MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Selasa, 06 Maret 2018 09:21
ASN Diminta Jaga Netralitas

Bawaslu Kaltim Geber Sosialisasi, Melanggar Sanksi Menanti

Galeh Akbar Tanjung

PROKAL.CO, SAMARINDA –  Demi menjaga kondusivitas Kaltim dan terutama netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Provinsi Kaltim, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim sejak dini mengingatkan kepada seluruh ASN untuk menjaga netralitas dimaksudkan.

Hal itu selain sudah menjadi hal yang wajib juga sesuai dengan Surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tertanggal 10 November 2017 perihal pengawasan netralitas pegawai ASN pada pelaksanaan Pilkada serentak 2018.

Komisioner Bawaslu Kaltim Galeh Akbar Tanjung mengatakan, netralitas dimaksudkan itu adalah tidak berpihak maupun membuat keputusan yang menguntungkan maupun merugikan salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018.

"Jadi dari sekarang kami Bawaslu sudah mengimbau dan meminta semua ASN tanpa terkecuali untuk menjaga netralitas itu. Jangan sampai berpihak kepada paslon manapun, karena itu jelas akan mencederai ke-ASN-annya," kata Galeh, kemarin.

Tak hanya keberpihakan secara nyata yang dilarang, lanjutnya, ASN juga dilarang untuk berkomentar, membuat status, menulis like, maupun membagikan foto-foto paslon di media sosial (medsos).

"Nah hal ini juga menunjukkan bahwa ASN benar-benar netral dari berbagai lini dan sektor manapun, termasuk dunia maya atau digital yang saat ini sedang ramai di zaman now. Semua ada aturannya, semua ada larangannya yang tak boleh ASN dimaksudkan untuk berpihak kepada Paslon manapun," ujarnya dengan tegas.

Lantas bagaimana jika ada ASN dimaksudkan terbukti secara sah tidak netral? Galeh secara tegas mengatakan lagi, pihaknya dalam hal ini Bawaslu memiliki hak untuk melaporkannya ke KASN sebagai pihak yang akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku.

"Kita akan proses internal Bawaslu dulu, baru kita serahkan ke KASN. Yang jelas sanksinya pasti ada, makanya kami Bawaslu jauh-jauh hari ini sudah memperingatkan untuk ASN menjaga netralitas itu," tandasnya. (**/hai/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 07:18

Rusmadi-Safaruddin Siapkan Internet Gratis

BALIKPAPAN  -   Perubahan Kalimantan Timur menuju Kaltim Bermartabat tinggal menunggu…

Selasa, 19 Juni 2018 07:17

Dahnial Kifli Calon Kuat Pj Bupati HSS

KANDANGAN  –   Masa jabatan bupati dan wakil bupati periode 2013-2018 Achmad Fikry-Ardiansyah…

Selasa, 19 Juni 2018 07:16

Tiga Daerah Pesisir Harus Pakai Kapal

PENAJAM  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) kn mendistribusikan logistik…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:50

Pasar Masih Jadi Strategi Kampanye Khofifah

MOJOKERTO  -  Calon Gubernur (Cagub) Jatim Khofifah Indar Parawansa rupanya menjadikan pasar…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:49

Pengurus Parpol Lapor Pemilik Akun FB

TARAKAN  - Beberapa pengurus partai politik seperti PKS, PAN, PBB dan Gerindra mendatangi Mako…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:48

Pasangan Asyik Masih Berpeluang Ikut Debat

JAKARTA  -  Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat mengatakan, lembaganya masih mempelajari rekomendasi…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:47

Kader Jadi Tersangka Korupsi

INDOPOS  -  Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai,…

Jumat, 18 Mei 2018 07:42

Tidak Jera Pasang APK Ilegal

SANGATTA   -   Panwaslu Kutai Timur (Kutim) menjalin kerjasama dengan Satpol PP …

Jumat, 18 Mei 2018 07:39

PSI Merasa Dizalimi, Siap Melawan Secara Hukum

JAKARTA  -  Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menghormati keputusan Bawaslu melimpahkan kasus…

Jumat, 18 Mei 2018 07:39

Prabowo Masih Rahasiakan Nama Cawapres

JAKARTA   -  Prabowo Subianto tidak mau terpancing menyebutkan siapa calon wakil presiden…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .