MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 07 Maret 2018 09:17
Trisyanto dan Tegris Sama-Sama Tersangka

Pelaku Duel Berdarah di Sungai Ampal

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Masih ingat duel antara Trisyanto (35) dan Tegris (20) yang terjadi di kawasan Sungai Ampal pada Minggu (25/2) lalu? Dalam duel tersebut, Tegris menjadi bulan-bulanan Trisyanto yang tubuhnya lebih besar.

 Beberapa kali tendangan dan pukulan dilayangkan Trisyanto ke tubuh Tegris. Kepada harian ini, kemarin (6/3) Tegris mengaku mendapat empat kali sabetan parang. Hal itu pun dibenarkan Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Sopyan.

 Seperti diketahui, parang tersebut awalnya dibawa Tegris. Dia menyerang Trisyanto terlebih dahulu. Sebelum parang berpindah tangan, Tegris sempat menyerang dengan menimpas Trisyanto yang mengakibatkan luka di bagian kaki kanan dan kirinya. Dalam kondisi kaki berlumuran darah, Trisyanto mengejar dan menghajar Tegris yang sudah tak berdaya di pinggir jalan.

 

Pasca kejadian, Tegris mendapatkan penanganan medis. Dia mendapat dua luka di bagian dada kirinya, perut bagian kiri, punggung, serta kaki. Hal itulah yang menyebabkan dirinya mengalami luka cukup serius dan harus mendapatkan perawatan intensif hampir dua pekan.

 Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan mengatakan, selama sepekan ini Trisyanto telah ditahan di Mapolsek Balikpapan Utara. Sementara Tegris baru ditahan kemarin, setelah keluar dari rumah sakit.

 “Saat ini keduanya sudah berstatus sebagai tersangka. Per hari ini (kemarin, Red), Tegris juga kami tahan. Tapi, yang bersangkutan masih harus dikontrol dokter. Kalau Trisyanto tidak terlalu parah luka di kakinya, makanya sudah kami tahan. Kami sudah lakukan pemeriksaan kepada kedua tersangka,” jelas Sopyan.

Dia melanjutkan, perkelahian kedua tersangka berawal dari dendam Tegris yang bersitegang saat berpesta minuman keras (miras) bersama Trisyanto dan beberapa kawan-kawannya, malam sebelum duel berdarah.

 Menurut Sopyan, keduanya teman berkumpul. Pekerjaan kedua tersangka tidak jelas. “Dalam kasus ini, tersangka jadi korban, korban jadi tersangka. Keduanya sama-sama saling lapor dan sama-sama bersalah. Pertimbangan kalau ada penyelesaian secara kekeluargaan bisa saja. Asal ada jaminan tidak terulang lagi,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak keluarga Tegris mengajukan permohonan tidak dilakukan penahanan, dengan alasan Tegris mengalami luka di bagian tubuh yang vital. Ditakutkan terjadi infeksi pada lukanya.

 “Keduanya ditahan, tapi sel dipisah. Nanti jika terlalu mengkhawatirkan, bisa jadi kami titipkan ke polres,” tandasnya. (cha/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 08:17

Divonis 12 Tahun Penjara, Terdakwa Pelaku Sodomi Ini Banding

BALIKPAPAN  -   Tokoh pemuda yang namanya sempat harum sampai tingkat nasional, Pandu…

Kamis, 20 September 2018 08:14

La Yappe Bisa Dijerat Pembunuhan Berencana

BALIKPAPAN  -  Penyidik akhirnya melakukan prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…

Kamis, 20 September 2018 08:09

Wali Kota dan 15 Dewan Diperiksa Lagi

BALIKPAPAN   -   Penyidik masih terus melakukan pendalaman lanjutan dugaan kasus korupsi…

Kamis, 20 September 2018 08:07

Dolar Naik, Ini Kiatnya

Jangan beli barang yang pakai bahasa Inggris, harganya mahal. Pakai bahasa ndeso saja, irit. Contohnya:…

Kamis, 20 September 2018 08:06

KEJI..!! Gadis 18 Tahun Digilir di Sawah

PENAJAM   -  Gadis 18 tahun digilir oleh tiga pemuda di tengah sawah di Desa Sumber Sari,…

Rabu, 19 September 2018 07:59

Bapak-Anak Dihadiahi Timah Panas

BALIKPAPAN  -   Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri,…

Rabu, 19 September 2018 07:57

Rekonstruksi Pembunuhan Bacaleg Hari Ini

BALIKPAPAN  -  Polisi berencana menggelar prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 07:55

Anak Pasutri Korban Pembunuhan Terpukul

BALIKPAPAN  -  Masjid Al Mushawwir yang berada di Strat 6, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .