MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 25 Februari 2018 10:24
Dua Kali Berkas P Dikembalikan

Kasus Sodomi Tak Kunjung Disidang

TERSANGKA: P saat diamankan polisi setelah dicokok di Jogjakarta, beberapa waktu lalu.(DOK/BALPOS)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kasus sodomi yang diduga dilakukan P, tokoh pemuda yang punya segudang prestasi dan mantan pemimpin Green Generation Indonesia,belum memenuhi titik terang.

Pasalnya, sudah dua kali berkas penyidikan Polda Kaltin dikembalikan oleh Kejati Kaltim. Sebelumnya, kejati minta kekurangan dipenuhi, salah satunya lie detector serta menambah saksi ahli.

“Sempat kami serahkan, tapi beberapa waktu lalu dikembalikan lagi karena tidak ada berkas soal keterangan tersangka saat penyidikan,” kata Direktorat Reskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Hilman, Sabtu (24/2).

Nah, perihal itu, dia pun kembali melengkapi berkas yang diinginkan Kejati Kaltim. Pada Jumat (23/2) lalu, berkas tersebut sudah lengkap.

“Ini yang kedua kalinya kami serahkan lagi. Jadi, pelimpahan P-21 mestinya menunggu dari kejati,” katanya.

Dia pun meminta agar perkara ini segera diselesaikan karena semua berkas yang diinginkan sudah dipenuhi. “Sekarang kewenangan persidangan ada pada kejati yang punya hak,” tandas dia.

P merupakan pemuda berprestasi. Segudang penghargaan berhasil ditorehkan. Namun, perbuatan yang dilakukan justru menjadikannya terpuruk. Capaian prestasi yang didapat selama ini sirna dalam waktu sekejap. Dia melakukan perbuatan bejat, melakukan pencabulan terhadap sembilan anak laki-laki. P diamankan pada 16 November 2017 lalu di Jogjakarta usai kuliah.

Pengungkapan kasus pencabulan terhadap anak yang dilakukan mahasiswa salah satu universitas besar di Jogjakarta tersebut, berawal dari kerja sama Ditreskrimum Polda Kaltim dengan kementerian, LSM, serta dinas terkait.

Ditreskrimum menerima informasi secara tertutup mengenai dugaan perilaku cabul yang tersangka lakukan pada 20 Oktober 2017. Selanjutnya, dilakukan penelusuran dan penyelidikan awal dengan mendatangi sejumlah remaja yang diduga merupakan korban dari tersangka.

Berawal dari empat, berkembang hingga sembilan orang korban. Petugas menemukan fakta di mana P terbukti melakukan tindakan yang disangkakan padanya, yaitu kekerasan seksual terhadap anak dan sesama jenis. (ham/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 08:19

Dua Bulan Kerja di Kebun Sawit Tak Digaji

SUNGGUH   malang nasib ke 18 warga asal Palu, Sulawesi…

Senin, 17 Desember 2018 08:17

30 Penyelam Disiagakan

BALIKPAPAN  -  Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, jajaran…

Senin, 17 Desember 2018 08:12

Dipulangkan Pakai Dana Orang Terlantar

BALIKPAPAN  -  Menjadi salah satu pintu masuk dan keluar Kalimantan,…

Senin, 17 Desember 2018 08:10

Hindari Motor, Pikap Hajar Truk

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan lalu lintas kemarin (16/12) terjadi di Jalan…

Senin, 17 Desember 2018 08:08

Waspada, Curah Hujan Balikpapan Masih Tinggi

BALIKPAPAN  -  Hingga pertengahan Desember 2018 curah hujan yang mengguyur…

Senin, 17 Desember 2018 08:06

Satu Jam Beli Rokok

Sudah satu jam lebih si Iwan, disuruh membeli rokok oleh…

Minggu, 16 Desember 2018 10:15

Jaringan Pengedar Sabu Dicokok

BALIKPAPAN - Jajaran Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Balikpapan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:05

Rudi Embat Ban Truk Nganggur

BALIKPAPAN - Rudi Halili (36) warga Jalan Batu Butok, Kelurahan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:02

Ratusan Miras Siap Dimusnahkan

BALIKPAPAN - Ratusan botol dan kaleng minuman keras (miras) yang…

Minggu, 16 Desember 2018 09:58

Kasus Penikaman Teman, Polres Segera Gelar Rekonstruksi

BALIKPAPAN - Penyidik Polres Balikpapan masih melengkapi berkas tersangka Udin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .