MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Rabu, 07 Maret 2018 08:53
Tetap Umrah, Rizal Absen Pleno Penetapan
Rizal Effendy, SE

PROKAL.CO, SAMARINDA  –  Setelah mendaftar dan dua hari menjalani pemeriksaan kesehatan, nasib Rizal Effendi sebagai calon pengganti Nusyirwan Ismail mendampingi Andi Sofyan Hasdam ditentukan hari ini. Hasil verifikasi berkas dan tes medis dibeberkan melalui pleno terbuka. Rizal pun bakal absen pada pleno itu karena memilih menunaikan ibadah umrahnya yang sempat tertunda.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim M Taufik menerangkan, tenggat waktu penetapan Rizal sebagai calon wakil gubernur (cawagub) pendamping Andi Sofyan Hasdam memang mepet, yakni Jumat (9/3). “Makanya kami harus segera menentukan nasib kandidat,” ujarnya. 

Komisioner KPU Kaltim Rudiansyah menyebut, Rizal memang diperbolehkan tak hadir dalam pleno hari ini. “Karena statusnya sebagai undangan,” ujarnya. Namun, kata dia, KPU biasanya menyarankan kandidat untuk datang.

Untuk diketahui, Rizal menjadi kunci pasangan yang akan menggunakan singkatan AnNur tersebut. Pasalnya, bila pada penetapan Rizal dianggap tak memenuhi syarat, maka tak hanya dia yang akan gugur. Sofyan Hasdam pun bakal kehilangan kesempatan bertarung pada Pilgub Kaltim 2018. “Pasalnya, Pilgub Kaltim bukan soal perorangan, melainkan paket pasangan cagub (calon gubernur) dan cawagub,” terang Rudiansyah.

Sementara itu, Rizal akan menjalani ibadah umrah selama lima hari. “Enggak bisa ditunda lagi, semestinya saya berangkat pada Sabtu (3/3) lalu,” ujar wali kota Balikpapan itu. Nah, dalam penetapan yang dilaksanakan di aula kantor KPU Kaltim itu Rizal diwakili oleh perwakilan partai pengusung. Disinggung soal tes kesehatan yang dijalaninya, Rizal mengungkapkan, dokter menyebut hasilnya baik. Hanya satu catatan yang diberikan. “Saya diminta melakukan cek darah minimal sebulan sekali,” ujarnya.

Menurut wali kota Balikpapan tersebut, cek darah sebulan sekali sudah biasa dilakukan bagi orang seusianya. Rizal mengaku setiap bulan sebelum tes kesehatan dilakukan pun dia rutin cek tekanan darah, gula darah, dan cek kesehatan ringan lainnya.

Media ini sempat memantau tes kesehatan Rizal pada hari pertama. Senin (5/3), Rizal menyambangi Paviliun Sakura RSUD AW Sjahranie Samarinda sekitar pukul 07.00 Wita. Di lobi rumah sakit sudah menunggu Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim sekaligus ketua tim pemeriksa kesehatan dr Nathaniel Tandirogang.

Tak berapa lama Rizal dipersilakan mengganti baju untuk memulai pemeriksaan kesehatan. Seperti pemeriksaan kesehatan kandidat lainnya pada 11 Januari lalu, pemeriksaan kesehatan dibagi menjadi dua. Hari pertama pemeriksaan kesehatan jasmani secara keseluruhan termasuk tes urine untuk memastikan kandidat bukan penyalahguna narkoba. Sementara hari kedua, pria yang memimpin Kota Minyak selama dua periode itu menjalani tes psikologi.

Setelah bersalin pakaian, Rizal dipersilakan masuk ke ruang medical check-up (MCU) untuk menjalani pemeriksaan. Sebagai informasi, sebelum menjalani serangkaian tes kesehatan, para bakal calon diminta berpuasa selama 12 jam. Mereka hanya diperkenankan minum air putih hingga tes dilaksanakan.

Nathaniel menerangkan, tak ada perbedaan antara pemeriksaan kesehatan Rizal dan kandidat lain. “Jumlah dokternya pun sama,” terangnya. Dia mengatakan, pemeriksaan kesehatan para kandidat melibatkan 35 medikus, 28 di antaranya dokter spesialis. Sisanya adalah dokter umum. Selain IDI Kaltim, pemeriksaan kesehatan juga melibatkan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Kaltim dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim.

Kapan diumumkan hasilnya? Nathaniel menerangkan, dokter segera melakukan pleno setelah seluruh pemeriksaan kesehatan yang dijalani Rizal selesai. Dikonfirmasi pukul 21.00 Wita tadi malam, Nathaniel mengungkapkan, pleno hasil tes kesehatan Rizal baru dimulai. “Hasilnya pun langsung kami serahkan kepada KPU Kaltim,” ujarnya.

Sementara itu, Rizal mengaku sudah menyiapkan jadwal untuk dilakukan sepulang umrah nanti. “Ya salah satunya membagi wilayah kampanye. Saya di selatan, Pak Hasdam di utara Kaltim. Sementara Samarinda kami lakukan bersama,” pungkasnya. (*/fch/dwi/k8/kpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:33

Copot Stiker Kampanye di Angkot

BADAN  Pengawas Pemilu Kota Kediri berencana menertibkan atribut kampanye peserta pemilu…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:32

Sandiaga Miris Masih Banyak Pengangguran

KEBUMEN —   Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengaku…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:31

Relawan Gojo Aktif Kampanye di Medsos

JAKARTA  -  Keberadaan media sosial (medsos) memiliki peran penting bagi…

Jumat, 14 Desember 2018 07:44

Bahas DPT, KPU Rapat dengan Parpol dan Bawaslu

JAKARTA   -   KPU melakukan pertemuan dengan Bawaslu dan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:42

Fraksi PKS DPR Berencana Usulkan Pembentukan Pansus BPJS

JAKARTA   -   Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini merasa…

Jumat, 14 Desember 2018 07:41

Antisipasi Pemilih Siluman Gunakan e-KTP di Pemilu 2019

JAKARTA   -   Peneliti Seven Strategic Studies Girindra Sandino…

Jumat, 14 Desember 2018 07:40

KPAI Dukung MK yang Perintahkan DPR Revisi UU Perkawinan

JAKARTA   -  Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan batas pernikahan anak…

Jumat, 14 Desember 2018 07:39

31 Juta Data Penduduk di Kemdagri, Hanya 4,5 Juta Valid?

JAKARTA   -  Wakil Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) Partai…

Jumat, 14 Desember 2018 07:38

KPU Buka Data NIK Pemilih Pemilu kepada Parpol

JAKARTA  -  KPU memperbolehkan partai politik peserta pemilu melihat data…

Kamis, 13 Desember 2018 07:45

Kemendagri Tegas Membantah

JAKARTA  –  Kapuspen Kemendagri Bahtiar memastikan tak ada data penduduk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .