MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 22 Februari 2018 09:44
Kontraktor: Pekerjaan Sesuai dengan RAB

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kontraktor pelaksana proyek pembangunan pos pemadam kebakaran di Km 11, Karang Joang, Balikpapan Utara, Sakkaria membantah jika pekerjaannya disebut terindikasi korupsi.

 Sakkaria mengatakan, tanggung jawab kontraktor dalam membangun pos PMK telah 100 persen selesai pada Maret 2017. 100 persen itu hanya fisik utama. Tidak termasuk fasilitas PMK. Pelaksanaan pekerjaan itu dimulai sejak 2016 lalu.

 “Jangan hanya dilihat dari besarnya anggaran, lalu dibandingkan pos pemadam kebakaran yang belum tuntas secara keseluruhan. Tetapi, harus dilihat dari sisi teknis, biar tidak salah penilaian. Yang jelas, anggaran Rp 3,9 miliar sudah terserap 100 persen, sudah dikoordinasikan dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), serta sudah sesuai dengan RAB (rencana anggaran biaya),” ucap Sakkaria kepada Balikpapan Pos, Rabu (21/2).

 Sakkaria menjelaskan, konstruksi gedung PMK cukup menyedot biaya karena dibangun di lahan yang curam. Sehingga, harus diperkuat dengan konstruksi yang aman berupa bore pile. Bukan pancang kayu ulin.

 “Kemiringan di area belakang gedung bisa 10 meteran. Dan, itu yang harus diperkuat konstruksinya karena tanahnya labil. Saya tidak mau asal mengerjakan, apalagi bagian konstruksi fondasi. Nanti-nanti bisa roboh dan bermasalah di kemudian hari,” ungkapnya.

 

Selain membantah adanya indikasi korupsi, Sakkaria juga membantah kabar yang menyebut kontraktor kabur.

 

“Saya tidak lari (kabur), saya di Balikpapan. Ngapain lari? Toh, pekerjaan di gedung PMK sudah selesai 100 persen sesuai anggaran yang disiapkan pemerintah kota. Memang anggaran Rp 3,9 miliar itu tidak sampai fasilitas penunjang,” tuturnya.

 

Penjelasan Sakkaria senada dengan Sekretaris BPBD, Ambo Dai. Saat diwawancarai Balikpapan Pos Selasa (19/2) lalu, Ambo juga dengan tegas membantah jika kontraktor dikatakan kabur.

 

“Kontraktor juga enggak lari. Dia kontraktor Balikpapan kok, jadi koordinasi tetap jalan. Karena ada pemeliharaan, apa yang masih kurang-kurang, kontraktor siap mengerjakan,” sebut Ambo Dai.

 

Dia membeberkan, pos PMK belum bisa difungsikan pada 2017 lalu lantaran terkendala dana penunjang fasilitas gedung.

 

“Ini baru dianggarkan pada 2018 tahun ini. Jadi, gedung itu bukan mangkrak, namun (BPBD) kami masih menunggu anggaran untuk difungsikan. Karena ada beberapa hal yang harus dilengkapi untuk memfungsikan gedung itu, seperti penyambungan arus listrik, penyambungan air PDAM, papan nama, tempat tidur, dan lain sebagainya. Itu semua baru dianggarkan pada 2018 tahun ini,” rinci Ambo.

 

Disebutkan, gedung yang sudah terbangun dua lantai itu menelan anggaran Rp 3,9 miliar. Dana tersebut hanya cukup untuk proyek fisik bangunan. Belum termasuk fasilitas penunjang. Anggaran penunjangnya baru dialokasikan pada tahun 2018.

 

“Kalau sampai selesai sempurna, dana segitu (Rp 3,9 miliar) belum cukup. Makanya jangan heran misalnya pengecatan belum selesai, papan nama belum ada, dan lain sebagainya,” terangnya.

 

Pernyataan Sakkaria dan Ambo Dai secara tidak langsung menampik dugaan yang disampaikan Dewan Pakar Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Balikpapan, Agus Laksito.

 

Sebelumnya, Agus menduga mangkraknya pembangunan pos PMK lantaran adanya markup. Sebab, anggaran Rp 4 miliar yang terbilang cukup, seharusnya dapat berjalan sesuai progres.

 

Ironisnya, dia menambahkan, pekerjaan tersebut telah dilaporkan selesai. Padahal, progres pembangunannya masih 75 persen, bahkan kontraktornya dikabarkan kabur.

“Kata tukangnya, kontraktornya kabur. Padahal uang sudah dibayarkan,” tutur Agus. (rus/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 09:00

Banjir Masih “Menghantui” Kota Minyak

BALIKPAPAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan menilai, banjir…

Minggu, 16 Desember 2018 08:55

20 Persen APBD Kaltim 2019 untuk Pengembangan SDM

BALIKPAPAN - APBD Kaltim 2019 telah disahkan sebesar Rp 10,53…

Minggu, 16 Desember 2018 08:52

Pemilih Muda Capai 40 Persen

BALIKPAPAN - Sidang pleno daftar pemilih tetap hasil perbaikan 2…

Minggu, 16 Desember 2018 08:50

TNI-Polri Olahraga Bersama di Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN - Untuk mempererat tali silaturahmi antar instansi, Kodim 0905…

Minggu, 16 Desember 2018 08:47

Isran Ajak Jaga Kelestarian Kawasan Pesisir

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Isran Noor meminta lingkungan perairan maupun…

Minggu, 16 Desember 2018 08:44

GIMANA MAU KAPOK..!! Buang Sampah, Sanksi Cuma Begini...

BALIKPAPAN - Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan Nomor 13…

Minggu, 16 Desember 2018 08:42

Aplikasi Smart City Belum Terintegrasi dengan Baik

BALIKPAPAN - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan mengakui, aplikasi…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:54

AYO BELANJA MURAH

Suasana Natal kian terasa di sejumlah perbelanjaan di Kota Minyak.…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:53

Selama 2018, Kebakaran di Kota Ini Merenggut Enam Jiwa

BALIKPAPAN  -  Musibah kebakaran yang terjadi selama tahun 2018 mendapat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:52

WADUH..!! Ada 84 Orang Gila Bebas Berkeliaran di Tengah Kota

BALIKPAPAN  -  Orang gila (orgil) atau bahasa medisnya orang dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .