-kurang, kontraktor siap mengerjakan,” sebut Ambo Dai.

 

Dia membeberkan, pos PMK belum bisa difungsikan pada 2017 lalu lantaran terkendala dana penunjang fasilitas gedung.

 

“Ini baru dianggarkan pada 2018 tahun ini. Jadi, gedung itu bukan mangkrak, namun (BPBD) kami masih menunggu anggaran untuk difungsikan. Karena ada beberapa hal yang harus dilengkapi untuk memfungsikan gedung itu, seperti penyambungan arus listrik, penyambungan air PDAM, papan nama, tempat tidur, dan lain sebagainya. Itu semua baru dianggarkan pada 2018 tahun ini,” rinci Ambo.

 

Disebutkan, gedung yang sudah terbangun dua lantai itu menelan anggaran Rp 3,9 miliar. Dana tersebut hanya cukup untuk proyek fisik bangunan. Belum termasuk fasilitas penunjang. Anggaran penunjangnya baru dialokasikan pada tahun 2018.

 

“Kalau sampai selesai sempurna, dana segitu (Rp 3,9 miliar) belum cukup. Makanya jangan heran misalnya pengecatan belum selesai, papan nama belum ada, dan lain sebagainya,” terangnya.

 

Pernyataan Sakkaria dan Ambo Dai secara tidak langsung menampik dugaan yang disampaikan Dewan Pakar Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Balikpapan, Agus Laksito.

 

Sebelumnya, Agus menduga mangkraknya pembangunan pos PMK lantaran adanya markup. Sebab, anggaran Rp 4 miliar yang terbilang cukup, seharusnya dapat berjalan sesuai progres.

 

Ironisnya, dia menambahkan, pekerjaan tersebut telah dilaporkan selesai. Padahal, progres pembangunannya masih 75 persen, bahkan kontraktornya dikabarkan kabur.

“Kata tukangnya, kontraktornya kabur. Padahal uang sudah dibayarkan,” tutur Agus. (rus/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 08:23

Proyek Ini Terkendala Pembebasan Lahan

BALIKPAPAN  -   Persoalan pembebasan lahan di Bendali V, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan…

Rabu, 19 September 2018 08:21

Dewan Usulkan Stadion Mewah Ini Dikelola Swasta

BALIKPAPAN  -  Banyaknya bangunan milik Pemkot Balikpapan yang tidak terawat disayangkan Ketua…

Rabu, 19 September 2018 08:19

JANJI LAGI..!! Juni 2019, Pembangunan Transmart Rampung

SAMARINDA  -  Manajer proyek pembangunan Transmart Samarinda, Ratna Indriati mengungkapkan,…

Rabu, 19 September 2018 08:19

Subardiyono Bikin Gebrakan, Aksi Selasa Bersih TPS

BALIKPAPAN  -  Meskipun baru dua minggu menjabat, namun Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan…

Rabu, 19 September 2018 08:17

Usulkan Benahi Pasar Klandasan

BALIKPAPAN  -  Rustam Jasli yang baru saja dilantik sebagai anggota DPRD Balikpapan menggantikan…

Rabu, 19 September 2018 08:16

146 Peserta Lolos TPP

SAMARINDA  -  Rekrutmen tenaga pendamping profesional (TPP) Provinsi Kaltim untuk tahun anggaran…

Rabu, 19 September 2018 08:15

Rustam Resmi Jadi Anggota Legislatif

Politikus Partai Demokrat, Rustam Jasli akhirnya resmi menjadi anggota DPRD Balikpapan periode 2014-2019.…

Selasa, 18 September 2018 07:59

ASRI

Pemerintah kota terus membenahi taman-taman kota di Kota Minyak. Salah satunya, taman kota di samping…

Selasa, 18 September 2018 07:57

ASEEEKK..!! Selama Tujuh Bulan, 640 Pasangan Jadi “Papa-Mama”

BALIKPAPAN  -  Warga Kota Minyak yang menikah selama periode Januari-Juli 2018 mencapai 640…

Selasa, 18 September 2018 07:55

Pelaksanaan Vaksinasi MR Lamban

BALIKPAPAN  -  Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengaku, kampanye vaksinasi measles dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .